Simak, cara untuk memelihara bayi hamster

Apa? Hamster kamu sudah mau lahir? Atau sudah lahir? Sebelumnya saya ucapkan selamat dulu ya! Yeay! Udah di kasih nama belum itu anak-anaknya? hehe.. sebelum melanjutkan membaca artikel ini silakan memahami proses ternak hamster dengan membaca artikel dibawah ini.

Oke mungkin sobat agak sedikit bingung gimana cara merawat anak hamster ya? Kalau sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan tentang hamster yang sudah besar sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara merawat si bayi imut itu. Seperti biasa, di simak ya!

Cara merawat si bayi hamster

1. Perhatikan kondisi tubuh si bayi. Biasanya bayi hamster akan berwarna merah atau pink. Kalau biru di pastikan sudah meninggal. Dan mata si bayi itu tertutup dan akan selalu tertutup sama saja seperti bayi manusia karena belum bisa melihat dengan jelas dan masih terlalu silau untuk melihat cahaya.

2. Hari pertama, si bayi akan sangat sering di susui oleh ibunya.

3. Pokoknya jangan sampai ada hamster jantan dalam satu kandang dengan si bayi hamster ini. Ingat, hamster termasuk hewan kanibal. Kadang tidak peduli apapun, ia akan melahap apapun dan ya salah satunya termasuk bayi hamster ini akan di makannya karna baginya bayi hamster ini terlihat makanan baru untuknya. Kalau bisa dari saat sang ibu sudah hamil itu sudah di pisahkan.

4. Keluarkan segala jenis mainan yang anda punya karena si bayi bisa terjepit saat sang ibu sedang bereksplorasi di sekitar kandang.

5. Jangan pernah menyentuh si bayi dengan jari! Memang pasti penasaran sekali dan ingin menyentuhnya tapi jangan pernah sekali-kali mencoba karena bau tangan anda yang menyentuh si bayi tersebut akan menjadi ancaman bagi sang ibu. Sang ibu yang menganggap bayi itu ancaman akan meninggalkan si bayi dan tidak akan merawatnya lagi dan paling parahnya lagi salah-salah bisa di makan bayi hamster tersebut oleh si ibu. Kurang lebih sampai berusia 3 minggu baru sang anak mulai bisa di pegang. Jika ingin lihat atau memindahkannya gunakanlah sendok. Tapi ketika hendak mengangkatnya hendaklah menyeroknya juga dengan serbuk kayunya.

6. Jangan pernah menganggu juga si ibu hamster yang baru melahirkan karena sang ibu akan merasa terancam dan takut sehingga menjadi stress dan jika stress tidak sengaja si ibu hamster akan membunuh anak-anaknya. Dan untuk kandangnya jangan di bersihkan dahulu selama 1-2 minggu atau sampai sang anak sudah benar-benar siap menghadapi anda karenanya ketika sang hamster sudah mendekati masa melahirkan usahakan kadang sudah benar-benar bersih.

7. Jangan terlalu sering memperhatikan hamster sobat. Memang, mungkin ketika sobat merasa bosan, sobat ingin bermain dengan hamster kesayangan sobat apalagi hamster sobat baru melahirkan jadi semakin gemas melihat anak-anaknya. Tapi, jangan terlalu sering menghampiri hamster sobat. Karena bau tubuh anda bisa di ciumi oleh sang ibu dan lagi-lagi ibu akan merasa terancam dan dapat mengakibatkan stress karena kekhawatiran yang berlebihan dan salah-salah bisa membunuh anaknya tanpa sengaja.

Karena di habiat aslinya, sang ibu menyimpan anak-anaknya di tempat yang gelap yang sangat amat jauh dari gangguan sekecil apapun. Jika ingin melihat hamster kesayangan sobat ketika ingin memberi makan dan minum dan memberi makan dan minumnya juga harus sangat hati-hati dan pelan-pelan juga sediakan persediaan pakan lebih banyak untuk jangka waktu yang agak panjang dari biasanya agar sobat tidak mengganggu sang hamster dan anak-anaknya. Hal ini di lakukan sampai kira-kira usia si anak sudah sekitar 2 minggu atau sudah mulai berbulu badannya.

8. Berikan makanan yang bergizi dan sehat seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya tentang menu makanan hamster akan tetapi jangan di kasih jagung manis ya!

9. Untuk kandangnya, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya pada artikel cara berternak hamster. Kandang bisa di buat dari kotak kardus atau akuarium. Dan sebaiknya menggunakan koran, karena saat sang ibu merawat anaknya, akan sulit untuk sering membersihkan kandang sehingga kandang akan jadi bau. Kandungan karbon pada kertas koran dapat menyerap bau tersebut. Korannya tidak perlu diapa-apakan, karena sang ibu akan merobek-robeknya sendiri dan membentuk sarang yang cocok untuk ia dan anak-anaknya. Jangan lupa berikan juga serbuk kayu sedikit di atas koran agar lebih hangat. Jangan menggunakan pasir zeolith ya, karena akan mengakibatkan berdebu.

baca: Kriteria kandang hamster yang umum digunakan, lengkap!

10. Lalu jika kandangnya transparan, sebaiknya ditutup dengan kertas. Ini bertujuan agar suhu di dalam kandang jadi lebih hangat dan sang ibu tidak merasa sedang diperhatikan. Sebaiknya di taruh di tempat yang agak gelap agar merasa aman bagi sang ibu dan anak-anaknya. Hamster yang baru pertama kali melahirkan itu seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, sang ibu akan sangat sensitif dan merasa sangat terganggu jika ada yang memperhatikannya.

11. Letakan sang hamster dan anak-anaknya di tempat yang kering, tidak lembab, dan cukup cahaya, tapi tidak panas. Boleh di pasangkan bohlam 5 watt tapi jangan terlalu dekat kandang untuk penerangan kandang dan lebih menghangatkan si bayi tapi jangan di pasang lampu lain seperti lampu neon, dll.

12. Letakan tempat makan dan minum sang hamster dengan mudah jangan sampai menyulitkan sang ibu hamster. Pastikan air dan makanan selalu tersedia bersih dan fresh! Jangan sampai sang ibu kehausan dan kelaparan, karena bisa-bisa justru sang ibu yang akan melahap anaknya.

minuman induk hamster

13. Lalu jika si bayi sudah berusia 3 minggu, sudah mulai terihat berbulu, si ibu dan si anak sudah boleh di pisahkan. Dan biarkan si ibu memiliki waktunya sendiri sekitar 1 minggu untuk memulihkan staminanya. Setelah itu si ibu boleh di satukan kembali dengan anak-anaknya dan mainannya boleh di masukkan lagi. Tapi jangan langsung di campur dengan hamster jantan ya karena hamster jantan bisa saja memakan anaknya dan kemungkinan bisa kawin lagi dengan hamster betina dan hamster betina akan hamil lagi ketika sang anak masih sangat kecil. Tunggulah sampai si anak sudah mulai berjalan lancar sekitar 2 bulan baru dapat di satukan kembali dengan hamster jantan.

Oke sobat, itu adalah cara merawat anak hamster. Tidak lebih merepotkan bukan? Karena ibunya yang merawatnya.

Apa? Sang ibu meninggal setelah melahirkan? Waduh..Dan gimana cara merawat sang anak jika sang ibu meninggal?? Oke di simak lagi ya, saya akan jelasin lagi cara merawat si anak tanpa si ibu.

Perawatan anak hamster tanpa indukan

  • Sebenarnya anak hamster yang baru lahir sangat amat membutuhkan ibunya. Ya sama aja seperti kita, kita juga masih butuh mama sampai sekarang. Yang terpenting adalah butuh susu dari si ibu. Tapi jika si ibu meninggal, maka kamu harus jadi ibunya. Kamu harus memberi susu khusus untuk hamster yang biasa di jual pet-shop. Gunakan botol kecil atau botol yang biasa kamu gunakan untuk tempat minum hamster tapi di cuci dulu sampai bersih ya atau bisa juga kamu gunakan pipet untuk menyusuinya. Sebisa mungkin dalam menyusui jangan sampai belepotan ke badannya, harus sangat hati-hati dan ingat, jangan juga langsung menyentuh badan si bayi karena bau manusia itu sangat amat sensitive untuk anak hamster dan bisa mengakibatkan stress sehingga si bayi tidak mau minum susu lagi. Gunakan sendok ya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Dan memang agak merepotkan karena harus menyusui si bayi setiap beberapa menit sekali.
  • Jaga kehangatan kandang. Hal ini sama saja dengan yang sudah saya jelaskan sebelumnya mengenai kandang. Oh ya, untuk serbuk kayunya kalau bisa gunakan serbuk kayu yang impor karena lebih bersih, tidak tajam, dan tidak berdebu. Serbuk kayu yang lokal biasanya tajam dan dapat melukai bayi hamster. Sobat bisa juga memberikan lampu pada kandangnya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya juga agar menjaga kehangatan kandang hamster.Pasti sobat akan merasa sangat repot karena bisa di katakan sobat harus selalu bersama si bayi hamster terus menerus untuk menyusui dan menjaganya. Ada cara lain jika sobat merasa repot yaitu perhatikan cara selanjutnya.
  • Sobat bisa menitipkan si bayi itu kepada ibu hamster lain tapi yang sedang menyusui juga ya kalau tidak nanti si bayi akan di makan oleh hamster lain. Tapi hal ini juga dengan syarat ibu hamster tersebut mau menerima si bayi dari ibu lain. Karena kalau tidak menerima pasti si bayi tersebut akan di angguri.
  • Cari ibu hamster yang tidak punya kelainan karena hamster yang punya kelainan sudah jelas tidak bisa merawat anak-anaknya.
  • Cari ibu hamster yang mirip dengan ibu hamster yang telah meninggal dan mempunyai anak-anak seumuran dengan si bayi tersebut sehingga ibu hamster tersebut mengganggap bayi tersebut sebagai salah satu anaknya dan tidak bisa membedakan sehingga ia pasti akan merawat semua anak-anaknya termasuk bayi-bayi yang di tinggal mati oleh ibunya.

Sepertinya lebih merepotkan ya? Hehe.. Makanya rawatlah semua hamstermu dengan baik. Sebelum di kawini rawat juga sebaik-baiknya sampai perawatan ketika ia hamil seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bagaimana cara merawat hamster. Nah sekarang saya mau jelaskan proses pertumbuhan hamster dari lahir sampai sudah mulai membesar. Biar sobat lebih paham. Simak ya hehe..

proses pertumbuhan hamster dari lahir sampai sudah mulai membesar

  • Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya hamster yang baru lahir akan berwarna merah atau pink dan matanya pasti tertutup.
  • Lalu sekitar 2 hari kemudian si bayi mulai menunjukan tanda-tanda pigmentasi pada kulit dan ini hanya terjadi pada bayi hamster yang akan memiliki warna coklat atau warna gelap.
  • Lalu pada hari yang ke 5-7 pigmentasi pada kulit mulai terlihat lagi yaitu timbul bulu-bulu halus di sekitar tubuhnya tapi baru sedikit. Lalu telinganya mulai terlihat dan matanya mulai terbuka dan terlihat hitam.
  • Lalu pada hari yang ke 8-9 si ibu akan membawa makanan yang biasa ia makan ke sarangnya untuk memperkenalkan makanan tersebut kepada anak-anaknya. Pemberian susu dari sang ibu mulai berkurang.
  • Lalu pada hari yang ke 10 biasanya bulu-bulu halus itu sudah mulai menutupi seluruh tubuhnya tapi belum lebat dan mereka biasanya sudah mulai mencari makanan keras walau matanya belum bisa melihat dengan jelas tapi makanan tersebut sudah di perkenalkan oleh ibunya.
  • Lalu pada hari yang ke 12 biasanya sudah mulai aman jika sobat ingin memegang si mungil gemas itu di tangan sobat. Tapi jangan lama-lama ya hehe biasanya hamater itu hanya betah selama 15 menit di pegang manusia selanjutnya ia pasti merasa bosan. Dan pada di umur segini, sobat sudah mulai bisa membersihkan kandang hamster itu karena mungkin dari sebelum masa kelahiran sampai melahirkan itu belum juga di bersihkan bukan? Nah, cepat-cepat deh bersihkan. Kasian hamsternya.
  • Lalu pada umur ke 2-3 minggu, mata si anak sudah mulai terbuka. Bulunya juga semakin lebat dan giginya juga telah tumbuh dengan sempurna. Tapi biasanya mereka akan tetap menyusu walau susu si ibu sudah habis. Tapi mereka tetap akan makan persediaan pakan yang biasa kita berikan. Dan di umur segini, hamster itu sudah bisa berkembang biak makanya segera pisahkan hamster jantan dan betina. Juga mulai pisahkan dari si ibu agar timbul rasa percaya diri hamster lebih kuat dan mulai terbiasa dengan manusia. Dan biasanya di umur segini, insting hamster sudah mulai ada, mereka sudah bisa berkelahi, emosionalnya sudah di mengerti oleh mereka.
  • Lalu pada umur 5-6 minggu, mereka sudah biasa hidup untuk dirinya sendiri.

Nah gimana sobat? Sudah jelas kan? Oh ya satu catatan lagi dari saya jika sobat pernah melihat si ibu memakan anaknya, itu pasti ada alasannya kok. Walau alasannya kadang tidak masuk akal seperti anaknya lahir cacat atau premature, ai bayi lahir lemah atau memang pas di lahirkan hamster tersebut sudah meninggal. Dan yang paling parah jika sobat tidak memperhatikan persediaan makan di tempatnya, tiba-iba sudah habis dan sobat lupa mengisi biasanya si ibu yang lapar akan memakan anak-anaknya. Jadi, jangan sampai kosong ya! Ingat, hamster itu binatang kanibal.
Okedeh sobat, selamat bersenang-senang dengan kelahiran si bayi ya!

Okdogi

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *