Mau beli sapi limousin? baca artikel ini dahulu

Konsumsi daging sapi yang tinggi di indonesia membuat membuat banyak orang berlomba untuk beternak sapi potong. Meskipun begitu, kebutuhan konsumsi daging di Indonesia belum juga tercukupi. Masih terjadi defisit yang cukup signifikan antara permintaan dan produksi, ini menyebabkan mahalnya harga daging sapi terlebih lagi menjelang hari – hari raya. Daging sapi di jadikan kebutuhan utama sehingga kenaikannya mencapai 50% per kg, sedangkan sapi potong yang di jual utuh kenaikan harganya bisa mencapai 3 kali lipat.

Oleh sebab itu banyak petani digalakkan untuk beternak dengan cara penggemukan agar bisa memenuh kuota permintaan di pasar. Penggemukan sendiri di pengaruhi dari pemilihan bakalan atau bibitan sapi itu sendiri, oleh sebab itu banyak peternak memilih bakalan sapi pedaging yang berbobot besar. Salah satu sapi pedaging berbobot besar tersebut adalah sapi jenis limosin.

Deskripsi, perawatan dan harga sapi limousin

Sapi Limosin sendiri adalah bangsa Bos Turus, sapi ini di temukan dan di kembangkan di Haute-Vienne Prancis, sapi limosin ini memiliki perototan yang lebih baik dari pada sapi simmental. Sudah selama berabad – abad, sapi ini telah di ternakkan untuk diambil dagingnya dan juga untuk di jadikan sebagai sapi pekerja di pertanian karena kekuatan dan kecepatannya dalam pengolahan tanah. Sekarang sapi limosin sudah banyak di temukan di Indonesia, karena banyak yang memeliharanya di sebabkan keunggulan di bandingkan sapi potong jenis lainnya.

Secara genetik, sapi Limosin adalah sapi potong yang berasal dari wilayah beriklim dingin dan merupakan sapi potong tipe besar, karena mempunyai volume rumen yang besar, punya kemampuan menambah konsumsi di luar kebutuhan yang sebenarnya atau di sebut juga voluntary intake dan metabolisme yang cepat, sehingga di tuntut tata laksana pemeliharaan yang lebih teratur.

sapi limousin

sapi limousin via flicker.com

Ciri – ciri dari sapi limosin adalah tubuhnya yang besar, panjang, padat, kompak dan tinggi. Tinggi tubuhnya bisa mencapai 1,5 meter dengan bulu tebal yang menutupi seluruh tubuh berwarna coklat tua tapi di sekitar area mata, ambing, kaki dan lutut ke bawah berwarna lebih muda atau putih. Tapi beberapa jenis sapi limosin juga berwarna coklat kekuningan dan merah keemasan. Pada sapi limosin jantan terdapat tanduk berwarna cerah yang tumbuh keluar dan bentuknya sedikit melengkung. Saat sapi limosin lahir, bobotnya tergolong medium sama seperti jenis sapi yang lain sekitar 25 kg tapi karena pertumbuhannya yang cepat, pada usia dewasa sapi limosin betina bisa mencapai bobot 600 kg sedangkan bobot dari sapi limosin jantan bisa mencapai 1200 kg. Wow, pantas yah sapi ini di juluki sapi potong terbesar. Selain pertumbuhannya yang cepat, tingkat fertilitas dari sapi limosin juga cukup tinggi, mudah melahirkan, mampu menyusui dan mengasuh anaknya.

Di Indonesia sendiri sapi limosin sering di kawin silangkan dengan berbagai jenis sapi lain, misalnya dengan sapi Peranakan Ongole, sapi brahman atau sapi hereford.

Meski harganya jauh lebih mahal, tapi dari hari ke hari permintaan sapi limosin justru semakin meningkat. Bahkan para peternak dan pedagang sering merasa kewalahan untuk bisa memenuhi setiap pesanan yang masuk, karena stok dan suplai dari sapi limosin masih sangat terbatas. Untuk itu bagi yang ingin membuka usaha peternakan khususnya peternakan sapi pasti tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas untuk beternak sapi limosin ini.

Selain dari proses pertumbuhannya atau penggemukannya yang lebih cepat yang mempersingkat masa panen dan ukuran beratnya yang juga lebih tinggi sehingga jumlah dagingnya pasti lebih banyak, keistimewaan lain dari Sapi Limosin adalah kualitas dagingnya yang di nilai lebih bagus dan lebih enak untuk di masak. Keunggulan lain memelihara ternak sapi limosin adalah, sapi ini lebih tahan banting terhadap cuaca, suhu maupun serangan berbagai macam penyakit, terutama antraks yang membuat rugi banyak peternak karena masih belum adanya pengobatan yang efektif menyembuhkannya.

Kandang

Dalam berternak ataupun memelihara sapi limosin sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dari cara memelihara sapi jenis yang lain. Namun beberapa perbedaan yang perlu mendapat perhatian khusus dari peternak adalah untuk urusan kandangnya. Sapi limosin memiliki ukuran yang lebih besar, maka kandang yang di butuhkan juga harus lebih luas dari kandang sapi pada umumnya. Kandang sapi umumnya memiliki dua bentuk yaitu kandang individu dan juga kandang kelompok.

Ukuran pada kandang individu biasanya 2,5 x 1,5 meter dapat di tempati oleh satu ekor sapi limosin. Kandang individu di rasa lebih cocok bagi sapi limosin untuk bertumbuh lebih cepat, karena tidak terjadi persaingan dalam mendapatkan pakan seperti yang terjadi jika menggunakan kandag kelompok. Serta ruang gerak pada kandang individu terbatas, sehingga sapi tidak mengeluarkan tenaga banyak dan fokusnya hanya makan, tidur dan membesarkan dagingnya.

kandang sapi limousin

kandang sapi limousin

Kandang bisa di buat tertutup jika letaknya di daerah berangin cukup kencang, sedangkan jika letaknya di daerah yang agak panas dan tidak terlalu berangin bisa buat kandang terbuka atau setengah terbuka. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan kandang secara rutin, membersihkannya dari kotoran serta sisa pakan yang berceceran di lantai. Sehingga si sapi tidak terserang penyakit yang tidak perlu dan membuat sapi nyaman serta tidak mengalami stress.

Pakan

Pakan sapi limosin adalah faktor penting bagi keberhasilan usaha ternak sapi. Jenis makanannya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sapi yang lain, tapi mengingat sapi limosin adalah sapi tipe besar pasti membutuhkan jumlah makanan lebih banyak pula. Peternak pasti ingin sapi limosinnya gemuk, berkualitas dan sehat tetapi dengan modal seminimal mungkin, sehingga keuntungan yang didapat lebih besar.

Untuk pakan sapi limosin, bisa di berikan pakan hijauan yang berupa rumput, dedaunan hijau dan leguminosa. Untuk memperkecil biaya produksi, tidak perlu membeli pakan. Pakan bisa di buat sendiri dengan menanam berbagai jenis rumput dan legume di sekitar kandang seperti rumput gajah dan rumput gembala yang tingginya bisa mencapai 1 meter. Untuk pemeliharaan rumputnya bisa memanfaatkan limbah sapi atau kotoran sapi limosin sebagai pupuk. Karena sudah menanam banyak jenis rumput sehingga setiap hari pakannya harus berbeda – beda jangan sama agar si sapi tidak bosan. Memberi makannya tidak hanya sekedar di berikan begitu saja, rumput yang di hasilkan di olah menggunakan mesin pencacah rumput untuk memotong rumput agar si sapi tidak kesulitan dalam mencerna makanan.

pakan sapi limousin

pakan sapi limousin

Selain itu, untuk mencapai berat yang di inginkan, di berikan juga konsentrat (pakan tambahan) agar serta vitamin agar sapi nafsu makan dan tetap sehat. Konsentrat sering juga di kenal sebagai bahan pakan ternak yang memiliki kadar karbohidrat, nutrisi protein, maupun kadar serat kasar yang cukup rendah di bawah 18%. Agar dapat membuat konsentrat yang berkualitas baik dengan biaya murah bisa di gunakan bahan alami hasil pengolahan pertanian, seperti bekatul atau dedak padi atau juga bisa di ganti dengan batang rumbia yang mengandung sagu rumbia. Ada juga yang memberikan ampas tahu dan ampas singkong. Sebaiknya berikanlah pakan konsentrat 2 – 3 jam sebelum di beri pakan hijau.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tempat pakan dan minum. Pilihlah tempat pakan dari bahan yang aman dan tidak melukai si sapi misalnya bahan dari kayu atau bisa juga di buat permanen menggunakan tembok yang dibuat persegi panjang. Sedangkan untuk tempat minumnya pilihlah dari bahan plastik, berupa ember yang tidak mudah pecah serta mudah untuk dibersihkan dan diganti airnya.

Bibit

Bibit sapi limosin adalah faktor kunci keberhasilan penggemukan, tanpa bibit yang bagus usaha penggemukan yang kita jalani berbulan – bulan akan menghasilkan keuntungan yang sedikit. Sedangkan untuk pemilihan bibit yang akan di gunakan untuk beternak sapi limosin unggul pada intinya juga sama.

1. Pilihlah yang berkelamin jantan karena lebih cepat tumbuh dan bobotnya saat dewasa bisa mencapai 2 kali lipat dari betinanya, sehingga daging lebih banyak dan lebih mahal. Tapi kalau mau pelihara untuk di kembang biakan bisa di beli jantan dan betinanya.

2. Perhatikan proporsi badannya, pilihlah yang ukuran kepalanya lebih besar tapi seimbang dengan tubuhnya.

3. Pilihlah yang lehernya besar, tebal, kuat dan bergelambir. Bentuk ekor yang pendek dan gepeng serta tanduk yang bersih.

4. Perhatikan pula moncong atau hidungya, sapi yang berkualitas baik memiliki moncong yang berwarna hitam mengkilat dan selalu menjorok ke depan serta terkadang mengeluarkan lendir.

5. Perhatikan pantatnya, harus bersih tidak terdapat kotoran yang mencirikan sistem pencernaannya sehat. Bentuk pantat yang besar dan lebar

6. Perut dan tulang rusuk sapi limosin sebaiknya dipilih yang tidak melengkung ke dalam, karena itu artinya sapi terlihat seperti kurang berisi.

7. Matanya cerah dan terlihat terang. Kulitnya bersih dan mengkilat, bisa menjadi pertanda si sapi dalam kondisi yang sehat.

8. Sapi limosin jantan memiliki 2 testis dan yang betina memiliki 4 buang puting.

9. Kaki sapi limosin terlihat normal dan tidak cacat (tidak pincang).

10. Tulang bagian punggung harus datar atau sejajar, tidak boleh bengkok atau melengkung.

Untuk menjamin keaslian dari sapi limosin, mintalah jaminan sertifikat yang menyatakan asal usul sapi yang mau kita pelihara. Karena setiap garis keturunan dari sapi ini punya nilai tersendiri, ada sapi hasil kawin campuran dan ada sapi yang murni keturunan jenis limosin. Jangan sepelekan masalah ini karena saat sapi bertumbuh besar, barulah bisa terlihat keaslian jenisnya. Selain itu, sertifikat sangat di rekomendasikan bagi kamu yang memang sangat berniat untuk membuka usaha jual – beli sapi limosin agar pelanggan percaya dan respek dengan sapi limosin yang kamu jual.

Perawatan

Secara rutin potonglah kuku sapi, karena pada kondisi tertentu kuku sapi yang terlalu panjang bisa membuat sapi tidak nyaman dan menyebabkan kakinya sakit. Kalau mau menggembalakannya sebaiknya sapi di ikat di tiang atau tempat tambatan, serta pilihlah tempat yang lapang dan rumput tumbuh subur untuk makan sapi limosin anda. Sebaiknya sapi di gembalakan pada waktu yang tepat, saat siang atau sore hari. Jika pagi hari, rumputan yang jadi pakannya masih basah karena embun dan ini bisa membuat si sapi kembung atau diare. Mandikan sapi setiap hari untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sapi limosin.

Sapi juga perlu di berikan obat cacing, vaksin dan antibiotik agar sehat, bugar dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Walaupun sapi limosin adalah jenis sapi yang tahan terhadap penyakit tetapi obat cacing, vaksin serta antibiotik tetap bisa di berikan.

Masa Panen dan Perkembangbiakkan

Sapi limosin sudah bisa di panen atau di jual jika beratnya sudah mencapai 400 – 500 kg. Sebagai sapi yang pertumbuhan dan perkembangannya cepat, maka sudah bisa di panen setelah 100 hari, itu apabila di lakukan pemeliharaan dengan baik dan benar. Ada juga yang memeliharanya sampai beratnya mencapai 1 ton lebih, butuh waktu sekitar 2 tahunan untuk memeliharanya. Pemeliharaan yang berlangsung lama bertujuan untuk membesarkan dagingnya sehingga harga jualnya pun semakin tinggi dan keuntungan yang di peroleh semakin besar pula. ( baca: Metode umum beternak sapi, dapatkan anakan berkualitas )

sapi limousin

sapi limousin

Jika kita membeli bibitannya lengkap jantan dan betina, sebaiknya yang di jual atau yang di potong adalah limosin yang berkelamin jantan karena bobotnya lebih besar sehingga harga jualnya lebih tinggi. Sedangkan yang berkelamin betina kita pelihara kembali untuk berkembang biak dengan penjadwalan secara berkala untuk di lakukannya inseminasi buatan. Biasanya inseminasi buatan di lakukan setiap 3 bulan setelah si sapi betina melahirkan, sedangkan masa kehamilannya kurang lebih 9 bulan. Dalam setiap kelahiran, bisa menghasilkan 1 – 2 ekor anak sapi. Sehingga setiap jangka waktu tertentu, akan selalu ada sapi – sapi baru yang di lahirkan.

Harga

Harga sapi Limosin masih di taraf yang cukup tinggi tapi sebanding dengan kualitas dan jumlah daging yang di hasilkan. Umumnya harga jual sapi limosin sekitar dua kali lipat dari harga sapi pedaging biasa dan menjelang hari raya seperti sekarang ini harganya bisa mencapai 3 kali lipatnya. Harga yang seekor sapi limosin bisa di pakai untuk membeli beberapa ekor sapi Jawa.

Harga sapi limosin bisa berubah sewaktu – waktu dan berbeda di setiap daerah. Berikut adalah harga sapi limosin terbaru, untuk tahun 2016.

Harga bakalan sapi limosin usia 4 bulan saja sudah di jual berkisar 15 jutaan.

Usia 5 – 6 bulan dengan bobot sekitar 400 kg di jual berkisar 23 jutaan.

Usia 6 – 8 bulan dengan bobot sekitar 600 kg di jual berkisar 40 jutaan.

Usia 8 – 10 bulan dengan bobot sekitar 800 kg di jual berkisar 65 jutaan.

Sedangkan untuk sapi limosin 1 – 2 tahun yang berbobot 1 ton lebih harganya bisa di atas 100 juta.

Harga tertinggi sapi limousin dapat kalian lihat disini

Sungguh fantastis bukan untung yang bisa kamu dapat kalau memelihara bibitannya yang di beli seharga 15 jutaan kemudian di kembang biakkan menjadi sapi dewasa yang seberat 1 ton dan di jual dengan harga 100 juta ke atas.

Oleh sebab itu tidak jarang peternak sapi limosin yang berhasil dengan usaha ternaknya, sebab selisih antara harga beli bibit dan harga jualnya lumayan besar. Sehingga keuntungan yang di dapat lumayan besar juga. Kalau sudah punya usaha ternak sapi yang besar, pasti keuntungan yang di miliki jauh lebih besar lagi.

Okdogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *