5 Jenis peranakan kelinci anggora

Bagi penggemar kelinci, jenis kelinci anggora pastinya tidak asing dan cukup dikenal sebagai hewan berbulu tebal yang lucu dan menggemaskan. Di Indonesia sendiri, kelinci anggora termasuk jenis yang paling banyak dicari untuk dijadikan binatang hias atau peliharaan. 

Kelinci anggora merupakan salah satu varietas kelinci domestik tertua di dunia yang berasal dari Ankara —dahulu disebut Angora —Turki.

Pada tahun 1723, para pelaut Inggris membawa hewan berbulu lembut ini ke Perancis. Sejak saat itu kelinci menjadi hewan peliharaan yang cukup populer, khususnya di kalangan keluarga istana, dan kemudian menyebar popularitasnya hingga ke seluruh dunia.

Selain sebagai binatang hias atau peliharaan, kelinci anggora ternyata juga dikembangbiakkan untuk keperluan lain. Tekstur bulunya yang panjang, lembut, dan licin dimanfaatkan oleh industri wol sebagai bahan pembuat baju hangat. Selain itu, beberapa varietasnya bisa tumbuh cukup besar sehingga dagingnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Tidak semua orang tahu bahwa sebagian besar kelinci anggora yang dijual bebas di pasar hewan merupakan hasil perkawinan silang dengan jenis lainnya. Agar lebih jelas, mari kita kenali jenis-jenis dan karakteristiknya berikut ini. 

Jenis-Jenis kelinci anggora di dunia

Ada banyak sekali jenis kelinci di dunia, namun untuk jenis anggora —berdasarkan data American Rabbit Breeders (ARBA) —varietasnya dibedakan menjadi 4 golongan berdasarkan silsilah keturunan dan tampilan fisiknya.

1. Angora rabbit breeds france

Ras kelinci angora british/english merupakan jenis kelinci anggora dengan bobot paling kecil, yaitu sekitar 2,3 – 3,4kg untuk ukuran dewasa. Namun demikian, varietas ini memiliki bulu yang paling panjang dibandingkan jenis anggora lainnya.

kelinci angora french

kelinci angora french petmapz.com

Kelinci anggora jenis ini mirip dengan kucing anggora. Bulunya lebat dan panjang memenuhi seluruh tubuh —mencakup wajah, telinga dan kaki—sehingga membuatnya terlihat seperti bola besar yang empuk. Variasi warna bulunya cukup bergam, mulai dari yang terang hingga yang lembut.

Angora british membutuhkan membutuhkan perawatan yang intensif, yaitu dengan menyisir bulunya setidaknya dua kali sehari, serta pengaturan/diet khusus untuk menjaga kesehatan tubuh dan kualitas bulunya.

 2. Angora rabbit breeds english

Ras angora france mirip dengan angora british, namun sebaran bulu panjangnya hanya terkonsentrasi pada bagian tubuhnya saja, tidak pada bagian wajah, kaki, dan telinga. Kondisi demikian membuat kelinci ini terlihat lucu seperti kelinci yang menggunakan mantel bulu.

kelinci english angora

kelinci english angora www.neatorama.com

Bobot rata-rata angora france berkisar antara 3,5 – 6kg untuk kelinci dewasa. Varietas ini harus mendapatkan makanan dengan diet khusus dan perawatan bulu yang rutin setiap hari.   

3. Angora rabbit breeds giant

Ras angora giant tercipta dari hasil persilangan antara flemish giant —kelinci raksasa yang bobotnya bisa mencapai 22kg —dengan angora british si bulu lebat.

Perkawinan campur ini menghasilkan ras anggora terbesar di varietasnya, yaitu dengan berat rata-rata dewasa sekitar 10kg. Dipadu dengan bulu panjang dan penuh khas angora english, hewan yang sudah tambun ini terlihat semakin bulat dan lucu.

kelinci angora giant

kelinci angora giant

Karakteristik utama angora giant adalah memiliki mata putih dengan bola mata berwarna seperti batu ruby. Tubuhnya bulat agak padat dengan bulu panjang dan lebat di sekujur tubuh, termasuk pada cuping telinga atas, ekor, dan kakinya.

Angora giant membutuhkan perawatan khusus setiap hari untuk bulu-bulunya, termasuk juga diet khusus berupa makanan tinggi protein untuk menjaganya tetap sehat, cantik, dan lincah.

Selain untuk binatang peliharaan, anggora giant juga banyak dikembangbiakkan untuk diambil bulu atau dagingnya.

4. Angora rabbit breeds german 

Ras murni kelinci satin adalah jenis kelinci hias dan pedaging yang berasal dari Amerika Serikat. Setelah dikawinkan dengan angora france, terlahirlah ras angora satin dengan bulu yang tidak terlalu panjang namun bertekstur rapat, semi transparan, lembut, mengilap, dan licin, sehingga membuatnya sulit dipegang.

Awalnya perkawinan angora satin belum menghasilkan kualitas yang baik, namun pada tahun 1980-an proses perkawinan silangnya disempurnakan sehingga menghasilkan varietas yang lebih unggul mirip anggora france dengan bobot standar sekitar 3 – 6kg. Warna-warna yang dihasilkan dari persilangan yang disempurnakan pun lebih terang dan mengilat seperti satin.

German-Angora-Rabbit

German Angora Rabbit www.thefiberofmybeing.net

Keistimewaan angora satin terlihat dari bulunya yang glossy, untuk itu perlu perawatan ekstra untuk menjaga bulunya agar tetap sehat dan indah.

Selain keempat jenis di atas, ada satu lagi jenis kelinci Anggora yang varietasnya tidak diakui oleh standar ARBA, namun diakui oleh International Assosiation of German Angora Rabbit Breeders (IAGARB), yaitu

5. Angora rabbit breeds satin

Dengan ciri fisik yang tidak terlalu jauh dengan angora british, angora german memiliki tingkat pertumbuhan bulu yang lebih pesat dan tidak cepat rontok seperti angora british. Selain itu bobotnya juga lebih besar, yaitu berkisar antara 2 – 6kg untuk ukuran dewasanya.

kelinci angora satin

kelinci angora satin mysmelly.com

Tampilan kelinci anggora yang lucu dan menggemaskan membuatnya menjadi salah satu hewan peliharaan yang banyak dicari. Tidak heran jika harga yang ditawarkan juga cukup tinggi.

Di Indonesia, harga kelinci standar untuk jenis kelinci anggora berusia 1 – 3 bulan adalah sekitar 100 – 250 ribu rupiah per ekor. Sedangkan untuk usia yang sudah lebih dewasa, kelinci anggora dibanderol dengan harga 250 ribu hingga tiga juta rupiah. Bagaimana menurut Anda, berminat untuk membeli dan memeliharanya?

Sekian artikel dari okdogi, semoga informasi ini dapat menambah ilmu kalian yang mau memelihara jenis kelinci anggora.

Salam okdogi

Rekomendasi artikel

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *