Kupas tuntas varietas ras ayam petelur

Ayam petelur sendiri adalah ayam –ayam betina dewasa yang dipelihara khusus hanya untuk diambil telurnya. Bagi para peternak ayam telur, jenis ayam petelur yang dipilih untuk di pelihara sangatlah penting karena berpengaruh besar terhadap keuntungannya. Ayam petelur sendiri banyak jenisnya, ada yang mampu bertelur lebih banyak dan ada juga yang bisa di manfaatkan dagingnya. Tapi secara garis besar, dikenal 2 golongan ayam petelur: Jenis ayam Ras Petelur dan ayam Buras Petelur. Apa bedanya?

Ras ayam petelur

Ayam Ras Petelur atau orang – orang juga sering menyebutnya dengan Ayam Negeri adalah ayam yang dihasilkan dari perkawinan silang berbagai jenis genetik ayam di dunia / ayam import. Dalam setiap perkawinan silang, sifat jelek indukan akan dibuang dan sifat baiknya akan di pertahankan. Bertujuan untuk menghasilkan ayam petelur unggul yang mampu memproduksi telur lebih banyak, tetapi dalam waktu yang relatif singkat. Seekor ayam Ras petelur bisa memproduksi sekitar 250 – 280 butir per tahun. Ayam Ras akan mulai bertelur saat umurnya 5 atau 6 bulan dan bisa terus bertelur hingga umur 10 – 12 tahun. Tetapi, biasanya produksi terbaik telur ayam Ras terjadi pada tahun pertama. Oh iya, ayam Ras juga tidak memiliki sifat untuk mengerami telurnya.

Ayam ras sendiri terbagi lagi dalam 2 jenis, yaitu: ayam Ras Petelur Ringan dan Ayam Ras Petelur Medium. Berikut penjelasannya.

Petelur Putih ( White Leghorn )

Kenapa disebut ayam petelur putih? Karena ayam ini memang bulunya berwarna putih bersih dan telurnya dihasilkannya juga berwarna putih dan jengger berwarna merah. Ayam ini dikategorikan petelur ringan karena bentuk tubuhnya yang ramping dan kurus, di tujukan memang hanya untuk bertelur saja tidak untuk memproduksi daging. Ayam ini mampu menghasilkan telur lebih dari 260 butir per tahun.

Leghorn

Leghorn

Tapi kelemahan ayam jenis ini adalah sensitif terhadap cuaca panas dan keributan yang membuat si ayam mudah kaget sehingga berdampak pada jumlah produksi telurnya yang menurun. Galur murni atau nenek moyang ayam jenis ini adalah White Leghorns asal Tuscany, Italia tengah. Merupakan ayam petelur aktif dan efisien yang mampu menghasilkan 280 butir telur pertahunnya.

Contoh strain ayam ini yang dikenal umum antara lain: Babcock B 300, Dekalb XI-Link, H & W Nick, Hisex White, Hubbarb Leghorn, Ross White dan Shaver S 288. Tapi strain Hisex White adalah penghasil telur terbanyak yaitu 288 butir pertahun dengan berat telur sekitar 62 gram.

Plymouth Rock (Barred Rock)

ayam ini cocok untuk kalian yang baru belajar bebisnis ayam petelur, karena ayam ini cendrerung lebih mudah untuk dipelihara, dan memiliki daya tahan tubuh yang luar biasa kuat. Seekor Plymouth Rock dapat mengeluarkan 200 telur per tahun. Telur mereka memang lebih kecil dari jenis ayam yang lain. Plymouth rock memiliki bulu yang didominasi abu-abu dengan garis-garis putih hampir di seluruh tubuh mereka. Plymouths adalah burung besar yang jauh lebih cocok untuk ayam yang biasa dibiyarkan bebas di alam untuk mencari makan. Seperti Sussex mereka adalah burung yang sangat ramah yang dapat dengan mudah dijinakkan.

ayam Plymouth Rock

ayam Plymouth Rock

Petelur Coklat ( Hybrid )

Warna bulu ayam ini berwarna coklat dan telur yang dihasilkan juga berwarna coklat. Bobot ayam ini cukup berat sekitar 2 kg, walau tidak seberat ayam broiler tapi dagingnya bisa juga dijual dan rasanya lebih enak dibanding dengan daging ayam broiler. Itu sebabnya ayam ini juga termasuk dalam tipe dwiguna, penghasil telur dan daging.

Hybrid chicken

Hybrid chicken

Ayam ini sifatnya lebih tenang, tidak mudah kaget dan ukuran telur yang di hasilkan juga lebih besar dari ayam petelur putih, sehingga harga telur coklat lebih mahal. Contoh strain ayam ini yang dikenal umum, diantaranya: Babcock B 380, Hisex Brown, Hubbarb Golden Cornet, Roos Brown dan Shaver Star Cross. Tapi ukuran telur terbesar adalah dari strain Babcock B 380 dengan berat 64 gram dan menghasilkan sekitar 260 – 275 butir telur pertahunnya.

Rhode Island Red

Ayam ini berasal dari Amerika serikat, ayam ini biasa di ternak untuk kebutuhan telur dan daging. Mereka adalah salah satu keturunan ayam yang terkenal kuat akan kondisi ekstrim dan mampu memproduksi telur yang banyak, total telur yang dapat mereka produksi adalah 250 telur perekor ayam jadi tidak terbayang seberapa banyak jika kalian memiliki lebih dari 100 ayam.

ayam Rhode Island Red

ayam Rhode Island Red

Bertentangan dengan nama mereka, Rhode Island Reds memiliki bulu coklat dan hitam memberi mereka penampilan yang sedikit gelap. Seperti yang dikatakan sebelumnya mereka terkenal ayam tangguh, ayam ini juga ramah terlebih lagi dengan para penggurus kandang mereka.

Sussex

Seperti Rhode Island Red, tujuan banyak orang memelihara ayam ini adalah untuk mendapatkan telur atau daging mereka. Seekor Sussex  mampu bertelur 250 telur per tahun. Warna telur akan bervariasi dari coklat sampai putih krem.

ayam Sussex

ayam Sussex

 

Sussex dapat memiliki delapan warna yang berbeda, yang paling umum sering kalian temukan adalah tubuh putih murni dengan bulu leher dan ekor hitam. Mereka merupakan ayam yang sangat tenang, sussex dapat mencari makanan di taman tanpa merusaknya! Jika kalian menginginkanayam jinak yang akan makan dari tangan Sussex merupakan pilihan yang tepat.

Ayam Buras Petelur

Sering juga disebut ayam lokal, adalah jenis ayam yang sudah secara alamiah bisa bertelur sendiri, tanpa campur tangan manusia. Jadi ayam ini bukanlah hasil persilangan seperti ayam ras, meskipun begitu ayam buras dianggap memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibanding ayam ras, khususnya terhadap kondisi lingkungan yang berubah – ubah. Berbeda dengan ayam Ras, ayam Buras memiliki sifat mengeram dan bisa juga di jadikan ayam pedaging. Berikut ini adalah jenis ayam yang dijadikan ayam petelur, karena mampu memproduksi telur dengan jumlah banyak.

Ayam Kampung

Jenis ini adalah yang paling dikenal oleh masyarakat luas. Warna bulunya bervariasi, bentuk tubuhnya lebih kecil dari ayam Ras tapi lebih lincah. Seekor ayam kampung mampu memproduksi sekitar 115 butir telur per tahunnya, dengan bobot telur yang lebih kecil dari ayam Ras yaitu sekitar 43 gram per butirnya. Ayam kampung biasa mengerami telurnya selama 21 hari.

Ayam Kedu

Ayam lokal dari Jawa tengah ini, juga bisa di jadikan ayam petelur karena produksi telurnya dapat mencapai 160 butir per tahun. Ayam kedu mulai bertelur pada usia 4 – 6 bulan, telurnya berwarna cream kecoklatan. Selain kedu warna hitam ada juga yang putih dan campuran tapi kedu hitam lebih produktif dibanding dengan jenis yang lain. Ayam kedu juga mudah perawatannya dan kemampuan adaptasi terhada lingkungan baru jugacepat.

 

Ayam Kedu

Ayam Kedu

Ayam Arab

Ayam ini memiliki 2 jenis yang dilihat dari warna bulunya, yaitu: silver (bulunya berwarna putih mengkilap) dan gold (bulu berwarna merah). Ayam Arab mampu bertelur 190 – 250 butir per tahunnya, yang dimulai saat usianya 5 bulan dan mencapai kualitas terbaik saat usianya sudah 8 bulan ke atas. Ayam Arab asli cenderung menghasilkan telur yang lebih putih sebaliknya, ayam Arab hasil persilangan telurnya lebih coklat. Maka, banyak yang memelihara ayam Arab hasil persilangan dibanding ayam Arab asli. Ayam Arab tidak terlalu diminati dagingya karena warna daging dan kulit ayam ini agak kehitaman.

ayam petelur arab

ayam petelur arab

Ayam Nunukan

Dikenal juga dengan nama ayam cina karena diduga berasal dari negeri cina, ayam ini memiliki ciri khas ekornya tidak berkembang sempurna / pendek seolah-olah dipotong. Tapi untuk produktivitas telur yang tinggi adalah yang Nunukan yang ekornya panjang. Ayam Nunukan mampu memproduksi 120 – 140 butir per tahun dengan ukuran telur yang cukup besar sekitar 40 – 60 gram per butirnya. Ayam ini mulai bertelur sekitar usia 5 – 6 bulan.

ayam petelur nunukan

ayam petelur nunukan via http://ayamnunukan.blogspot.co.id/

Yap, itu informasi dari beberapa jenis ayam petelur yang umum dikenal masyarakat. Jadi, baik ayam Ras petelur dan ayam Buras petelur memiliki keunggulannya masing- masing. Ayam Ras petelur lebih unggul dalam jumlah telur yang dihasilkan dibanding ayam Buras dan bibitannya lebih murah, sehingga peternak komersil / peternak besar lebih memilih jenis ayam Ras. Sedangkan ayam Buras unggul karena ketahanan tubuh dan pemeliharaan yang lebih mudah di banding ayam Ras, sehingga lebih cocok bagi peternak rumahan / skala kecil.

Sekian informasi tentang jenis ayam petelur yang perlu kalian tau sebagai pebisnis telur ayam, semoga informasi ini dapat membantu kalian memilih mana ayam yang cocok untuk kalian pelihara.

Baca juga

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *