6 Jenis Binatang Pemakan Semut dan Rayap Unik

6 Jenis Binatang Pemakan Semut dan Rayap Unik

Sekilas, bila kita lihat fisik binatang pemakan semut tampak seperti binatang yang lemah. Moncong mulutnya lancip, penglihatannya buruk, lidah yang panjang, dan tidak memiliki gigi.

Pemakan semut merupakan bintang pemakan serangga dan bukan termasuk hewan predator.

Binatang ini tergolong penyendiri dan sering menghindari kontak langsung dengan manusia.

Saat ini, habitat binatang ini menyusut, karena penebangan hutan secara liar dan alih fungsi lahan hutan.

Binatang pemakan semut akan menyerang bila merasa terdesak, hasil penelitian jurnal Wilderness and Enviromental Medicine tahun 2014 menunjukkan bahwa pemakan semut menyerang manusia ketika merasa terancam. 

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai jenis binatang pemakan semut, setelah itu kita akan mengetahui kebiasaan umum dan makanan pemakan semut.

Jenis Binatang Pemakan Semut dan Rayap

Silky anteater

Silky anteater atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai pemakan semut sutera, merupakan jenis pemakan semut yang memiliki jangka hidup terpendek dan memiliki wajah proporsional lebih pendek serta tengkorak lebih besar dari spesies lain.

silky anteater
silky anteater

Silky Anteater dapat ditemui di Oaxaca dan Veracruz Selatan di Meksiko melalui Amerika Tengah.

Jenis spesies ini juga ditemukan di pulau Trinidad.

Mereka hidup pada hutan bakau dan hutan hujan tropis di ketinggian 1.500 m dari permukaan laut.

Silky anteater merupakan binatang nocturnal dan arboreal (hidup di pohon).

Mereka dapat berpindah-pindah ke tempat yang berbeda tanpa perlu turun dari pohon.

Jenis pemakan semut ini merupakan binatang yang bergerak lambat dan memakan semut dengan jumlah antara 700 hingga 5000 sehari.

Terkadang mereka memakan serangga lain, seperti rayap dan kumbang kecil.

Mereka merupakan bintang soliter yang mereproduksi 1 anak sampai 2 anak dalam setahun.

Anak yang baru pertama kali dilahirkan sudah memiliki bulu yang mirip dengan Silky anteater dewasa.

Mereka baru bisa memakan makanan padat ketika umur mereka mencapai sepertiga dari umur Silky anteater dewasa.

Anak dari Silky anteater biasanya ditempatkan di dalam sarang yang terbentuk dari daun dan dibangun di lubang pohon.

Setiap 8 jam per malam anak tersebut berada pada sarang.

Giant anteater

Sama halnya dengan namanya, binatang pemakan semut jenis ini merupakan jenis yang paling besar diantara jenis binatang pemakan semut yang lainnya.

Jenis binatang pemakan semut ini memiliki ukuran tubuh yang besar, moncong yang memanjang, dan ekor yang lebat dan panjang.

giant anteater
giant anteater

Panjang tubuhnya bisa mencapai 217 cm.

Bila kita bayangkan, jika ia berdiri, maka tingginya bisa melebihi tinggi manusia dewasa pada umumnya.

Berat Giant anteater jantan sekitar 33 kg sampai 41 kg dan betina sekitar 27 kg sampai 39 kg.

Maka tidak heran bila Giant anteater dapat menyerang manusia apabila ia dalam kondisi terdesak.

Baca juga  Cara Ampuh Mengusir Semut, TERBUKTI BERHASIL!

Giant anteater merupakan perenang yang baik dan mampu bergerak melalui sungai yang lebar dan deras.

Mereka juga dapat memanjat ke gundukan pohon untuk mencari makan.

Giant anteater biasa tidur di semak belukar padat.

Binatang ini tidur dengan posisi meringkuk dengan ekornya yang berbulu lebat yang terlipat diatas tubuhnya.

Ekornya berfungsi untuk menghemat panas tubuh dan juga sebagai kamuflase dari predator.

Habitat Giant anteater dapat ditemukan di daerah hutan tropis di Amerika Tengah dan Selatan.

Southern Tamadua

Southern Tamadua (Tamandua tetradactyla) juga disebut pemakan semut berkerah yang berasal dari dari Amerika Selatan.

Mereka adalah hewan soliter, dapat ditemukan di banyak habitat, mulai dari hutan tropis hingga savana kering.

southern tamandua
southern tamandua

Mereka sama seperti jenis pemakan semut yang lainnya yaitu memakan semut, rayap, dan lebah.

Cakar depannya yang sangat kuat dapat digunakan untuk menghancurkan sarang semut atau untuk mempertahankan dirinya.

Mereka dapat berkomunikasi dengan mendesis dan melepaskan aroma tidak sedap dari kelenjar alat vital mereka.

Mereka menghabiskan banyak waktu mencari makan di pohon.

Sebuah penelitian di berbagai habitat di Venezuela menunjukkan spesies ini menghabiskan 13% hingga 64% waktunya di pohon.

Southern Tamadua sebagian besar aktif di malam hari, tetapi kadang-kadang aktif di siang hari.

Mereka bersarang di batang pohon berlubang.

Mereka hidup soliter dan terkadang berkelompok, menempati sarang yang rata-rata dari 100 hingga 375 ha, tergantung pada lingkungan setempat.

Southern Tamadua menggunakan lengannya yang kuat untuk membela diri.

Jika terancam di pohon, ia akan mencengkeram cabang dengan ujung belakang dan ekornya, membiarkan lengan dan cakarnya yang panjang dan melengkung bebas untuk bertempur.

Jika diserang di tanah, binatang ini melawan dengan dengan mencakar lengannya.

Otot-otot jari kaki dan adanya bantalan yang kuat di telapak tangan membuat jari kaki depan lebih memudahkan Southern Tamadua untuk memanjat pohon dibandingkan jenis pemakan semut yang lainnya seperti Giant anteater.

Jari kaki Southern Tamadua  memiliki cukup otot dan daya ungkit yang kuat yang memungkinkannya merobek kayu terbuka untuk mendapatkan semut di dalamnya.

Northern Tamadua

Tamandua utara adalah binatang pemakan semut yang berukuran sedang dengan ekor berbulu lebat, mata dan telinga kecil, dan moncong panjang.

Bulu jenis Northern Tamadua berwarna kuning pucat di sebagian besar tubuh, dengan bercak bulu hitam di sisi-sisi badan, punggung, dan bahu yang terlihat menyerupai rompi.

instagram okdogi
northern tamandua
northern tamandua

Mereka hidup di hutan tropis dan subtropis dari Meksiko Selatan, melalui Amerika Tengah, dan ke ujung Andes Utara.

Northern Tamadua sebagian besar aktif di malam hari, tetapi juga sering aktif di siang hari, dan mereka hanya menghabiskan sekitar 40% dari waktu mereka di pohon.

Mereka aktif selama sekitar delapan jam setiap hari dan menghabiskan sisa waktu berlindung di pohon berlubang.

Mereka adalah hewan soliter, menempati sarang dengan ukuran antara 25 dan 70 ha.

Baca juga  Cara Ampuh Mengusir Semut, TERBUKTI BERHASIL!

Jenis pemakan semut ini hidup dengan memakan semut dan rayap, tetapi mereka juga terkadang memakan buah dalam jumlah kecil.

Northern Tamadua dapat berkomunikasi satu sama lain dengan meninggalkan bekas aroma dari kelenjar aroma tubuh mereka.

Mereka menghindari membuat suara untuk terjauh dari serangan pemangsa.

Jika mereka terancam, mereka dapat menyangga diri dengan kaki dan ekor belakang mereka pada pohon atau batu dan menyerang dengan cakar mereka.

Giant Armadillo

Giant Armadillo atau lebih dikenal dalam bahasa Indonesia adalah Armadillo raksasa (Priodontes maximus).

Binatang ini juga dikenal dengan bahasa sehari-hari, yaitu tatou, ocarro, tatu-canastra atau tatú carreta.

giant armadillo
giant armadillo

Ia adalah spesies armadillo terbesar yang hidup (meskipun kerabat mereka yang punah, glyptodonts, jauh lebih besar).

Mereka hidup di Amerika Selatan, hingga Argentina Utara.

Spesies ini dianggap rentan terhadap kepunahan, sehingga kita wajib menjaga dan melestarikan spesies ini.

Armadillo raksasa lebih memilih untuk memakan rayap dan beberapa semut sebagai mangsa, dan serta sering memakan seluruh populasi rayap pada gundukan.

Armadillo juga diketahui memangsa cacing, larva, dan makhluk yang lebih besar, seperti laba-laba dan ular, serta tanaman.

Armadillo raksasa hidup secara berkelompok atau soliter dan bersifat nokturnal atau aktif pada malam hari.

Spesies ini sering menghabiskan waktu di liang tanah untuk bersembunyi dan melarikan diri dari predator, karena Armadillo raksasa tidak dapat sepenuhnya menggulung menjadi bola pelindung.

Armadillo raksasa menggunakan cakar depan yang besar untuk menggali mangsa dan merobek gundukan rayap yang terbuka.

Armadillo raksasa digolongkan sebagai binatang yang terancam punah dalam Daftar Merah Serikat Konservasi Dunia pada tahun 2002, dan terdaftar di Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar sebagai binatang yang wajib dilindungi.

Sayangnya, perburuan Armadillo raksasa dan penjualan di pasar gelap terus terjadi di seluruh dunia, salah satunya di Brazil.

Tindakan konservasi diperlukan untuk mencegah penurunan lebih lanjut dari spesies ini.

Aadrvark

Ini merupakan spesias pemakan semut lain, yang di indonesia banyak dikenal sebagai babi tanah atau beruang semut.

Di negara aslinya afrika, Aadrvark memang dikenal mirip seperti babi yang sering menggali tanah.

aadrvark
aadrvark

Seekor aadrvark dapat menggali tanah dengan cepat dan bisa memakan 50.000 serangga termasuk semut hanya dalam semalam.

Mereka dapat menelan semua mangsanya tanpa harus mengunyah, mereka mendapatkan banyak semut yang menempel di mulutnya yang lengket.

Sebagai binatang noktural, Aadrvark akan memburu semut pada malam hari, mereka akan mencari tumpukan pasir yang sering terdapat banyak semut.

Kebiasaan

Pada umumnya pemakan semut sebagain besar merupakan mamalia yang hidup secara berkelompok namun banyak juga yang soliter.

Mereka biasanya mempertahankan wilayah mulai dari 2,6 sampai 3,9 km2.

Pemakan semut biasanya tidak memasuki wilayah pemakan semut yang lain dari jenis kelamin yang sama, tetapi pemakan semut jantan sering memasuki wilayah pemakan semut betina.

Baca juga  Cara Ampuh Mengusir Semut, TERBUKTI BERHASIL!

Ketika terjadi perebutan kekuasaan teritorial atau wilayah, mereka akan bersuara, memukul, dan bahkan sampai mengejar lawan mereka.

Pemakan semut memiliki penglihatan yang buruk tetapi memiliki indra penciuman yang baik.

Sebagian besar spesies mengandalkan indra pendengaran dan penciumannya untuk mencari makan, memberi makan kepada keturunannya, dan bertahan hidup.

Pemakan semut merupakan mamalia yang memiliki suhu tubuh berfluktuasi antara 33 sampai 36oC.

Asupan energi harian pemakan semut sedikit lebih besar daripada kebutuhan energi untuk aktivitas sehari-hari.

Pemakan semut mampu mengatur suhu tubuh mereka, sehingga mereka tetap dingin selama periode istirahat dan tetap hangat saat mencari makanan.

Makanan

Pemakan semut umumnya memakan serangga kecil, namun masing-masing jenis pemakan semut memiliki preferensi serangga tersendiri.

Misalnya jenis pemakan semut bertubuh kecil mengkhususkan untuk memakan serangga arboreal yang hidup di cabang-cabang kecil.

Sementara jenis pemakan semut bertubuh besar dapat menembus penutup keras sarang semut terestrial yang besar.

Pemakan semut menjilati semut dan rayap dalam jumlah besar dan secepat mungkin.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari gigitan dan sengatan dari semut dan rayap.

Lidah pemakan semut didesain khusus untuk menangkap serangga dalam ruang yang sangat kecil.

Lidah pemakan semut ditutupi dengan ribuan kait kecil yang disebut dengan filform papillae yang digunakan untuk menahan serangga bersama dengan air liur dalam jumlah yang besar.

Lidahnya melekat pada tulang dada dan bergerak sangat cepat, hingga mencapai 150 kali per menit.

Kemampuan gerakan lidah pemakan semut lebih unggul hampir 10 kali lipat dengan kemampuan gerakan lidah manusia.

Pemakan semut biasanya menghabiskan sekitar 1 menit untuk memangsa semut di satu sarang sebelum pindah ke sarang semut yang lain.

Pemakan semut harus mengunjungi hingga 200 sarang semut per hari untuk mengkonsumsi ribuan semut yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan kalorinya.

Itulah informasi terkait jenis binatang pemakan semut yang bisa kita bahas.

Sekarang kita menjadi lebih tahu mengenai hewan-hewan unik tersebut.

Oleh karena itu, kita berkewajiban untuk turut serta menjaga kelestarian spesies-spesies tersebut dan mungkin ada juga yang lainnya, tetapi belum disebutkan.

Jika memang ada yang belum disebutkan, maka jangan sungkan untuk memberi tahu kami di kolom komentar.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment