Bahaya Bulu Kucing Untuk Manusia Terutama Wanita

Bahaya Bulu Kucing Untuk Manusia Terutama Wanita

Memiliki kucing di rumah sendiri memang sangat menyenangkan, apalagi terkadang kucing dapat memberikan perasaan menyenangkan pada saat mereka bertingkah lucu dan menggemaskan.

Akan tetapi dalam kehidupan sendiri kucing juga dapat memberikan berbagai macam permasalahan kesehatan bagi manusia. Hal ini sendiri disebabkan oleh berbagai macam hal yang memang sangat perlu untuk dipahami.

Memelihara kucing harus dapat menyadari bahwa aspek kesehatan dari kucing tersebut agar dapat membuat kucing beserta owner akan terus sehat.

Kucing merupakan salah satu hewan mamalia yang mempunyai bulu yang sangat halus dan juga nyaman pada saat Anda mengelusnya, akan tetapi ternyata bulu kucing ini sendiri dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan pada manusia.

Bahaya bulu kucing sendiri tidak hanya memberikan penyakit yang ringan akan tetapi juga dapat menimbulkan masalah yang sangat serius. Maka dari itu sebagai pecinta kucing ada baiknya untuk memahami bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan oleh bulu kucing dan juga bagaimana cara menghindarinya.

Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Manusia

Memahami aspek kesehatan pada saat memelihara kucing sendiri sangatlah penting, di mana hal ini akan membuat Anda sebagai pecinta kucing akan terjaga kesehatannya pada saat memilihara kucing.

Di bawah ini akan dijelaskan bahaya bulu kucing yang dapat ditimbulkan jika Anda lalai merawat kucing dengan baik. Berikut ini adalah bahayanya :

Penyakit Cakar Kucing

Mungkin Anda bingung mengapa ini menjadi salah satu bahaya bulu kucing. penyakit cakar kucing sendiri sebenarnya disebabkan oleh bakteri Bartonella Henselae yang dapat berpindah melalui gigitan atau cakaran kucing.

Di mana bakteri ini sendiri juga dapat menempel pada bulu kucing, terlebih lagi kucing sering menggaruk dan mengigit bagian tubuhnya.

Jika Anda mengelus bulu kucing yang sudah terkena bakteri ini dan mengusap mata Anda, maka dapat dikatakan bakteri akan masuk ke dalam tubuh.

Ciri-ciri penyakit ini sendiri adalah akan timbul benjolan kecil pada hari ke 10 dari bakteri masuk ke dalam tubuh lalu akan diikuti dengan gejala mual, muntah, demam dan radang.

Akan tetapi jika Anda memiliki daya tahan tubuh yang kuat, penyakit ini tidak akan menimbulkan masalah yang serius.

Ringworm

Ringworm atau biasa dikenal dengan penyakit kurap ini sendiri dapat disebabkan oleh bulu kucing. Ringworm ini sendiri dapat menyerang kulit dan menyebabkan gatal dan juga kulit menjadi bersisik serta kering.

Bentuk dari luka yang disebabkan sendiri akan bulat-bulat dan terlihat memerah. Ringworm ini sendiri dapat menular dengan sangat cepat apabila Anda tidak mengatasinya dengan tepat. ( Baca : cara mengobati penyakit kulit kucing )

Baca juga  Cara umum mengawinkan kucing agar beranak-pinak

Tokso, bahaya untuk ibu hamil

Salah satu penyakit yang dapat menyerang manusia dari bahaya bulu kucing dan dapat dikatakan berbahaya adalah Tokso atau Toksoplasmosis yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Toksoplasma gondii yang terdapat pada feses atau kotoran kucing.

Bakteri ini dapat berkembang dengan sangat baik pada tubuh kucing dan akan keluar melalui kotoran kucing setelah 2- 3 minggu kucing terinfeksi. Pada saat mengeluarkan kotoran ini sendiri secara langsung kucing akan menjilati untuk membersihkan bagian tubuhnya dan akan menempel pada bulu.

Bulu kucing yang sudah terkena jilatan ini akan dapat berpindah pada tubuh manusia yang sudah membelainya. Sangat disarankan bagi ibu hamil untuk dapat menjaga jarak dengan kucing yang belum tentu terjamin kesehatannya.

Karena apabila kucing terinfeksi tokso ini dan masuk ke tubuh seorang ibu hamil akan menyebabkan bayi dalam kandungan akan terlahir cacat.

Toksoplasma sendiri juga dipercaya menjadi salah satu sebab kemandulan bagi wanita, tapi apakah benar? Hal ini sendiri dapat dikatakan salah satu presepsi yang salah, mengapa demikian? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tokso menular bukan karena bulu kucing, akan tetapi jika bersentuhan secara tidak sengaja dengan kotoran kucing yang terinfeksi bakteri yang satu ini.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk dapat terhindar dari penyakit tokso, di mana hal yang paling utama adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan juga kucing Anda. Jangan biarkan kandang dalam keadaan kotor, termasuk tempat makan dan minum kucing.

Alergi

Alergi juga dapat disebabkan karena bahaya bulu kucing. Akan tetapi bulu kucing sendiri bukan sebagai penyebab utama alergi ini. Alergi ini sendiri dapat disebabkan oleh serpihan kulit, ludah atau liur kucing, dan juga urine.

alergi bulu kucing

Sehingga pada saat kucing menjilat tubuhnya, maka akan dengan otomatis menularkan reaksi alergi pada saat Anda menyentuh atau mengelus bulu kucing tersebut.

Reaksi alergi ini sendiri biasanya akan menimbulkan rintis alergi yang menyerupai seperti gejala flu. Reaksi yang ditimbulkan adalah bersin-bersin, mata gatal, pilek, dan peradangan pada sinus. Selain itu, bulu kucing sendiri dapat menimbulkan asma akibat dari reaksi alergi ini sendiri.

Gangguan Pengelihatan

Bakteri yang ada pada bulu kucing seperti toksoplasama sendiri akan sangat berbahaya jika masuk ke dalam mata.

Hal ini disebabkan kucing yang terinfeksi akan menjilat atau menggaruk tubuhnya dan membuat bakteri menempel pada bulu, di mana pada saat Anda mengusap kucing dan bulunya terlepas lalu masuk ke dalam mata akan membuat penglihatan terganggu.

instagram okdogi

Parasit toksoplasma ini sendiri akan sangat cepat sekali menyebar ke dalam mata dan akan membuat jaringan kornea rusak dan membuat penglihatan mengabur. ( Baca : cara mengobati penyakit mata kucing )

Baca juga  Pilihan Makanan TERBAIK untuk Kucing + Harga Terbaru

Radang Paru-Paru

Penyakit ini sendiri sekali lagi juga disebabkan oleh toksoplasma. Toksoplasma yang menempel pada bulu ini akan dapat masuk ke dalam sistem pernafasan dan merusak paru-paru hingga muncul radang.

Sistem eksresi akan berkurang secara otomatis dan dapat membuat oksigen yang masuk ke dalam tubuh terhambat dan membuat paru-paru juga dalam keadaan yang tidak stabil.

Pembesaran Hati

Toksoplasma sendiri memang sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Parasit ini jika masuk ke dalam jaringan tubuh dan menginfeksi hati akan menyebabkan pembesaran hati.

Hati sendiri merupakan sebuah organ penting dalam pembentukan hemoglobin. Hati juga berfungsi untuk menyaring darah dan membersihkan racun dalam darah, di mana jika fungsi hati ini terganggu akan menjadikan tubuh rentan dengan berbagai macam penyakit dan juga kegagalan fungsi hati.

Apabila kegagalan fungi hati ini terjadi maka akan menyebabkan pembengkakan pada sistem tersebut dan membuat pembesaran hati tidak dapat terelakan lagi.

Asma

Penyakit selanjutnya yang dapat menyerang manusia karena bulu kucing adalah asma.

Bagi Anda yang memang memiliki penyakit ini lebih baik selalu menjaga jarak, karena bulu kucing ini dapat dengan mudah rontoh dan masuk ke dalam jaringan pernafasan.

Jika memang ingin memelihara kucing, disarankan untuk dapat menggunakan proteksi seperti masker dan juga sarung tangan agar dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan bulu kucing ini.

Cara Menghindari Bahaya Dari Bulu Kucing

Setelah memahami bahaya bulu kucing yang disebabkan oleh berbagai macam hal ini sendiri, bukan berarti Anda tidak dapat memelihara kucing di rumah.

Ada banyak sekali cara pencegahan agar Anda dapat dengan aman memelihara kucing tanpa harus mendapatkan penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing ini sendiri. Berikut ini adalah cara menghindari bahaya kucing yang harus diperhatikan :

Memberi Makanan Yang Sehat

Untuk dapat menghindari bahaya bulu kucing yang pertama adalah dengan memberikan kucing kesayanga Anda makanan yang sehat dan juga memiliki nutrisi yang lengkap.

Makanan yang sehat ini sendiri bisa didapatkan dengan cara membuat pakan kucing sendiri atau dengan membeli pakan kucing yang sudah disediakan di pet shop terdekat. Dengan memberikan pakan yang sehat otomatis kucing juga akan ikut sehat. ( baca : bingung pilih makanan kucing? baca artikel ini )

Memandikan Kucing

memandikan kucing
memandikan kucing

Memandikan kucing sendiri juga dapat menghindari berbagai macam masalah penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing.

Dengan memandikan kucing akan membuat peliharaan kesayangan Anda terbebas dari bakteri, kutu, jamur dan juga parasit. Anda dapat memandikan secara rutin kucing sekitar 1 minggu sekali dengan menggunakan shampo khusus untuk kucing.

Vaksin

Seperti yang diketahui banyak sekali penyakit berbahaya yang dapat menyerang kucing, di mana jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat akan membahayakan nyawa mereka.

Baca juga  4 Jenis Kucing Peranakan Persia

Untuk dapat mencegah penyakit dalam kucing ini sendiri, Anda memerlukan vaksin. Vaksin merupakan salah satu tindakan pencegahan yang dapat mencegah penyebaran berbagai macam virus berbahaya dalam tubuh kucing dan juga yang dapat menular ke manusia.

Anda dapat memberikan vaksin pada saat umur kucing 3 bulan hingga 6 bulan dan dapat diulangi selama setahun sekali. Dengan pemberian vaksin ini sendiri juga dapat mencegah bahaya bulu kucing yang sering kali menular ke manusia.

Sediakan Toilet Khusus Kucing

Hal selanjutnya yang perlu sekali untuk dilakukan adalah dengan menyediakan tempat khusus untuk kucing buang air besar maupun buang air kecil.

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian bahaya dari bulu kucing yang sebagian besar disebabkan oleh kotoran kucing, tentu saja dengan menyediakan tempat khusus untuk mereka akan mengurangi penyebaran virus dan juga bakteri yang berbahaya. Selain itu juga dapat membantu kondisi rumah tetap dalam keadaan yang bersih.

Konsultasi Dokter Hewan

Tidak ada salahnya Anda terus melakukan konsultasi dengan dokter hewan perihal kesehatan kucing kesayangan Anda.

Dengan melakukan tindakan ini sendiri akan dapat membantu proses pencegahan penyakit kucing yang dapat menular ke manusia. Selain itu sendiri Anda juga dapat memantau kesehatan kucing dan juga tetap menjaga kesehatan hewan peliharaan Anda serta menjaga kesehatan orang yang ada di rumah.

Usahakan Kucing Bermain Ditempatnya

tempat kucing bermain
tempat kucing bermain

Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan membuat kucing untuk tidak main di ranjang atau di selimut.

Hal ini sendiri dikarenakan bulu kucing sangat mudah rontok dan menempel pada tempat tidur dan juga sprei Anda. Tentu saja hal ini tidak perlu dikhawatirkan apabila Anda tetap menjaga kebersihan kucing dan juga lingkungan agar tidak ada parasit toksoplasma yang dapat menyerang Anda.

Kebersihan Tubuh

Hal selanjutnya yang paling penting adalah dengan menjaga kebersihan tubuh Anda. Sangat disarankan untuk Anda mencuci tangan setelah mengusap atau memengang kucing.

Kegiatan ini sendiri harus dilakukan agar dapat membuat tubuh terbebas dari parasit tokso atau parasit yang lain yang ada pada tubuh kucing. bersihkan tangan dan juga anggota tubuh lain secara teratur dan juga menggunakan antiseptic sebagai salah satu bahan yang dipercaya dapat mengurangi resiko kuman dan bakteri menempel.

Kunjungi

instagram okdogi

Leave a Comment