Metode tradisional mengatasi ayam sakit ngorok

Bagi kamu para pemilik ayam, pasti sudah cukup hafal dan familiar dengan penyakit yang satu ini: Ngorok / CRD (Chcronic Respiratory Disease). Dikenal juga sebagai flu nya ayam, dimana sistem pernafasan ayam terganggu atau tersumbat, sehingga menimbulkan suara saat si ayam bernafas. Bagaimana prosesnya?

Saat ayam bernapas, udara akan masuk melalui rongga hidung dan bulu getar (silia) yang ada pada rongga hidung akan menyaring partikel debu maupun bibit penyakit yang ikut tercampur dan terbawa dalam udara. Tapi bulu getar atau silia ini hanya mampu menahan partikel berukuran 3,7 -7 mikron, sedangkan ukuran bakteri penyebab CRD yaitu Mycoplasma Galisecticum ukurannya hanya 0,25 – 0,5 mikron. Jadi bakteri ini dengan mudah masuk melewati silia dan sampai ke trakea, bronkus, bronkiolus yang tidak memiliki silia untuk menyaring. Tapi tidak serta merta ayam langsung sakit, antibody ayam yang selanjutnya akan berperan terhadap bibit penyakit yang masuk.

Maka penting sekali merawat kebersihan kandang agar udara yang terdapat dikandang berkualitas dan bersih. Penataan lantai kandang (litter), kepadatan ayam, suhu dan kelembapan serta ventilasi kandang haruslah baik karena dapat mempengaruhi kualitas udaranya. Bukan tidak mungkin, udara yang kotor bercampur debu dapat memperberat saluran pernapasan atas sehingga menyebabkan kerusakan dan luka. Berpengaruh pada daya tahan tubuh si ayam, sehingga membuatnya sulit melawan bibit penyakit ayam yang masuk.

Ayam yang terkena penyakit ngorok, selain dapat di dengar dari bunyi nafasnya yang ngorok dan pilek. Ayam yang terkena CRD juga tidak nafsu makan, lesu, pucat, keluar lendir dari mulut, mata dan hidung. Ayam demam, ditandai dengan bulunya yang mengembang dan tubuh meringkuk. Pencernaannya pun jadi kurang baik, saat kita beri beras kotorannya pun masih utuh beras.

Nah.. kalau begitu apa yang dapat kita lakukan pada si ayam nan malang tersebut? Ada beberapa obat yang sudah dicoba dan di yakini bisa menyembuhkan si ayam. Apa saja itu?

1. Bawang Putih

Obat tradisional satu ini sudah banyak dikenal karena kemampuannya dalam meredakan masalah pernapasan yang diderita oleh ayam. Cara penggunaan: pertama parutlah bawang putih, di ambil sarinya lalu campurkan dengan sedikit air hangat, kemudian minumkan pada ayam yang sakit. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Bawang putih di gunakan karena mengandung zat aktif yang bersifat anti bakteri dan anti radang (anti inflamasi).

Zat anti bakteri pada bawang putih akan bantu untuk memusnahkan bakteri penyakit yang ada pada saluran pernapasan, sedangkan anti radang (anti inflamasi) akan membantu untuk menghilangkan lendir akibat peradangan. Selain dapat digunakan untuk mengobati ngorok, bawang putih juga dapat di gunakan untuk obat cacing dan juga obat untuk meningkatkan selera makan pada ayam.

Bawang Putih untuk ayam

Bawang Putih

2. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh atau yang sering disebut juga dengan belimbing sayur, buah yang rasanya asam ini ternyata juga di percaya untuk mengobati ayam ngorok. Cara pelaksanaannya: ayam yang sakit dikorok terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat sampai benar – benar bersih. Lalu kemudian ambil 1 buah belimbing wuluh yang sudah kita pencet – pencet sedikit dan langsung kita berikan pada si ayam. Belimbing wuluh ini cukup kita berikan 1 kali sehari, setiap pagi hari saja dan di ulang sebanyak 2 – 3 hari atau sampai si ayam sembuh.

3. Buah Mengkudu

Kita juga bisa menggunakan buah mengkudu, tapi sebaiknya pilihlah buah mengkudu yang sudah masak atau disebut juga dengan pace. Cara penggunaannya: ambil buah mengkudu atau pace yang sudah matang lalu dibersihkan dan di iris seukuran jari, lalu langsung lolohkan irisan buah pada ayam. Pemberian buah pace ini cukup 1 kali sehari saja, bisa di pagi hari maupun sore harinya. Saat akan di beri buah pace, sebaiknya ayam jangan diberi makan dulu.

buah mengkudu untuk ayam ngorok

buah mengkudu

4. Daun Sirih

Daun sirih adalah salah satu obat tradisional yang paling familiar di kalangan pencinta ayam, yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit ayam ngorok. Cara penggunaannya: ambil dan rebus 3 – 7 helai daun sirih, lebih bagus lagi jika daun sirih yang digunakan adalah daun sirih merah. Rebus dengan 1 gelas air bersih kemudian air rebusan daun sirih disaring dan di campur dengan air perasan dari 1 buah jeruk nipis. Kemudian di berikan pada ayam yang sakit, 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Terus di berikan rutin hingga si ayam benar – benar sembuh.

5. Getehan

Para pencinta ayam di daerah Pantai Utara Jawa sering menggunakan getehan untuk mengobati ayam mereka yang terkena penyakit ngorok. Getehan adalah sejenis tanaman perdu yang tumbuh di semak belukar, tanaman ini dikenal sebagai obat ampuh untuk mengobati penyakit ngorok pada ayam. Alasannya karena saat kita berikan sore hari, pagi harinya si ayam bisa langsung sembuh, sangat ampuh dan cepat kan? Memang, tapi tanaman getehan ini cukup sulit ditemukan, jadi kita tidak bisa terlalu mengandalkannya.  Bagian tanaman getehan yang di jadikan obat adalah buahnya, saat buahnya sudah matang akan berwarna merah dan daunnya lebar. Tumbuklah buah yang sudah matang lalu ambil sarinya dan kemudian minumkan pada ayam yang sakit. Jika tidak langsung sembuh besok paginya, ulangi pemberiannya setiap 1 kali sehari saat malam atau sore hari.

6. Jeruk Nipis

Gunakanlah jeruk nipis yang di tambahkan dengan kecap manis, saat kita batuk dan flu kita pun sering dianjurkan untuk meminumnya bukan? Cobalah resep tradisional ini pada ayam kesayangan kita, caranya: peras jeruk nipis, ambil air perasannya sebanyak 1 sendok teh, lalu tambahkan kecap manis secukupnya dan kemudian bisa langsung kita minumkan pada si ayam. Kita bisa rutin berikan pada si ayam setiap pagi hari, 2 – 3 hari atau sampai si ayam sembuh.

7. Obat Anti Ngorok

Bagi kamu yang nggak mau ribet untuk meracik – racik ramuan tradisional, lebih memilih cara yang simple. Kamu bisa beli di toko, obat anti ngorok untuk ayam. Biasanya kamu akan di berikan obat oral berupa mycomas atau tetracolin dan ada juga yang di larutkan di air yaitu bacytracyn. Tapi bagi para peternak ayam komersil, mereka lebih memilih serbuk anti mikroba yang dapat dilarutkan di air kemudain disemprotkan ke seluruh kandang. Biasanya mereka menggunakan merek PronTech, yang ramah lingkungan juga tidak berwarna dan berbau. Ada juga loh yang mencoba – coba melakukan eksperimen sederhana pada ayamnya dengan memberikan Bodrex Flu dan Batuk 1 butir setiap harinya, hasilnya ayamnya pun mulai sembuh.

Yah, banyak saran dan obat yang bisa kamu pilih untuk ayam peliharaan mu yang sakit CRD. Tapi ingat ya guys, mencegah tetap lah lebih baik dari mengobati. Jagalah selalu kebersihan kandang jangan sampai biarkan kandang ayammu penuh dengan kotoran ayam yang menumpuk, sehingga mengeluarkan uap atau gas Amonia hasil dari pembusukkan yang akan terhirup oleh unggas. Menyebabkan turunnya imunitas atau kekebalan tubuh yang memudahkan terserang penyakit.

Baca juga

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *