Perawatan anakan kelinci dibawah 2 bulan

Terlepas untuk tujuan beternak atau sekedar hobi, ada cara memelihara kelinci yang perlu kita ketahui mencakup pilihan tipe kandang, pilihan indukan, hingga makanan yang harus diberikan. Memelihara kelinci terutama untuk peternak kelinci pedaging, tentu tidak hanya fokus pada cara agar kelinci cepat tumbuh dan gemuk, tapi juga bagaimana cara agar kelinci tidak mudah terserang penyakit dan mati.

Cara memilihara kelinci sebenarnya harus dilakukan dari pertama kita membeli bibit kelinci. Yang perlu diperhatikan, sebaiknya kita tidak membeli kelinci anakan yag usianya dibawah 2 bulan. Kelinci usia kurang dari 2 bulan kekebalan tubuhnya sangat rentan sehingga memiliki resiko kematian cukup tinggi. Bahkan untuk kelinci dibawah umur 3 bulan juga masih rawan jika dibawa dalam perjalanan lebih dari 100 kilometer.

Kelinci Butuh Minum

Di masyarakat berkembang mitos bahwa kelinci tidak membutuhkan minum. Kebutuhan air untuk pencernaan sudah tercukupi dengan makanan kelinci termasuk rumput dan limbah sayuran. Mitos tersebut tidak benar. Pada dasarnya semua makluk hidup membutuhkan air, termasuk kelinci. Intinya kandungan air pada rumput dan sayuran saja tidak cukup memenuhi kebutuhan air terutama untuk anakan kelinci yang baru dipisah dari induknya. ( baca: cara merawat bayi kelinci yang baru lahir )

kelinci minum

kelinci butuh minum selain air dari makanannya www.wunderground.com

Perlu diketahui, kelinci membutuhkan air yang cukup banyak terutama untuk kencing dan kelancaran sistem pencernaan. Sedangkan air pada rumput dan sayuran (terutama yang sudah layu) kandungan airnya sangat minim. Jadi cara memelihara kelinci anakan yang benar salah satunya dengan menyediakan air matang dalam porsi yang cukup.

Kangkung dan Kubis Bukan Makanan Terbaik

Banyak juga sumber yang mengatakan sayuran kangkung dan kubis adalah makanan terbaik kelinci. Apakah itu benar? Tentu saja tidak. Seperti jenis tanaman beruas lainnya, kangkung termasuk tumbuhan yang perpotensi banyak menyimpan gas. Jangan tertipu kelinci suka makan kangkung. Bisa jadi kelinci suka kangkung karena tidak ada makanan lain yang disediakan. Jika sudah lapar apapun disantapnya, termasuk kangkung.

kangkung bukan makanan terbaik untuk kelinci

kangkung bukan makanan terbaik untuk kelinci

Begitu juga dengan kubis. Kubis juga berpotensi menyimpan gas yang cukup tinggi. Kandungan gas berlebih tidak baik untuk pencernaan kelinci selain juga menyebabkan amoniak (bau air kencing menyengat).

Nah, jika kangkung dan kubis tidak begitu baik untuk pakan kelinci, lantas sayuran apa yang paling tepat untuk kelinci? Jawabnya adalah wortel. Wortel dan daun wortel tidak hanya baik untuk kesehatan kelinci anakan namun juga baik untuk kelinci dewasa. Tentu saja harus disediakan wortel yang bersih, bukan wortel busuk yang justru dapat mendatangkan penyakit pencernaan. ( baca: manfaat makanan yang biasa di komsumsi kelinci )

Hindari Makanan Buatan (Pelet)

Sebagai makanan penunjang kini banyak tersedia produk makanan buatan untuk kelinci atau disebut pelet. Perlu diketahui, khusus untuk anakan kelinci usia dibawah 3 bulan lebih cocok diberi makan rumput daripada pelet. Rumput mampu membuat sistem pencernakan anakan kelinci lebih stabil.

jangan berikan anak kelinci pelet

jangan berikan anak kelinci pelet

Meski begitu pada usia 2,5 bulan bisa diberi makanan agak padat, misalnya bekatul atau ampas tahu namun dalam porsi sedikit. Baru setelah umur 3 bulan keatas porsinya bisa ditambah menjadi 100 gram perhari. Jika anakan kelinci terlalu banyak diberi pelet akan membebani pencernaan, terlebih lagi jika kelinci tidak diberi minum.

Jaga Kebersihan Kandang

Banyak yang bilang angka kematian tertinggi kelinci terjadi pada musim hujan akibat curah hujan yang tinggi. Sebenarnya tidak ada hubungannya antara kematian anakan kelinci dan curah hujan karena kematian kelinci lebih disebabkan kurangnya faktor kebersihan kandang. Intinya kandang yang kotor dan jorok adalah penyebab penyakit kudis pada kelinci.

jaga kebersihan kandang

jaga kebersihan kandang

Kuku kelinci yang terlalu sering menginjak kotoran dan air kencing biasanya menularkan penyakit kudis ke telinga atau bagian tubuh lain yang sering digaruk. Solusinya adalah kebersihan kandang harus mutlak terjaga. Disamping itu kaki kelinci terutama bagian kuku harus dibersihkan secara rutin dengan air hangat agar kuman bisa mati. Bila perlu potong kuku kelinci yang berpotensi menjadi sarang kuman bibit penyakit. ( baca: spesifikasi kandang kelinci dan cara membuatnya )

Bagian terakhir dari cara memelihara kelinci anakan adalah dengan menghindari menempatkan kelinci dalam kardus selama perjalanan. Banyak kasus terjadi kematian kelinci akibat ditempatkan dalam kardus yang panas dan sumpek. Kalaupun terpaksa harus dimasukkan dalam kardus, pastikan ukuran kardus cukup besar dengan ventilasi udara yang memadai agar kelinci cukup mendapat pasokan oksigen.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda

Salam hangat okdogi

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *