Cara merawat kura-kura yang tepat dari anakan hingga dewasa

Salah satu alasan mengapa kura-kura selalu dijadikan hewan peliharaan adalah kemampuan hidup mereka yang panjang. Bahkan untuk jenis tertentu bisa hidup hingga ratusan tahun lamanya. Untuk mendapatkan kura-kura yang memiliki umur sangat panjang, perawatan yang tepat harus dilakukan sejak dini. Bahkan sejak kura-kura baru pecah telur, harus diperlakukan dengan baik.

Perawatan harian wajib untuk kura-kura

Secara umum, merawat kura-kura dari anakan hingga dewasa diperlukan ketelatenan yang cukup banyak. Pemelihara kura-kura harus mengetahui beberapa faktor penting agar kura-kura yang mereka rawat bisa tumbuh dengan baik. Berikut cara merawat kura-kura yang benar dan beberapa hal dasar lain yang wajib Anda kuasai.

Habitat yang Tepat

Habitat yang tepat untuk kura-kura adalah habitat yang mengandung beberapa komponen penting. Pertama adalah adanya air yang bersih untuk kura-kura berendam, makan, dan minum. Selanjutnya habitat harus memiliki suhu yang sesuai. Jika Anda merawat kura-kura di dalam akuarium, pastikan suhunya antara 26-27 derajat Celcius. Selanjutnya kura-kura juga harus mendapatan sinar UV dari habitatnya untuk dapat melakukan sintetis Vitamin D.

kandang kura-kura

kandang kura-kura

Usahakan habitat memiliki kolam air yang cukup lebar. Saat kura-kura masih kecil, berikan air sebatas tempurungnya. Selanjutnya berikan sebuah tumpukan batu yang bisa digunakan kura-kura untuk berjemur di siang hari. Bagi Anda yang tidak memiliki lampu bersinar UV, taruh akuarium di bawah sinar matahari selama beberapa saat.

Makanan dan Diet

Kura-kura adalah hewan omnivora yang akan memakan apa saja, baik sayur maupun daging. Dalam dietnya di alam bebas, kura-kura biasanya makan serangga, cacing, atau tumbuhan hijau lain yang memberikan banyak sekali manfaat, terutama untuk tempurung. Saat kura-kura masih anakan, terutama berumur di bawah 7 bulan, beberapa makanan di bawah ini bisa diberikan:

  • Cacing darah. Ukurannya yang sangat kecil dan penuh nutrisi membuat tumbuh kembang kura-kura jadi berlangsung lebih cepat.
  • Jentik-jentik nyamuk.
  • Pelet khusus anakan kura-kura. Biasanya memiliki ukuran yang cukup kecil namun memiliki banyak sekali nutrisi yang bermanfaat.
  • Udang mentah yang dipotong kecil-kecil. Sumber protein penting pengganti serangga yang sering dimangsa ketika berada di dalam liar.
  • Ikan mas kecil untuk melatih kura-kura berburu di dalam kolamnya.

Saat kura-kura mulai dewasa dan usianya berada di atas 7 bulan, Anda bisa memberi makanan seperti berikut.

  • Daging ikan ikan segara yang dipotong kecil.
  • Jangkrik yang telah dibuang bagian kepala dan kaki-kakinya.
  • Cacing tanah yang masih hidup.
  • Pelet kura-kura. Jangan diberi terlalu banyak karena bisa menyebabkan adanya kegemukan pada kura-kura.
  • Sayuran hijau yang mengandung banyak kalsium. Pemberian sayuran ini akan menunjang perkembangan tempurung kura-kura.
  • Buah-buahan segar. Pisang dan pepaya bisa membantu pencernaan kura-kura agar berjalan dengan baik. Pemberian buah jangan terlalu banyak, agar air di dalam kolam tidak gampang kotor.

Makan di atas akan menunjang diet kura-kura secara keseluruhan. Hewan ini mungkin bisa makan banyak hal. Namun akan lebih baik Anda memberinya sesuatu yang jelas berguna untuk menghindari risiko kematian. ( baca: Menu makanan sehat untuk kura-kura )

Hibernasi

Tidak semua kura-kura mengalami hibernasi. Namun untuk jenis seperti Hermann tortois tetap melakukan hal itu apa pun kondisinya. Kura-kura yang ada di luaran biasanya terlalu banyak makan hingga hibernasi terhenti siklusnya. Jika Anda memelihara kura-kura jenis Hermann tortois sediakan wadah kotak di dalam akuarium sebagai tempat mereka tidur dan menghabiskan waktu dengan diam. Usahakan suhu diatur hingga di bawah 10 derajat Celcius agar hibernasi berjalan dengan baik.

Penyakit dan Penanganannya

Kura-kura banyak sekali mengalami gangguan pada tubuhnya selama tumbuh dari anakan menuju dewasa. Biasanya penyakit yang sering muncul adalah gangguan diare. Air yang kotor pada akuarium membuat bakteri E. coli banyak sekali bermunculan dan mengganggu pencernaan dari kura-kura saat mereka makan ataupun minum.

penyakit kura-kura

penyakit kura-kura

Gangguan selanjutnya adalah tempurung yang cacat atau pun lunak. Untuk mengatasinya, Anda perlu menaruh kura-kura di bawah sinar matahari. Kura-kura biasanya melakukan sintetis Vitamin D pada tubuhnya ketika terkena sinar matahari. Selanjutnya adalah gejala tak nafsu makan yang merupakan tanda adanya penyakit kronis di dalam usus atau organ dalam lainnya. Penanganan untuk penyakit ini adalah dengan pengobatan dari dokter hewan meski peluang sembuhnya sangat kecil.

Ritual Perkawinan

Ritual perkawinan kura-kura sedikit agak brutal. Bisanya kura-kura betina akan mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya akibat kelakuan kura-kura jantan. Pada musim perkawinan, kura-kura jantan dewasa menjadi sangat agresif dan kerap membuat betina jadi kesusahan. Dalam kasus khusus, betina bisa mengalami luka yang cukup parah.

ritual perkawinan kura-kura

ritual perkawinan kura-kura

Saat kura-kura Anda mulai memasuki masa kawin. Cek sehari sekali setiap sore terutama pada kura-kura betina. Jika terdapat luka robek, maka segara ambil dan obati agar tidak semakin parah. Setelah melakukan perkawinan, tempatkan kura-kura betina di wadah yang memiliki pasir hangat yang mudah digali untuk meletakkan telur.

Telur dan Penetasan

Setelah melalui ritual perkawinan yang cukup keras, kura-kura betina secara insting akan mencari pasir yang mudah digali. Setelah menemukan lokasi yang tepat, mereka akan segera memasukkan telur-telur mereka sebelum akhirnya ditutup lagi dengan tanah. Di alam liar, telur ini akan langsung ditinggalkan dan rawan dimangsa oleh predator.

Setelah mengetahui adanya telur dalam pasir, Anda bisa mengambilnya dan menaruh telur itu di dalam inkubator dengan suhu antara 26-32 derajat Celcius. Diamkan telur di sana selama beberapa bulan, namun cek kelembapannya setiap hari. Biasanya di hari ke 90-120 telur akan mulai menetas.

Demikianlah uraian lengkap terkait cara merawat kura-kura dari anakan hingga dewasa. Semoga bisa menambah pegetahuan Anda.

Salam okdogi

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *