Cara Menanam Semangka Step By Step Sampai Berhasil

Cara Menanam Semangka Step By Step Sampai Berhasil

Cara menanam semangka yang dijabarkan pada artikel ini bertujuan agar menghasilkan panen yang melimpah dengan buah berkualitas super, dan tentunya dengan biaya tanam serendah mungkin.

Tanaman semangka sendiri termasuk dalam golongan tumbuhan rambat dengan nama latin Cucurbitaceae, sangat cocok ditanam pada daerah yang memiliki iklim tropis.

Adapun ciri semangka kualitas super sebagai berikut:

  1. Rasanya tentunya manis, apa artinya ukuran besar dan lainnya jika rasanya tidak sesuai ekspektasi!
  2. Ukuran besar dan berat! Walaupun bukan patokan utama, bagaimanapun salah satu variabel untuk menentukan harga semangka adalah dari beratnya.
  3. Bentuk bulat nyaris sempurna, tidak lonjong.
  4. Kulit buah memiliki warna putih sangat sedikit atau nyaris tidak keliatan warna putihnya.
  5. Kulit bagian bawah kuning gelap, bukan putih!
semangka
semangka

Buahnya yang segar dan mengandung banyak air, menjadikannya salah satu primadona pilihan bagi sebagian besar masyarakat kita.

Cara menanam buah semangka

Permintaan pasar yang tinggi ini tentu saja berbanding lurus dengan harga, apalagi menjelang hari raya harganya bisa melambung tinggi.

Oleh karena itu, budidaya semangka cukup mengiurkan secara ekonomi.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Pertumbuhan tanaman rambat ini tidak akan maksimal jika kita mengabaikan syarat tumbuhnya.

Tentu saja yang pertama adalah lingkungan yang memadai, baik itu kualitas tanah hingga cuaca lingkungan sekitarnya.

Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya menanamnya pada lahan yang terletak pada dataran rendah kurang dari 1000 mdpl,  dengan tingkat penguapan air yang tidak terlalu tinggi dan suhu lingkungan tropis (rata-rata 25 derajat Celsius pada siang harinya).

Hal penting lainnya, tapi sering kita abaikan, adalah jarak antar tanaman harus seideal mungkin, yang pasti jangan terlalu dekat posisinya.

jarak tanaman semangka
jarak tanaman semangka

Tanaman semangka membutuhkan banyak air! Jika jarak antar tanaman terlalu dempet, sangat memungkinkan proses pertumbuhan dan pembuahan akan tergangu.

Makanya, minimal jarak tiap tanaman 90×300 cm untuk sistem satu baris, atau 90×600 cm untuk 2 baris dalam satu bedengan!

Menyiapkan Benih dan Bibit Semangka

Cara menanam semangka kualitas super sangat ditentukan dari pemilihan benihnya, secara logika benih yang unggul sangat berkemungkinan besar juga untuk menghasilkan buah yang terbaik.

benih semangka
benih semangka

Kita bisa membeli langsung benih tersebut di pasar atau toko pertanian terdekat, pastikan hanya membeli benih kualitas unggul yang sudah memiliki sertifikat layak tanam.

Sertifikasi disini bisa menjadi acuan bahwa benih tersebut sudah lolos uji tanam dan memiliki keunggulan tertentu berdasarkan ilmu pasti.

Jika sudah mendapatkan benih tersebut, selanjutnya rendam kedalam air hangat sekitar 5 jam. Penting, jangan menggunakan air panas, cukup air hangat saja!

Untuk menghasilkan kualitas super, bisa dicoba menambahkan pupuk cair organik yang berfungsi sebagai anti jamur dan membuat benih lebih tahan terhadap penyakit, contoh untuk pupuk cair ini adalah GeToe dan GDM spesialis buah.

Angkat benihnya dan tiriskan, kemudian taruh di kain basah dan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Jika dilakukan dengan benar, benih akan berkecambah selang 2-3 hari kemudian dan siap ditanam pada media penyemaian!

Saat menunggu proses perkecambahan benih, sebaiknya kita mempersiapkan media tanam untuk penyemaian.

Penyemaian bisa menggunakan wadah polybag kecil, caranya sebagai berikut:                  

  1. Siapkan pupuk kandang atau kompos.
  2. Siapkan tanah hitam yang gembur. Atau bisa juga mengambil tanah bagian atas dari lahan terbuka yang Anda miliki.
  3. Campurkan tanah tersebut dengan pupuk yang terlah dipersiapkan, dengan takaran 1 banding 1.
  4. Masukkan campuran ke wadah polybag yang sudah dipersiapkan, tidak harus penuh cukup 75%.
  5. Kemudian buat lubang dangkal (kedalaman 2-3 cm) pada permukaan polybag, masukkan 1-3 benih yang sudah berkecambang ke dalam lubang tersebut.
  6. Tunggu hingga vegetasi tumbuh, jika tinggi bibit sudah 15-25 cm dan muncul 3-4 daun, bibit sudah siap untuk ditanam.

Adapun cara penyemaian pada bedengan sabagai berikut:

  1. Siapkan lahan untuk penyemaian, tidak harus luas sesuaikan dengan jumlah kebutuhan bibit dengan luas lahan utama.
  2. Bersihkan lahan tersebut dari tanaman liar seperti rumput dan alang-alang penganggu.
  3. Gemburkan lahan, setelah itu taburkan pupuk kandang atau kompos secukupnya, aduk ratakan!
  4. Buat bedengan dengan lebar secukupnya, tinggi bedengan jangan terlalu tinggi cukup 10-20 cm saja!
  5. Buat lubang dengan jarak yang teratur, jaraknya minimal 10-15 cm, dengan kedalaman lubang 3-4 cm saja.
  6. Kemudian masukkan benihnya.
  7. Siram secara teratur dan secukupnya, sangat disarankan menggunakan gembor.
  8. Tunggu hingga bibit sudah cukup siap untuk dipindahkan ke lahan utama, seperti halnya pada penyemaian dengan polybag yang telah dijelaskan sebelumnya.

Olah Lahan Sebaik Mungkin

Untuk memperoleh semangka kualitas super, lahan tanam utama juga memiliki peranan sangat penting.

Sebagus apapun benih dan bibit yang ditanam, akan sia-sia jika tidak didukung dengan kualitas lahan tanam yang baik.

Pengolahan lahan juga sebaiknya dikerjakan seefisien mungkin, jadi begitu bibit sudah siap tanam lahan pun juga telah siap untuk digunakan.

Seperti jenis buah lainnya, lahan yang gembur dan subur sudah menjadi keharusan dalam budidaya semangka.

Ada beberapa cara penggemburan lahan, yang paling umum dengan mencangkul dan penggunaan traktor, bisa juga dengan cara lain disesuaikan dengan sumber daya yang kita miliki.

penggemburan lahan
penggemburan lahan

Kedalaman pembajakan tanah harus cukup dalam (usahakan minimal 30 cm), syarat ini penting agar lahan benar-benar cukup gembur untuk pertumbuhan tanaman semangka yang butuh air dan unsur hara diatas rata-rata.

instagram okdogi

Langkah selanjutnya lakukan taksiran area yang akan dibikin bedengan, dengan lebar sekitar 1 meteran.

Tebarkan pupuk dasar pada area tersebut (10-20 ton per hektar), gunakan pupuk dasar bokashi (jika ada) atau bisa juga dengan kompos /pupuk kandang.

Penting, jika menggunakan kompos sebagai pupuk dasar utama, pastikan sudah terurai dengan baik sebelum kita gunakan.

Kompos yang sudah matang dan terurai memiliki kadar rasio karbon terhadap nitrogen (C/N) yang rendah, sebaliknya rasio C/N yang masih tinggi tidak akan berdampak maksimal untuk peningkatan kesuburan tanah!

Perhatikan juga keasaman tanah, taburkan pupuk pertanian (dolomite, kurang lebih 1 ton per hektarnya) apabila dirasa tingkat keasaman pH tanah masih rendah, jika dibawah angka 5,5.

Penanaman Bibit Semangka

Bibit semangka biasanya sudah siap tanam setelah mencapai umur 1-2 minggu.

Selanjutnya buat lubang tanam dengan kedalaman selaras dengan panjang akar bibit, dan pastikan jarak antar lubang tidak terlalu berdekatan seperti yang dijelaskan pada awal artikel ini.

Pemindahan bibit dari tempat penyemaian ke lubang tanam utama hendaknya dilakukan secepat mungkin, hal ini penting agar bibit tidak stres.

Setelah semua bibit selesai dipindahkan, lakukan penyulaman 1-7 hari kemudian, segera gantikan bibit yang mati dengan yang baru agar semua area pada bedengan dapat digunakan secara penuh.

Budidaya Semangka Memakai Pot

Tidak ada perbedaan yang mendasar dengan metode lahan terbuka, kecuali media tanam utama yang memakai wadah pot.

penanaman semangka dengan pot
penanaman semangka dengan pot

Tahap pemilihan benih dan penyemaian bibit sama dengan budidaya konvensional, begitu juga untuk tahap pemeliharaan dan pemanenan.

Kelebihan cara ini kita tidak perlu menggemburkan lahan yang luas (lebih praktis), karena media tanam cukup menggunakan tanah gembur dan pupuk dasar secukupnya.

  1. Persiapkan tanah hitam yang gembur, sesuaikan dengan kebutuhan berapa banyak pot yang akan dibuat.
  2. Jangan lupa cek pH keasaman tanahnya, pastikan angkanya sekitar 5,5 s.d 7. Seperti sebelumnya, bisa ditambahkan dolomite jika diperlukan.
  3. Siapkan kompos yang sudah matang (terurai), campurkan pupuk dan tanah tersebut dengan perbandingan 1:2.
  4. Diamkan 5-7 hari, kemudian masukkan ke pot secukupnya.
  5. Sirami secukupnya, media tanam dalam pot siap digunakan.

Buat lubang tanam dengan kedalaman secukupnya, pindahkan bibit semangka dari penyemaian ke dalam pot yang sudah disiapkan.

Kelemahan metode ini adalah dari segi biaya, tentu perlu merogoh kocek yang tidak sedikit untuk pembelian pot.

Jadi jika tujuannya untuk menekan biaya tanam serendah mungkin, sebaiknya memilih budidaya secara konvensional (lahan terbuka), kecuali jika Anda tidak memiliki lahan yang memadai ya apa boleh buat!

Budidaya dalam pot lebih dianjurkan untuk daerah yang tidak memiliki lahan luas atau untuk budidaya non-komersil (misal untuk dikonsumsi sendiri).

Bahkan bisa juga menggunakan sistem hidroponik, meskipun memerlukan pemahaman teknis yang tidak mudah, terutama untuk tanaman semangka karena membutuhkan asupan air yang tinggi!

Pemeliharaan

Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting untuk pertumbuhan tanaman dan pembuahan semangka adalah pemeliharaan, yang dimana meliputi 3 perihal yang mendasar; penyiraman, penyiangan, dan pemangkasan.

Seberapa sering melakukan penyiraman?

Karena kebutuhan akan air untuk tanaman semangka cukup tinggi, penyiraman bisa dilakukan hingga tiga kali sehari atau tergantung juga dengan kondisi cuaca.

Penyiraman bisa dihentikan sementara saat tanaman mulai membentuk bunga.

Asupan air yang berlebih saat bunga mulai terbentuk akan membuat buah cenderung kurang manis ketika dipanen!

Lakukan penyiraman secara normal lagi ketika buah semangka sudah terbentuk.

Pada tahap ini, asupan air akan membantu buah semangka tumbuh besar secara maksimal, tapi tetap lakukan secukupnya jangan berlebihan.

Dan ketika buah sudah mencapai bentuknya yang maksimal, kurangi lagi frekuensi dan intensitas penyiraman agar keseimbangan kandungan gula pada buah tidak rusak.

Waspada gulma dan hama

Secara berkala cek kondisi tanaman dan lingkungan sekitarnya.

Jika mulai ada pertumbuhan rumput liar (gulma) atau tanaman pengganggu lainnya, segera cabut dan singkirkan agar area tanam tetap bersih.

Jika ada hama seperti serangga atau ulat daun, lakukan pemberantasan dengan menyemprotkan obat pembasmi hama seperti insektisida.

Pemangkasan dan pemeliharaan lainnya

Atur pertumbuhan cabang tanaman serapi mungkin sehingga mudah untuk pemeliharaan.

Jika diperlukan, tancapkan belahan bambu yang di sekitar tanaman untuk media rambat tanaman!

Potong cabang utama jangan terlalu panjang, biasanya dilakukan untuk batang setelah ruas ke lima.

Hal ini bertujuan agar pertumbuhan buah bisa maksimal, batang utama yang terlalu panjang akan membuat nutrisi pada tanaman dihabiskan hanya untuk pertumbuhan batang bukan buah!

Selain itu, ada kalanya satu tanaman hanya menghasilkan satu buah sedangkan yang lain bisa menghasilkan lebih banyak buah.

Tapi bukan berarti semakin banyak buah dalam satu tanaman semakin baik.

Idealnya satu tanaman tidak lebih dari 3 buah agar pertumbuhan buahnya bisa maksimal.

Oleh karena itu jika menemukan tanaman yang berbuah lebih dari 3, buang yang terlihat tidak bagus, sisakan maksimal 3 buah per tanaman!

Panen

Pemanenan biasanya dilakukan 2 s.d 3,5 bulan setelah masa tanam.

panen buah semangka
panen buah semangka

Ciri-ciri buah semangka yang sudah matang dan siap panen diantaranya:

  1. Bentuk buah sudah sempurna, tidak berubah lagi.
  2. Kulit buah sudah keliatan lebih sedikit memudar.
  3. Sulur, ujung cabang yang menyambung ke buah, sudah tampak tua dan kering.

Pemetikan semangka sangat dianjurkan pada pagi hari dan saat cuaca cerah, agar kesegaran dan rasa manisnya terjaga.

Penting juga memetik dengan sedikit menyertakan pangkal tangkainya sekitar 3-5 cm agar buah lebih awet.

Terdengar menarik bukan? Langsung saja coba!

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment