Cara tepat memelihara kelinci anggora

Memiliki kelinci anggora sebagai binatang peliharaan pastinya menyenangkan. Namun demikian, binatang yang lucu ini cukup sensitif dan membutuhkan ekstra perhatian dalam pemeliharaannya. Jika Anda berencana memelihara kelinci anggora, ada baiknya menyimak dulu beberapa panduan perawatan dan pemeliharaannya berikut ini. 

Panduan perawatan kelinci anggora

Kandang

Kandang memiliki peranan penting dalam menjaga kelinci anggora agar tetap sehat secara fisik dan mental. Akan lebih baik jika kelinci ditempatkan secara outdoor di halaman rumput untuk memberikannya ruang gerak yang luas. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, usahakan agar kandangnya memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut:

Kandang kelinci anggora

Kandang kelinci anggora

Ukuran kandang – Ukuran kandang minimal yang direkomendasikan adalah tiga kali ukuran tubuhnya, atau jika memungkinkan minimal sekitar 50x50cm. Kelinci yang hidup di tempat yang kekurangan ruang gerak rentan mengalami stres dan cenderung lebih cepat mati. 

Pencahayaan – Usahakan agar kandang mendapat cukup cahaya matahari agar selalu kering dan tidak lembap. Kandang yang lembap rentan ditumbuhi jamur dan disinggahi bibit penyakit.

Pengaturan sanitasi kandang – Untuk menjaga kandang agar tetap kering dan tidak bau, usahakan agar dasar kandang memiliki celah untuk menurunkan/mengalirkan kotoran, seperti misalnya kawat ram. Jangan lupa untuk memberikan bak penampung di bagian bawah agar kotorannya bisa langsung dibersihkan. 

Kebersihan kandang – Bersihkan kandang secara teratur dari kotoran dan sisa-sisa makanan yang menempel di dasar kandang. Kotoran yang dibiarkan terlalu lama, selain akan menimbulkan bau juga dapat memicu berbagai macam penyakit.

Jika kandang ditempatkan di dalam rumah, jangan lupa untuk menjemurnya sesering mungkin untuk menjaganya tetap kering dan tidak lembap. ( baca: Semua hal tentang kandang kelinci yang wajib anda tau )

Pakan

Sebagai hewan herbivora, makanan alami kelinci adalah rumput-rumputan, sayur-sayuran, biji-bijian, atau buah-buahan, namun bukan berarti semua jenis makanan tersebut bisa diberikan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pemberian makan kelinci anggora, yaitu:

Jika tidak mungkin menyediakan rumput, makanan terbaik yang bisa dipilih adalah adalah jenis sayuran berserat dan bervitamin tinggi, seperti wortel & daunnya, brokoli, selada air, atau daun kubis.

makanan kelinci anggora

makanan kelinci anggora www.zestizm.com

Anda juga bisa memberikan beberapa jenis buah, namun dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, seperti apel, pir, pepaya, pisang, atau anggur tanpa biji.

Tidak ada salahnya juga untuk memberikan pelet khusus sebagai makanan selingan untuk memenuhi beberapa nutrisi yang belum lengkap.

Hindari sayuran yang mengandung getah dan kadar gas yang tinggi, seperti kol, bayam, kangkung, kentang, terong, daun tomat, atau rebung. Makanan-makanan tersebut dapat menyebabkan kembung atau gangguan perut pada kelinci.

Sayuran yang sudah layu lebih baik bagi kelinci anggora karena proses pelayuan dapat membantu meningkatkan kadar serat pada sayuran. Selain itu, proses pelayuan juga dapat menghilangkan getah atau racun penyebab diare dan bahkan kejang-kejang pada kelinci. ( baca: menu makanan kelinci yang umum di konsumsi kelinci )

Kebutuhan air

Jangan percaya pada perkataan tukang kelinci yang menyatakan bahwa kelinci tidak membutuhkan minum. Sama halnya dengan makhluk hidup lainnya. kelinci juga membutuhkan air. Kebutuhannya bahkan mencapai 0,5 – 1 liter per hari ini pun tergantung dari aktifitas kelinci, semakin banyak aktifitas yang dilakukan berarti makin banyak air yang dibutuhkan mereka.

Sayuran yang dimakan memang menyumbang asupan air bagi tubuh kelinci, namun jumlahnya belum tentu mencukupi, Terlebih jika yang dimakan adalah makanan kering seperti pelet dan biji-bijian saja.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologisnya

Dalam memelihara kelinci anggora, kebersihan dan kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Untuk menjaganya agar selalu sehat, perhatikanlah beberapa hal di bawah ini.

Hindari stress – Pada dasarnya kelinci adalah hewan yang lincah, untuk itu berikan kelinci ruang untuk bergerak dan jangan terus-terusan mengurungnya di dalam kandang. Bermain di alam bebas dapat membantu kelinci meningkatkan ketahanan dirinya terhadap kondisi lingkungan dan menghindarkannya dari stres.

Berikan kelinci anggora jadwal untuk bermain bebas di luar, namun tetap dalam pengawasan. Jangan lupa untuk memastikan bahwa tidak ada predator yang berkeliaran di sekelilingnya.

Kenali ciri-ciri sakitnya sedini mungkin – Untuk menghindari sakit atau bahkan kematian pada kelinci anggora, amatilah setiap perubahan fisik dan perilaku yang terjadi.

Tanda yang paling mudah dikenali adalah dari perilakunya yang tiba-tiba lesu, diam saja, atau  tidak mau makan. Jika didapati kelinci anggora Anda mengalami hal tersebut, bawalah ke dokter hewan terdekat agar segera mendapatkan penanganan.

Tanda lainnya yang bisa diamati adalah warna dan tekstur fesesnya. Feses yang sehat berwarna coklat, berbentuk bulat, kering dan tidak berbau.

Anda harus mulai curiga jika fesesnya cair, berwarna kehijauan/kehitaman, serta berbau menyengat. Artinya kelinci anggora Anda mengalami diare. Penyebabnya biasanya dari asupan makanan yang terkontaminasi bakteri.

Dalam kondisi seperti ini, hindari dulu pemberian buah atau sayur hingga kondisi fesesnya normal. Berikan saja pelet kelinci dan mintalah obat ke dokter hewan terdekat.

Perawatan Bulu

Pertimbangan memilih kelinci anggora sebagai binatang peliharaan tidak lepas dari tampilan fisiknya yang lucu serta bulunya yang panjang dan lembut. Untuk itu akan sayang sekali jika Anda tidak merawat bulunya dengan benar.

perawatan bulu kelinci anggora

perawatan bulu kelinci anggora www.thecapecoop.com

Berikut ini adalah beberapa tips merawat bulu kelinci anggora agar selalu sehat dan indah

  • Rapihkan dan sisir bulu kelinci anggora secara teratur menggunakan sisir khusus kelinci hias minimal 2x sehari.
  • Hindari lingkungan yang basah/becek yang dapat membuat bulunya lembap dan kotor. Hal ini bisa menyebabkan bulunya menjadi kusut.
  • Hindari suhu yang terlalu panas karena bisa menyebabkan kerontokan.
  • Berilah makanan yang kaya vitamin E, seperti biji-bijian atau pakan kering (pelet) khusus kelinci.
  • Jika bulunya sangat kotor, tidak ada salahnya untuk membawanya ke salon khusus hewan untuk memandikan dan mencuci bulunya.
  • Anda juga bisa memandikannya di rumah menggunakan air hangat dan shampo. Namun pastikan Anda membilasnya dengan bersih dan mengeringkannya dengan benar agar tidak menjadikan bulunya lembap.
  • Gunakan hairdryer dengan suhu yang tidak terlalu panas, dan berikan sedikit bedak untuk mem-blow-up bulunya sehingga terlihat mengembang.

Demikianlah beberapa informasi mengenai cara merawat dan memelihara kelinci anggora. Semoga dengan mengaplikasikan panduan perawatan tersebut, kelinci anggora Anda bisa tumbuh sehat, ceria, dan selalu tampil menggemaskan.

Salam okdogi

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *