11 Jenis kura-kura darat yang bisa dijadikan peliharaan

Kura-kura (tortoise) sering kali dengan keliru disamakan dengan penyu (turtle) oleh kebanyakan orang awam. Meskipun kedua hewan ini terlihat serupa dan bahkan berada dalam Ordo yang sama – yaitu Ordo Testudinata – namun keduanya sama sekali berbeda.

Kura-kura adalah hewan yang termasuk dalam Family Testudinidae. Hewan ini merupakan hewan Vertebrata berkaki empat yang bersisik. Cangkangnya – yang terdiri atas dua bagian yakni carapace dan plastron – menjadi pelindung baginya saat diserang oleh pemangsa.

Kura-kura sendiri terbagi atas dua, yakni kura-kura darat (land tortoise) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoise / terrapins).

Kura-kura darat sendiri memiliki beberapa jenis. Ukurannya pun bervariasi, ada yang sangat kecil dan bahkan sangat besar corak warnanya pun beragam.

Jenis kura kura darat hias

Aldabra (Aldabrachelys gigantea)

Kura-kura Aldabra berasal dari Pulau Aldabra. Kura-kura ini merupakan salah satu kura-kura terbesar di dunia. Kura-kura jenis ini juga termasuk hewan yang memiliki umur terpanjang dibandingkan hewan-hewan lainnya. Seekor kura-kura Aldabra bisa mencapai umur 255 tahun.

Kura-kura Aldabra

Kura-kura Aldabra scontent-dfw1-1.xx.fbcdn.net

Bentuk tubuhnya maupun perilakunya sangat mirip dengan kura-kura raksasa dari Pulau Seychelles. Beberapa orang bahkan menganggap kedua jenis kura-kura tersebut merupakan spesies yang sama.

Hewan tersebut memiliki cangkang yang berbentuk seperti kubah besar, berguna bagaikan baju zirah yang melindungi tubuhnya dari bagian atas hingga ke bawah. Kura-kura ini juga memiliki leher yang luar biasa panjang, sehingga cukup baginya untuk meraih dedaunan yang berada di dahan pohon yang lebih tinggi. Rata-rata panjang tubuh kura-kura jantan Aldabra bisa mencapai 1,1 meter, sedangkan panjang tubuh betina bisa mencapai sekitar 0,9 meter. Tubuh para jantan memiliki bobot yang mencapai hampir 100kg lebih berat dibandingkan dengan tubuh betina.

Galapagos (Chelonoidis nigra)

Pertama kali ter-expose oleh Charles Darwin ketika ia melakukan perjalanan ke Kepulauan Galapagos. Merupakan spesies terbesar kura-kura di dunia ini. Panjang tubuhnya bisa mencapai 6,1ft (1,87 meter), dengan berat yang berkisar antara 272 hingga 317kg (tercatat yang terbesar memiliki berat mencapai 400kg). Spesies ini pun memiliki leher yang cukup panjang seperti kura-kura raksasa Aldabra. Spesies ini merupakan hewan herbivora, makanannya adalah rumput dan pohon-pohon berdahan rendah.

Kura-kura Galapagos

Kura-kura Galapagos s3.amazonaws.com

Spesies ini kini terdaftar di Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora sebagai spesies yang dilindungi, yang mengharuskan perdagangan hewan dan produknya untuk tunduk pada peraturan yang ketat yang telah disahkan oleh negara, dan pelarangan atas perdagangan internasional hewan tersebut untuk tujuan komersial.

African Spurred Tortoise (Centrochelys sulcata)

Sering disebut juga sebagai kura-kura Sulcata. Spesies ini berhabitat di ujung sebelah selatan dari Gurun Sahara, di bagian utara Afrika. Merupakan spesies kura-kura terbesar yang ketiga di dunia dan merupakan spesies yang termasuk dalam Genus Centrochelys.

kura-kura African Spurred Tortoise

kura-kura African Spurred Tortoise pulptastic.com

Sebutan ‘Sulcata’ yang tersemat dalam nama spesies ini berasal dari bahasa Latin ‘Succus’ yang berarti “kerutan”, yang menunjuk pada kerutan-kerutan di sisiknya.

Berat tubuh spesies ini mencapai 105kg sedangkan panjang tubuhnya bisa mencapai 83cm. Panjang usia dari spesies ini bisa berkisar 50 hingga 150 tahun.

Spesies yang satu ini cukup menyenangkan dan menarik minat orang-orang, sehingga tak jarang yang menjadikannya sebagai peliharaan.

Red-footed Tortoise (Chelonoidis carbonaria)

Merupakan spesies kura-kura yang berasal dari sebelah utara Amerika Selatan. Spesies ini memiliki ukuran sedang, dengan panjang berkisar 30cm, namun dapat  mencapai 40cm.

Warna tubuhnya didominasi warna gelap, dengan carapace yang berbentuk seperti tangkupan roti dan sedikit corak warna cerah. Tungkainya juga merupakan paduan warna gelap dan warna cerah. Hal ini membuat spesies ini diduga memiliki keterkaitan dengan Yellow-footed Tortoise.

Kura-kura Red-footed Tortoise

Kura-kura Red-footed Tortoise staugustine.com

Spesies ini juga termasuk dalam daftar Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora, yang berarti perdagangan spesies ini keluar dari negara asalnya harus melewati izin pemerintah, sebagai pencegahan kepunahan spesies ini. Hal ini dilakukan mengingat banyak yang berminat menjadikan spesies ini sebagai peliharaan.

Desert Tortoise (Gopherus agassizii)

Spesies ini berasal dari Gurun Mojave dan Gurun Sonoran, yang terletak di barat daya Amerika Serikat, barat laut Meksiko. Spesies ini kini tersebar di sebelah barat Arizona, tenggara California, selatan Nevada, dan sebelah barat daya Utah.

Kura-kura Desert tortoise

Kura-kura Desert tortoise flickr.com

Panjang usianya berkisar antara 50 hingga 80 tahun. Pertumbuhan spesies ini lambat dan tingkat reproduktifitasnya rendah. Ukuran dari spesies ini berkisar antara 25-36cm dan mencapai berat sekitar 0,2-5kg. Spesies ini pun termasuk dalam daftar yang dilindungi dan tidak boleh dibawa melintasi batas Negara (kecuali memperoleh izin).

Leopard Tortoise (Stigmochelys pardalis)

Spesies ini termasuk dalam spesies kura-kura berukuran besar yang ada di savanna Afrika. Spesies ini merupakan yang spesies keempat kura-kura yang terbesar di dunia. Spesies ini juga termasuk spesies kura-kura yang penyebarannya terluas di Afrika Selatan.

Kura-kura Leopard Tortoise

Kura-kura Leopard Tortoise prbirds.com

Spesies ini dapat bertumbuh mencapai 70cm panjangnya dan beratnya setara dengan berat seorang anak kecil. Sedang panjang usianya bisa mencapai 100 tahun atau lebih.

Gopher Tortoise (Gopherus polyphemus)

Berasal dari tenggara Amerika Serikat. Spesies ini memiliki carapace yang panjangnya berkisar antara 20-30cm, dengan tinggi mencapai 15-37cm. Berat tubuhnya berkisar antara 2-6kg.

Spesies ini merupakan satu dari tiga spesies kura-kura darat yang merupakan penggali liang. Liang yang digali spesies ini dapat mencapai lebih dari 50ft dalamnya, tetapi biasanya hanya berkisar antara 15-18ft.

Kura-kura Gopher Tortoise

Kura-kura Gopher Tortoise by DeviantArt

Gopher bertelur hanya sekali dalam setahun. Biasanya sang betina hanya menghasilkan 5-8 butir telur di sarangnya. Spesies ini mengerami telurnya sekitar 60-90 hari dengan suhu 88°F.

Di Negara bagian Florida, Gopher terdaftar sebagai spesies yang terancam punah. Kepemilikan Gopher di Negara bagian tersebut harus memiliki izin resmi. Sedangkan di Alabama, Mississippi, dan Lousiana, spesies ini sudah tercatat dalam daftar terancam punah.

Radiated Tortoise (Astrochelys radiata)

Merupakan spesies kura-kura darat yang relative besar di Pulau Madagaskar. Spesies ini dikenal dengan nama Sokake di Madagaskar. Spesies ini dianggap kebanyakan orang sebagai satu-satunya spesies yang terindah di antara spesies-spesies kura-kura darat lainnya. Spesies ini merupakan jenis pet yang terkenal eksotik.

Panjang carapace dari spesies ini dapat mencapai 41cm dengan berat 16kg. Sang jantan dapat dikenali dengan ekornya yang lebih panjang dari pada betina.

Kura-kura Radiated Tortoise

Kura-kura Radiated Tortoise Photobucket

Karena keindahannya, populasi spesies ini semakin menipis. Diduga, 45000 spesies ini dibunuh setiap tahunnya sebagai makanan. Selain itu, keindahan spesies ini membuatnya sering diperdagangkan secara illegal. Karena itu spesies ini kini menjadi spesies yang dilindungi di dunia.

Elongated Tortoise (Indotestudo elongata)

Merupakan spesies kura-kura darat yang ditemukan di Asia Tenggara. Spesies ini dulu biasanya diimpor besar-besaran. Sekarang pun spesies ini masih diimpor, namun tidak dalam jumlah besar. Hal ini kemungkinan karena spesies yang diimpor ini datang dari hutan yang habitatnya terinfeksi parasit ataupun sulit bagi spesies ini untuk menyesuaikan diri dengan kondisi baru. Karena itu, hewan-hewan yang diimpor ini kurang mendapat banyak peminat meskipun diimpor secara besar-besaran.

Kura-kura Elongated Tortoise

Kura-kura Elongated Tortoise by Elongated Tortoise

Panjang hewan ini bisa mencapai 30cm dengan berat 3,5kg. Betina biasanya lebih besar dari jantan dan memiliki carapace yang lebih bulat disbanding jantan. Jantan memiliki lekukan/cekungan pada plastron, sedangkan betina hanya memiliki plastron datar. Cakar milik betina biasanya lebih panjang dan lebih melengkung dibandingkan jantan, kemungkinan untuk mempermudah betina membuat sarang.

Spesies ini dapat ditemukan di Nepal, Bangladest, India, Burma (Myanmar), Laos, Thailand (Phuket), Kamboja, Vietnam, Malaysia Barat,  dan Cina Selatan.

Spesies ini merupakan spesies tropis, dan tak mampu bertahan hidup di iklim yang dingin. Hewan-hewan yang diekspor ke Eropa atau Amerika Utara biasanya akan menderita dan mati.

Pancake Tortoise (Malacochersus tornieri)

Jenis kura-kura darat ini memiliki cangkang datar. Spesies ini berasal dari Tanzania dan Kenya. Nama ‘Pancake’ diambil dari bentuk cangkangnya yang datar bagaikan pancake.

Ukurannya cangkangnya pipih dan datar, panjangnya sekitar 17,8cm. Carapace milikinya biasanya berwarna cokelat, diselingi dengan berbagai pola garis. Cangkangnya ini sangat fleksibel, bisa menjadi pipih agar dia bisa melewati celah-celah bebatuan. Jenis ini hanya bertelur sekali dalam setahun dan biasanya hanya menelurkan sebutir telur.

Kura-kura Pancake Tortoise

Kura-kura Pancake Tortoise

Hewan ini termasuk dalam daftar Apendix II di Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora, yang melarangkan perdagangan impor spesies ini. Kenya memberlakukan larangan untuk melakukan ekspor terhadap spesies ini, kecuali telah mendapat izin tertulis dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam. Tanzania juga melindungi spesies ini di bawah perintah Wildlife Conservation (National Game). CITES juga memberlakukan pembatasan jumlah spesies ini yang dapat diekspor, sementara Uni Eropa memberlakukan larangan ekspor atas spesies ini. Namun tetap saja perdagangan atas spesies ini tetap dilakukan para anggota Uni Eropa.

Brazil ( Red Ear Slider )

kura-kura brazil

kura-kura brazil theturtleroom.com

Jenis ini pertama di temukan di amerika serikat lalu di bawa ke brazil untuk dipelihara, karena bosan beberapa kura-kura brazil di lepaskan ke alam bebas, tetapi hal ini menghasilkan kura-kura jenis ini berkembang dengan pesat dan mengurangi populasi kura-kura asli amerika selatan menurun. Bentuknya yang unik membuat banyak orang di indonesia terpincut oleh kecantikan kura-kura ini, terhitung kura-kura brazil menjadi kura-kura peliharaan terbanyak yang di miliki orang-orang di indonesia.

Semoga apa yang telah disampaikan di sini dapat bermanfaat untuk kalian, suka dengan artikel ini? share ya.

Salam okdogi

Rekomendasi artikel

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *