Cara Kreatif Membuat Kandang Ayam Sendiri

Cara Kreatif Membuat Kandang Ayam Sendiri

Kandang memiliki peran sangat penting dalam pemeliharaan ayam, berikut ulasan singkat tentang cara membuat kandang ayam sendiri untuk lebih menghemat biaya pengeluaran.

Tentukan Desain Kandang Ayamnya

Model kandang sangat beragam, namun pada dasarnya bisa dikelompokan menjadi dua tipe dasar; tipe postal dan baterai.

Tipe postal

Tipe postal adalah jenis kandang di mana tidak ada sekat pemisah antara ayam satu dengan yang lain, biasanya cocok kita gunakan untuk anakan ayam yang belum dewasa atau untuk ayam hias.

Bentuk tipe postal juga macam-macam; bisa persegi, persegi panjang, atau bahkan lingkaran.

kandang ayam postal persegi
kandang ayam postal persegi

Untuk bentuk lingkaran seringnya digunakan untuk ayam hias (seperti ayam Bangkok), di mana hanya berupa anyaman bambu berbentuk lingkaran mengerucut ke atas dan bersifat portable (dapat dipindah /diangkat dengan mudah).

kandang ayam postal lingkaran
kandang ayam postal lingkaran

Tipe baterai

Kandang dengan sistem baterai terdapat sekat-sekat yang memisahkan ayam satu dengan yang lainnya, ukuran bisa sangat beragam dari mulai 2 meteran hingga bisa bertingkat dengan ukuran sebesar bangunan rumah manusia.

Tipe baterai ukuran kecil dan sedang dapat dibuat sendiri karena masih cukup sederhana untuk dikerjakan tanpa bantuan tukang.

Besar tiap sekat ruangan menyesuaikan dengan ukuran ayam yang hendak dipelihara dalam kandang tersebut.

Misal untuk ayam bangkok jantan, tentu ruang sekatan tersebut lebih besar karena ukuran ayam yang besar, setidaknya dibuat dengan ukuran 70x60x50 cm.

kandang ayam tipe baterai
kandang ayam tipe baterai

Untuk tipe baterai bertingkat, jangan lupa memperhitungkan ruang untuk menampung kotoran ayam.

Sedangkan model kandang yang tidak bertingkat, hal ini tidak perlu terlalu dipusingkan karena kotoran dapat langsung jatuh ke tanah dan mudah dibersihkan.

Hal lain yang perlu dipikirkan

Untuk ukuran kecil dan menengah, tipe kandang postal juga bisa dibuat tanpa lantai (hanya beralaskan tanah), terutama untuk penangkaran ayam kampung.

Lantai tanah yang alami mempunyai alasan tersendiri, biasanya agar ayam bisa lebih mudah menyesuaikan dengan kandang seperti di habitat aslinya.

Selain itu, lantai tanah dapat menyerap kotoran ayam lebih mudah (meskipun sebaiknya tetap dibersihkan secara berkala).

Bahkan sebagian orang sengaja menggemburkan tanah area kandang, dengan tujuan agar cacing bisa muncul di tanah tersebut sehingga dapat menjadi makanan gratis untuk ayam.

Baca juga  Ayo kenali ayam hutan yang mempesona

Biaya mungkin juga jadi pertimbangan, penggunaan lantai tanah lebih ngirit apalagi untuk ayam kampung yang di mana tidak cukup ekonomis jika pembuatan kandang memakan biaya yang tinggi.

Jadi kandang untuk ayam kampung hanya bertujuan untuk tempat berlindung ketika malam dan tidak kehujanan saat musim hujan tiba.

Namun untuk ayam tipe pedaging atau petelur, investasi pembuatan kandang dengan biaya lebih tinggi secara ekonomi masih layak dipertimbangkan agar siklus panen lebih cepat dan dengan hasil sesuai harapan.

Cara Membuat Kandang Ayam Sendiri

Sekali lagi, untuk model kandang yang rumit misal untuk peternakan dalam skala yang besar, sangat dianjurkan untuk langsung berkonsultasi dengan tukang yang sudah berpengalaman.

Hal ini penting karena kandang yang besar dan rumit harus dipersiapkan dengan cermat, mulai dari pemilihan bahan yang efektif (baik dari segi harga ataupun kualitasnya) hingga desain kandang yang paling tepat untuk menjawab kebutuhan Anda.

Sedangkan untuk kandang ayam yang sederhana, berikut beberapa langkah dasar yang bisa menjadi panduan kalian.

Persiapkan peralatan yang diperlukan

  1. Gergaji, digunakan untuk memotong balok kayu dan bambu.
  2. Paku reng (ukuran kecil) untuk memaku belahan bambu.
  3. Paku ukuran sedang (lebih besar dari pake reng), kita gunakan untuk memaku balok kayu untuk kerangka kandang.
  4. Alat ukur meteran.
  5. Pensil dengan ketebalan yang cukup jelas, kita gunakan untuk memberti tanda pada bahan yang hendak dipotong dengan gergaji agar seragam panjangnya.
  6. Peralatan pendukung seperti penggaris, palu pukul, amplas, dan sarung tangan.

Persiapkan bahan pembuatan kandang

instagram okdogi
  1. Balok kayu dengan jumlah secukupnya sesuai kebutuhan (tergantung desain dan besarnya kandang), minimal ukurannya 2  x 4 cm agar cukup kokoh.
  2. Bambu secukupnya, usahakan pilih yang sudah cukup tua agar daya tahannya lebih kuat ketika digunakan dalam jangka panjang.
  3. Ram kawat untuk material dinding kandang.
  4. Media atap, pilih sesuai selera. Yang paling sering digunakan adalah asbes, seng, genteng seng, atau genteng tanah liat – setiap bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan.
  5.  Engsel pintu, untuk pintu kandang.
Baca juga  8 Jenis Ayam Petarung Aduan Paling Gaco, LENGKAP!

Pembuatan kerangka kandang

Setelah desain kandang sudah ditentukan, langkah pertama adalah membuat kerangkanya.

Balok kayu langsung dipotong sesuai kebutuhan, tidak perlu dipasah atau diamplas (kecuali untuk kandang ayam hias).

Tinggi kerangka sudah mencakup:

  1. Tinggi kaki kandang (minimal 10 cm), bisa diabaikan untuk kandang yang tidak memakai lantai.
  2. Tinggi ruang untuk menampung kotoran ayam, khususnya untuk tipe baterai yang bertingkat.
  3. Dan ruang untuk memasang atap kandang.
kerangka kandang ayam
kerangka kandang ayam

Untuk jumlah kaki, disesuaikan dengan panjang kandangnya. Semakin panjang tentu semakin banyak jumlah pasang kaki kandang yang digunakan.

Dan untuk balok kayu yang dipasang horizontal (untuk panjang kandang), posisikan secara berdiri dimana sisi yang pendek dibawah!

Misal ukuran balok kayu 2×4 cm, posisikan yang sisi 2 cm di bawah agar tidak mudah melengkung dalam jangka panjang.

Membuat dan memasang lantai kandang

Lebih baik membuat dan memasang lantai dulu daripada dindingnya agar lebih mudah.

Lantai sebaiknya dipilih dari material yang kuat dan kokoh, karena berfungsi untuk menopang berat ayam.

Biasanya untuk material bambu, agar lebih kuat gunakan bambu ukuran kecil atau sedang tanpa dibelah.

Jangan lupa amplas dulu sebelum dipaku pada kerangka, agar cukup aman dan tidak melukai kaki ayam.

Jika dana terbatas, bambu bisa dibelah-belah dengan ukuran sedang (jangan terlalu kecil) untuk dijadikan lantai, tapi tentunya tidak sekuat dan setahan bambu tanpa dibelah.

Bisa juga menggunakan kayu, lebih kuat lagi untuk jangka lama (tapi dana yang dikeluarkan lebih besar).

Sebaiknya lantai dibuat dengan sedikit rongga, susun kayu atau bambu jangan terlalu rapat agar kotoran dapat jatuh ke bawah lebih mudah. Hal ini sangat berguna dalam memudahkan perawatan!

Agar lebih stabil dan kokoh, bagian tengah lantai diberi balok kayu (ukuran sama dengan balok yang digunakan untuk kerangka) bisa posisinya sejajar dengan kerangka atau melintang.

Membuat dan memasang dinding kandang

Untuk dinding, bisa memakai belahan bambu atau ram kawat, yang mana lebih baik?

Baca juga  Harga Ayam Bangkok Terbaru 2019, UPDATE TERUS!

Tergantung beberapa faktor, jika tempat kalian tersedia bambu yang melimpah maka sudah pasti bambu lebih baik dipilih. Sedangkan jika kesulitan untuk mendapatkan bambu, bisa menggunakan ram kawat.

dinding kandang ayam
dinding kandang ayam

Potong ram kawat sesuai kebutuhan, sedangkan untuk bambu kita perlu membelahnya terlebih dahulu.

Belah bambu menjadi beberapa bagian, dengan lebar 2 s.d 3 cm. Misal jika ukuran diameter bambu 6 cm, bisa dihasilkan sekitar 17 s.d 18 belahan bambu dengan lebar 2 cm.

Potong panjangnya sesuai ukuran kandang, amplas dan kemudian paku satu per satu pada kerangka kandang yang telah dibuat.

Dan untuk sisi dinding bagian depan, jangan lupa untuk membuat pintunya.

Kerangka pintu bisa dibuat dari kayu, dan dengan material yang sama (belahan bambu atau ram kawat) untuk dinding pintunya.

Memasang atap

Atap sebaiknya dibuat miring pada salah satu sisi agar lebih praktis, dengan sisi depan lebih tinggi dibanding sisi belakang kandang.

Perhitungkan juga lebar dan panjang atap dengan cermat, terutama jika kandang diletakkan di luar ruangan.

Ukuran atap yang terlalu mepet (sama persis dengan ukuran kerangka) tidak dianjurkan karena tidak akan berperan maksimal untuk melindungi kandang (khususnya saat hujan).

Sebaiknya setiap sisi atap (samping, depan, dan belakang) lebih panjang dari kerangka, minimal 30 cm.

Tips lainnya

Sangat dianjurkan untuk mengarahkan kandang menghadap timur, tempat di mana matahari terbit. Hal ini membuat insting alami ayam terjaga walaupun dipelihara di kandang, baik untuk kesehatannya.

Demikian panduan dasar cara membuat kandang ayam sendiri ini, semoga bermanfaat.

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment