Cara Sukses Budidaya Ikan Gabus, JAMIN BERHASIL!

Cara Sukses Budidaya Ikan Gabus, JAMIN BERHASIL!

Jenis ikan tawar satu ini banyak diminati oleh masyarakat, karena selain rasa dagingnya lezat dan lembut saat dimasak, ikan gabus juga memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan sehingga prospeknya di pasaran tidak pernah menurun.

Menu ikan gabus juga banyak disajikan sebagai makanan pilihan oleh bisnis atau usaha kuliner.

Dari situ pun bisa dilihat betapa menguntungkannya jika Anda bisa membudidayakan ikan gabus dan memanennya.

Cara Budidaya Ikan Gabus

Hasilnya memang menguntungkan, mengingat permintaan ikan gabus yang tidak pernah turun dan harganya pun terbilang mahal jika dijual di pasaran.

Oleh karena itu, inilah alasan sebagian besar pihak ingin membuka peluang usaha budidaya ikan gabus.

Apabila Anda telah melihat prospek yang menguntungkan dari hasil ternak jenis ikan tawar tersebut, sebaiknya perlu memperhatikan dengan baik tentang cara budidaya ikan gabus agar bisa menghasilkan kualitas panen unggulan.

Terutama jika Anda seorang pemula, maka sebaiknya cermatilah langkah-langkah cara budidaya ikan gabus berikut ini

Penentuan Lokasi

Hal penting yang sangat berpengaruh pada hasil panen yang baik adalah media yang Anda gunakan untuk beternak ikan gabus.

Anda harus bisa membuat kolam yang mirip seperti habitat aslinya agar ikan tidak stress atau berperilaku ganas kepada ikan lainnya yang membuat panen menjadi gagal.

Habitat utama ikan gabus adalah air tawar sehingga Anda bisa membuat media yang tidak terlalu sulit.

Ada beberapa pilihan media yang biasa digunakan oleh para peternak berpengalaman sukses, antara lain seperti kolam terpal, kolam tanah, dan kolam beton.

Sebaiknya saat membuat media, sesuaikan dengan kondisi lokasinya.

Kolam Terpal

kolam terpal gabus

Jika lokasi tempat tinggal Anda padat penduduk, tersedia sedikit air, dan tersedia sedikit lahan, maka gunakan kolam terpal.

Dengan kolam tersebut Anda bisa menjaga kebersihan lebih mudah, serta melakukan proses panen juga lebih praktis.

Agar suhu air kolam di media terpal bisa sesuai dengan ikan gabus sebaiknya berikan alas sekam di dasar kolam.

Kolam Tanah

kolam tanah untuk gabus
kolam tanah untuk gabus

Sementara jika Anda memiliki lahan yang cukup luas, tersedia banyak tanah lapang yang memungkinkan untuk menampung air, serta jika Anda tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan air maka gunakanlah media yang terbuat dari tanah.

Jika Anda menggunakan media tersebut, ikan gabus bisa mendapatkan pakan alami dari alam sehingga hasilnya pun lebih sehat.

Namun, Anda perlu melakukan perawatan dan pemeliharaan dengan baik agar ikan gabus tidak terserang penyakit.

Kolam Beton

kolam beton
kolam beton

Selanjutnya Anda juga bisa menggunakan media kolam beton, dengan ini Anda bisa melakukan pembersihan kolam dalam waktu yang lebih longgar, karena area ini tidak mudah kotor, ikan pun bisa lebih aman dari serangan penyakit.

Pastinya, sediakan masing-masing dua kolam untuk melakukan satu kali proses pembenihan.

Pemilihan Bibit Indukan Unggulan

Setelah Anda memilih lokasi dan membuat media yang tepat untuk budidaya ikan gabus, maka selanjutnya pilihlah bibit indukan yang berkualitas.

Anda perlu memahami perbedaan ikan gabus dengan jenis kelamin jantan atau betina.

Jangan sampai Anda memilih seekor ikan gabus yang memiliki jenis kelamin ganda, karena tidak akan bisa untuk menghasilkan telur ataupun membuahi.

Pilihlah ikan gabus jantan dengan ciri kepala oval, memiliki warna tubuh lebih gelap, namun terdapat sedikit warna kontras terang, serta lubang genital berwarna merah.

bibit ikan gabus

Sementara induk betina memiliki bentuk kepala lebih bulat beserta perutnya, kemudian lubang genitalnya memiliki tekstur lembek, dan jika ditekan perutnya maka telur akan keluar.

Pilih kedua jenis ikan gabus yang sehat, tidak menunjukkan ciri cacat atau sedang terkena penyakit.

Bentuk mata ikan segar, kemudian tidak terdapat guratan corak warna yang menunjukkan sebuah penyakit.

Misalnya saja terkena jamur yang menyebabkan warna sisiknya memiliki bintik-bintik putih, dan sebagainya.

Tahap Pemijahan Serta Penetasan Telur Ikan Gabus

Tentukan jumlah bibit indukan yang akan dibudidayakan, setelah itu Anda bisa segera melakukan pemijahan.

Siapkan Media Kolam Ikan Gabus : Siapkan media kolam yang akan digunakan sebagai habitat untuk pemijahan, setidaknya kolam tersebut telah terisi air setinggi 50 cm. Kemudian masukkan beberapa bibit indukan, sekitar 30 atau 20 indukan di dalam satu kolam.

Pastikan Kolam Ikan Gabus Bersih : Biarkan ikan-ikan tersebut di dalam kolam selama kurang lebih 4 hari, lalu pastikan bahwa kondisi air kolam dalam keadaan bersih.

Agar Anda bisa menjaminnya dengan baik, sediakan selang atau pipa untuk menjaga air kolam agar tetap mengalir. Dalam waktu tersebut, ikan gabus biasanya bisa menghasilkan telur sebanyak 11.000 butir.

Beri Tanaman Air dalam Kolam : Untuk melindungi air kolam agar suhu dan kebersihannya terjaga, Anda juga bisa memberikan tanaman air seperti eceng gondok atau teratai ke dalam kolam.

Tanaman pada air kolam juga sangat bermanfaat sebagai media yang bisa dijadikan anakan ikan gabus untuk bersembunyi agar tidak dimangsa oleh induknya sendiri.

instagram okdogi

Atau Anda bisa membuat kolam dengan bentuk yang miring, bisa juga dengan menyediakan lubang kecil di kolam khusus untuk anakan ikan gabus yang bersembunyi.

Tunggu Hingga Telur Ikan Gabus Menetas : Lihatlah pada permukaan kolam, biasanya telur akan berkumpul dan mengambang di permukaan, terutama di bagian pojok kolam.

Tunggu hingga telur-telur tersebut menetas, waktunya pun cukup singkat hanya berlangsung dalam waktu sehari saja. Upayakan bahwa suhu air kolam yakni 28 derajat celcius.

Setelah telur menetas, biarkan selama 2 hari karena anakan ikan gabus tersebut telah memiliki cadangan makanan sendiri.

Perawatan Larva Ikan Gabus

Saat berusia 2 hari, burayak atau larva ikan gabus harus diberi pakan yang berkualitas agar ikan-ikan tersebut bisa tumbuh dan berkembang dalam waktu yang singkat.

Pilih pakan berkualitas seperti artemia. Berikan secara rutin, yakni dalam waktu 3x sehari hingga larva berusia 5 hari.

Ketika usia larva 5 hari, Anda harus menambah pakannya yang berkualitas. Anda masih bisa memberikan artemia, namun berikan juga pakan tambahan misalnya Daphina.

Pada saat inilah Anda harus rutin menjaga kebersihan air kolam dengan menggantinya, kemudian memastikan sirkulasi terjaga dengan baik.

Penebaran Benih Ikan Gabus

Jika benih ikan gabus telah berusia selama 2 minggu, sebaiknya pindahkan anakan ikan gabus tersebut ke kolam yang baru karena ukurannya tersebut sangat berpotensi untuk dimangsa oleh induknya sendiri mengingat jenis mereka tergolong sebagai predator.

Anda juga tidak boleh mengaliri kolam dengan air selama seminggu sebelum benih anakan ikan gabus dipindah.

Pastikan bahwa saat Anda melakukan pemindahan benih di pagi hari, dan Anda tidak boleh memberikan pakan sebelum memindah.

Begitupun ketika benih telah dipindahkan ke kolam yang kosong, Anda tidak boleh memberikan pakan selama dua hari, setelah itu Anda kemudian bisa memberinya pakan berupa pellet sebanyak 2 kg. Berikan secara rutin yakni 3x dalam sehari agar cepat tumbuh.

Tahap Lanjutan

Belum selesai, ada langkah lain yang mesti Anda ketahui juga.

Tahap lanjutan budidaya ikan gabus selanjutnya agar hasil panen melimpah adalah sebagai berikut:

Pemberian Pakan

Selain artemia atau Daphina yang dijadikan sebagai pakan khusus bagi benih anakan ikan gabus.

Saat tumbuh di usia 2 minggu Anda bisa menggantinya dengan pelet, serta memberikan beberapa pakan tambahan, seperti anak rayap, sisa ikan teri atau ampas daging.

Selain itu, Anda juga bisa meracik pakan alami sendiri yang terbuat dari sisa sayuran.

Atau dengan mencampurkan beberapa bahan seperti bekatul, ikan teri, jagung, dan ampas tahu. Anda perlu merebus seluruh bahan tersebut dan membuatnya tercampur rata menjadi satu.

Setelah digiling, Anda bisa mengeringkan pakan terlebih dahulu dengan menjamernya.

Setelah kering tebarkan pakan ke dalam kolam. Anda harus menjamin bahwa pakan diberikan secara rutin, karena ikan gabus sangat berpotensi untuk memangsa sesamanya yang berukuran lebih kecil dan lemah.

keong sawah untuk ikan gabus
keong sawah untuk ikan gabus

Jika Anda tidak memperhatikan hal tersebut dan membiarkan sifat kanibal ikan gabus menjadi ganas, maka hasil panen tidak akan bisa maksimal.

Walaupun setelah besar bagus jika gabus diberikan makan bekicot, udang, keong sawah atau nasi aking.

Anda pun akan mengalami kerugian dengan tidak menghasilkan jumlah panen memuaskan.

Cara Pengendalian Hama Penyakit

Ikan gabus mudah diserang penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ataupun bakteri jika Anda tidak bisa merawat dan memeliharanya dengan benar.

Hama merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan kegagalan panen selain sifat kanibal dari ikan gabus itu sendiri.

Cara mengendalikan hama bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kolam, bisa juga dengan menambahkan tanaman yang fungsinya memperbaiki kadar air pada kolam.

Selain itu sebelum dilakukan proses pemijahan sebaiknya Anda juga perlu mengendapkan air yang diisi ke dalam kolam terlebih dahulu.

Lalu gantilah air kolam secara rutin untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang menimbulkan munculnya penyakit di dalam kolam.

Berikan pakan yang tidak mudah mengendap dan tidak memiliki kandungan berbahaya seperti pellet buatan yang dicampurkan dengan bahan kimia.

Berikan tambahan pakan alami dalam waktu yang rutin juga.

Masa Panen

Setelah pemberian pakan pada ikan gabus dilakukan secara rutin, maka Anda hanya perlu menunggu ikan selama beberapa minggu hingga tumbuh besar sambil tetap diberi pakan harian.

Anda bisa melakukan proses panen di tiap kolam dengan rentang waktu yang berbeda-beda tergantung dari usia dan capaian ukuran ikan gabus.

masa panen ikan gabus
masa panen ikan gabus

Anda juga bisa melakukan pensortiran selama sebulan sekali, dengan memilih dan memisahkan ikan-ikan gabus berukuran besar menggunakan jaring, kemudian memanennya.

Terus perhatikan keadaan dan ukuran ikan gabus karena ikan-ikan tersebut akan terus bersaing sesuai dengan ukurannya. Ini juga dilakukan sebagai tindakan untuk mencegah sifat kanibal pada ikan gabus.

Estimasi Keuntungan

Setelah Anda melakukan cara budidaya ikan gabus dengan tepat sesuai penjelasan pada beberapa poin di atas.

Selanjutnya Anda hanya perlu memasarkannya serta membangun jaringan yang luas dengan melihat potensi pasar yang tersedia.

Jika hasil panen budidaya ikan gabus milik Anda berkualitas, maka Anda bisa memasang harga lebih mahal untuk menjual ikan tersebut.

Biasanya ikan gabus akan dibandrol dengan harga sebesar 30 ribu hingga 40 ribu per ekornya, tergantung ukuran dan jenisnya. Bahkan ada beberapa jenis yang bisa menembus harga hingga 1.7 juta per ekor.

Oleh karena itu, ikuti dan terapkan caranya dengan baik agar hasilnya menguntungkan.

Bagaimana tertarik untuk mencoba budidaya ikan gabus. Pastikan Anda mengikuti langkah-langkah cara budidaya ikan gabus seperti yang sudah dijelaskan diatas ya.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment