Waspada dengan penyakit kulit pada kucing anda!

Kucing adalah salah satu hewan yang kerap sekali mengalami penyakit pada kulitnya. Bahkan jenis penyakit kulit pada kucing jauh lebih banyak dari penyakit yang menyerang organ lain. Itulah mengapa penanganan penyakit kulit pada kucing sering menjadi perhatian utama para pemiliknya. Cara yang sering dilakukan adalah dengan pemeriksaan rutin di seluruh bagian tubuh terutama area tersembunyi, seperti di ketiak ataupun di lubang telinga.

Jenis penyakit kulit kucing dan cara mengatasi ini

Kucing yang ditempatkan di lingkungan yang lembap sering mengalami gangguan pada kulitnya. Selain itu, kandang yang tidak bersih juga menjadi penyebab utama kenapa kucing sangat rentan mengalami penyakit kulit meski hanya gatal-gatal ringan. Berikut jenis penyakit kulit kucing beserta penyebab dan penanganannya yang wajib ketahui semua orang.

Kulit Bernanah

Kucing sering sekali mengalami masalah dengan kulit bernanah di area mereka kerap mengalami luka. Biasanya kucing yang dibiarkan keluar kandang dan kerap bertarung dengan kucing lain kerap mengalaminya. Luka-luka yang sangat besar akhirnya menjadi borok dan muncul nanah di area seperti kepala, perut hingga kaki.

Ketika kucing mengalami gangguan ini, sterilkan luka dengan zat antiseptik atau konsultasikan dengan dokter hewan. Selama masih dalam perawatan, pastikan kucing selalu berada di dalam kandang dan tidak akan keluar agar borok tak jadi kotor dan semakin parah.

Kutu Telinga

Telinga adalah bagian tubuh kucing yang sering dijadikan tempat penyakit bersarang. Kali ini adalah jenis kutu yang menyebabkan banyak iritasi hingga kondisi pendarahan yang cukup parah. Masalah kutu telinga ini menyebabkan kucing perlahan-lahan jadi tidak bersemangat, terobsesi menggaruk telinga, dan ada bau tidak sedap dari kucing meski telah dimandikan.

kutu telinga kucing

kutu telinga kucing s3.amazonaws.com

Untuk menyembuhkan masalah ini, Anda harus membersihkan telinga kucing perlahan-lahan. Buang semua kutu dan kotoran di sana. Bila perlu, berikan beberapa obat oles yang dianjurkan oleh dokter hewan. Masalah kutu di telinga sangatlah riskan karena bisa menular ke hewan lain seperti anjing, kelinci, hingga hamster.

Feline Acne

Feline acne bukanlah jerawat seperti yang ada pada tubuh manusia. Pada kucing, yang dimaksud dengan feline acne adalah keadaan di mana bagian bawah rahang menjadi berwarna hitam. Di sana terdapat infeksi yang cukup parah entah dari makanan ataupun dari sampo yang sering digunakan  karena mengandung zat kimia berbahaya.

Feline Acne kucing

Feline Acne kucing www.researchgate.net

Untuk mencegah kucing mengalami penyakit kulit ini. Disarankan untuk menjaga tempat makan dan tidak memberi kucing makanan secara sembarangan. Selain itu selalu gunakan sampo khusus kucing agar tidak terkena yang kimia berbahaya. Untuk menyembuhkan penyakit ini, Anda bisa memberikan suplemen yang mengandung Omega-3 atau Omega-6. ( baca : sumber nutrisi yang sangat dibutuhkan kucing )

Alergi dengan Kutu

Kutu loncat atau flea adalah masalah paling pelik yang dihadapi oleh banyak pemilik kucing. Hewan kecil ini suka suka sekali bersembunyi di kerumunan rambut kucing hingga susah ditemukan. Akhirnya tanpa pernah disadari, kutu loncat sudah berkembang biak menjadi sangat banyak dan sudah dikendalikan.

Bagi kucing yang daya tahannya bagus, kutu loncat tidak akan berpengaruh apa-apa. Namun bagi kucing yang sangat sensitif dengan gigitan kutu loncat, dalam hitungan jam mereka bisa mengalami alergi. Tubuh akan mengalami iritasi di bagian-bagan yang digigit oleh kutu loncat. Untuk mencegah atau mengobati keadaan ini, selalu mandikan kucing secara rutin, bila perlu dengan sampo yang bisa membunuh kutu loncat. ( baca: cara efektif  membunuh kutu kucing )

Ringworm

Ringworm adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur berbahaya. Ketika kucing mulai terinfeksi, beberapa bagian tubuhnya akan mengalami rontok rambut hingga muncul zona iritasi berbentuk lingkaran merah. Pada kucing, penyakit ini sering sekali muncul di bagian leher, telinga, dan juga kaki.

ringworm kucing

ringworm kucing vetmed.tamu.edu

Penanganan penyakit ini terbilang gampang-gampang sudah. Kucing yang terkena ringworm harus langsung disterilkan, maksudnya tak boleh keluar kandang. Dalam jangka waktu tertentu harus dimandikan agar tubuhnya selalu bersih. Selanjutnya kucing harus menerima pengobatan antijamur secara berkala hingga sembuh. Oh ya, penyakit ini gampang menular ke kucing atau hewan dengan banyak rambut seperti anjing.

Alergi Makanan

Kucing pun bisa mengalami alergi pada makanan. Tak semua makanan yang Anda berikan bisa diterima dengan baik oleh tubuh kucing. Dari keadaan ini, Anda hanya boleh memberikan kucing makanan yang memang dibuat untuk mereka. Jangan sesekali memberikan makanan manusia yang kadang memiliki banyak sekali pengawet berbahaya.

Kucing yang mengalami alergi makanan biasanya mengalami gangguan pada bagian kepada, leher, punggung dan beberapa iritasi di kelopak mata. Keadaan ini akan membuat kucing jadi semakin tidak nafsu makan karena tubuh merasa panas dan gatal. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan terapi makanan dan juga memberikan pengobatan secara berkala hingga gangguannya hilang. ( baca: bingung memilih makanan kucing? baca artikel ini )

Psychogenic Alopecia

Psychogenic alopecia adalah sebuah keadaan ketika beberapa bagian rambut kucing mulai mengalami penipisan. Keadaan ini terjadi akibat kucing terlalu agresif dalam menjilat rambutnya sendiri. Menipisnya rambut biasanya terjadi di bagian punggung ataupun perut secara perlahan-lahan. Gangguan ini terjadi pada kucing karena hewan itu merasa sangat stres hingga akhirnya melampiaskan tekanan itu dengan menjilat rambutnya lebih kuat. ( baca: cara merawat bulu kucing agar tidak rontok )

Psychogenic Alopecia kucing

Psychogenic Alopecia kucing www.animalbehaviorcollege.com

Untuk mengatasi ini, kucing harus dikarantina ke lingkungan yang lebih kondusif. Biarkan mereka merasakan ketenangan hingga akhirnya perilakunya membaik secara perlahan-lahan. Kucing yang mengalami stres biasanya suka menyiksa diri karena tidak tahu harus melakukan apa. Itulah mengapa hewan ini harus diperlakukan dengan baik tak hanya dari kesehatan badan saja tapi juga kejiwaannya.

Tujuh jenis penyakit kulit kucing di atas hanyalah sebagian saja. Jika Anda menemukan hal aneh pada kulit kucing, maka segara konsultasikan kepada dokter hewan.

Salam okdogi

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *