Anjing Diare ( Mencret ) : Penyebab & Cara Mengobati

Anjing Diare ( Mencret ) : Penyebab & Cara Mengobati

Diare ternyata juga bisa menyerang anjing dan jika anjingmu saat ini sedang mengalami diare untuk pertama kalinya, maka itu sangat bagus.

Pasti kamu bingung, mengapa sangat bagus ketika anjing kesayanganmu terserang diare bukan? Ini sangat bagus, karena ini adalah pengalaman pertama bagi anjingmu.

Diare merupakan suatu kondisi dimana tinja berair atau sangat lunak. Kondisi ini kerap kali diidap oleh anjing dan merupakan gejala yang paling umum dari penyakit pada anjing, khususnya yang berkaitan dengan sistem pencernaannya.

penyebab anjing diare
penyebab anjing diare

Jika kamu pertama kali menangani anjing diare, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah jangan panik, kemudian kamu harus mencari informasi terkait diare agar kamu tahu mengapa kondisi itu bisa terjadi dan bagaimana cara menanganinya.

Namun, jika kamu sangat khawatir terhadap kondisi anjingmu yang sedang diare itu, maka kamu bisa langsung membawanya ke dokter hewan.

Mengapa harus segera ke dokter hewan? Ini karena, terkadang diare pada anjing juga disertai dengan muntah, kehilangan nafsu makan dan lesu, sehingga tak jarang membuat para pemiliknya panik. Oleh karena itu, langkah terbaik adalah segera membawanya ke dokter hewan.

Namun, sangat penting mengetahui semua hal terkait diare pada anjing, mulai dari cirinya, penyebabnya hingga cara menanganinya.

Oleh karena itu, silahkan baca artikel ini hingga tuntas untuk mendapatkan semua informasi tersebut.

Penyebab dan Cara Mengobati Anjing Diare

Pasti kamu akan bertanya-tanya, alasan anjing bisa terserang diare. Sebenarnya diare merupakan suatu gejala dari penyakit dan terkadang berkaitan dengan penyakit yang serius, seperti keracunan, terinfeksi parasit di sistem pencernaan, penyakit karena infeksi dan masih banyak lainnya.

Diare pada anjing yang sering terjadi bukan hal yang normal. Jika anjingmu mengalami diare kambuh-kambuhan, kadang sembuh dan kemudian diare lagi.

Lalu sembuh lagi dan terus berulang selama 1 hingga 2 pekan, maka hal yang harus kamu lakukan adalah langsung membuat janji dengan dokter hewan langgananmu.

Biasanya, dokter hewan akan memintamu untuk membawa sampel tinja anjingmu untuk dilakukan pengecekan, karena bisa jadi, diare dengan pola demikian merupakan gejala dari penyakit yang disebabkan parasit pada sistem pencernaan.

Ciri anjing diare juga sangat mudah diketahui. Kamu cukup melihat tinja anjingmu, jika tinjanya berair ataupun sangat lunak, maka pasti ia mengalami diare.

Penyebab

Banyak sekali hal yang dapat mengakibatkan diare pada anjing, seperti terlalu banyak memakan rerumputan.

Baca juga  Penyebab dan Cara Terbaik Menangani Anjing Stress

Memang aneh, tapi memang anjing terkadang melakukan hal itu dan diare karena hal itu tidak berbahaya. Akan berbeda jika yang tertelan adalah benda yang tidak dapat dicerna, seperti batu. Tapi, tetap ada beberapa penyebab lainnya, berikut adalah informasinya.

Makan terlalu banyak

Jika kamu sering memberi makan anjingmu secara berlebihan atau ternyata anjingmu memiliki kebiasaan makan sembarangan, maka ini harus segera dihentikan, karena ini bisa menyebabkan diare.

Perubahan dalam makanan

Jika kamu tiba-tiba mengganti merk makanan anjingmu, maka sistem pencernaannya akan beradaptasi dengan makanan merk baru tersebut dan salah satu bentuk adaptasinya adalah anjingmu akan mengalami diare.

Itulah yang menjadi alasan mengapa banyak pabrik makanan anjing merekomendasikan untuk secara perlahan mengganti makanan antara merk satu dengan merk lainnya.

Caranya sederhana, kamu bisa mencampurnya sedikit demi sedikit dengan makanan lama.

Alergi

Sama halnya dengan manusia, anjingmu juga dapat mengalami reaksi alergi dan salah satunya adalah mengalami diare.

Parasit

Semua anak anjing bahkan anjing dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah akan langsung mengalami diare jika terinfeksi parasit. Parasit ini seperti cacing gelang, cacing tambng, cacing cambuk, coccida dan giardia.

Racun

Beberapa racun, seperti dari tanaman dapat menyebabkan diare.

Menelan barang yang tidak bisa dicerna

Barang yang tidak bisa dicerna, seperti mainan anak, batu dan sejenisnya, dapat membuat lambung anjing teriritasi dan salah satu gejalanya adalah diare.

Infeksi virus

Beberapa virus yang sering diidap oleh anjing, seperti parvovirus, coronavirus dan distemper akan menyebabkan anjing mengalami diare.

Virus juga tidak bisa diobati, melainkan hanya dapat dicegah, yaitu dengan menjaga sistem kekebalan tubuh anjing. (Baca: Pentingnya vaksin untuk anjing)

Infeksi bakteri

Infeksi bakteri, seperti dari jenis salmonella memang sering menjadi penyebab diare pada anjing.

Antibiotik

Walaupun antibiotik digunakan untuk melawan bakteri, tetapi penggunaan obat tersebut juga dapat menyebabkan diare

Stres

Kondisi emosional anjing ternyata juga dapat menyebabkan diare. Sungguh unik, memang benar, semua sumber penyakit dilihat dari kestabilan emosional dan ternyata ini juga berlaku untuk hewan.

Cara Mengobati

Setelah mengetahui alasan dan penyebab diare pada anjing, maka selanjutnya adalah kamu harus mengetahui bagaimana cara menangani anjing yang sedang diare.

Pengobatan diare dapat dilakukan sendiri. Namun, dengan syarat anjingmu memiliki kondisi kesehatan yang stabil.

Tiap kondisi diare memiliki cara pengobatan yang berbeda. Berikut adalah masing-masing cara pengobatan diare pada anjing.

Hanya mengalami diare

Jika anjingmu hanya mengalami diare, maka pastikan ia terhindar dari dehidrasi. Namun, air yang diberikan harus bersih dan harus dimasak terlebih dahulu.

Baca juga  Cara praktis yang diperlukan untuk memandikan anjing

Terkadang anjing tidak mau minum, untuk mengatasi hal itu kamu bisa memberikan kaldu ayam atau daging.

Selanjutnya, kamu harus mengganti makanan anjingmu dengan makanan berporsi sedikit yang berisikan daging ayam rebus tanpa tulang dan kulit dengan sedikit nasi putih. Makanan ini harus diberikan hingga tinja anjing kembali normal.

Jika diare anjingmu ternyata tidak sembuh selama kurun waktu 24 jam, maka ini menandakan jika kamu harus segera mengunjungi dokter hewan, karena kondisi itu sudah tidak bisa kamu tangani sendiri.

Mengalami diare dan muntah sebanyak satu atau dua kali

Penanganan berbeda jika anjingmu mengalami kondisi ini. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyingkirkan semua makanan anjingmu selama 12 jam. Selanjutnya, kamu harus memastikan anjingmu tidak mengalami dehidrasi dan caranya sama dengan yang sebelumnya.

Jika anjing sudah tidak muntah paling tidak selama enam jam, kamu harus mencoba memberikan sedikit campuran daging ayam rebus tanpa tulang dan kulit dengan nasi.

Selanjutnya, tunggu selama dua jam. Jika anjingmu tidak muntah, maka coba berikan porsi yang lebih banyak dari ayam dan daging tadi. (Baca: Nutrisi terbaik untuk anjing)

Teruskan pengobatan ini dan secara perlahan, tingkatkan porsi makanan tadi serta beri jarak waktu yang panjang untuk jadwal makanan hingga tinja kembali normal. Jika kondisinya tidak membaik dalam kurun waktu 24 jam, maka kamu harus segera mengunjungi dokter hewan.

Jika sudah sembuh dalam waktu 24 jam

Setelah dilakukan pengobatan dan ternyata sembuh dalam waktu 24 jam atau bahkan kurang, maka langkah selanjutnya adalah mulai memberikan makanan lainnya secara perlahan.

Makanan ini sebenarnya juga memiliki manfaat untuk mengatasi serta mencegah diare pada anjing. Berikut adalah beberapa makanan itu.

Air beras

Tidak semua beras bisa digunakan untuk mengatasi diare pada anjing. Pastikan beras yang digunakan adalah beras organik yang berkualitas.

Nasi putih

Sudah disebutkan sebelumnya jika nasi putih memang memiliki manfaat untuk mengatasi diare pada anjing.

Labu

Buah ini juga memiliki manfaat untuk mengatasi diare, tetapi juga dapat mengatasi sembelit.

Probiotik

Golongan bakteri pencernaan baik, seperti dari genus Lactobacillus ataupun Bacillus memiliki kemampuan untuk memperbaiki sistem pencernaan serta menekan keberadaan bakteri jahat, salah satunya penyebab diare, seperti Salmonella dan E. coli.

Yogurt

Sama halnya dengan probiotik, tetapi yogurt merupakan makanan, sedangkan probiotik berupa cairan yang berisikan satu jenis bakteri hingga lebih dari satu bakteri.

Kentang rebus

Makanan ini juga bisa mengatasi diare pada anjing dan sumber karbohidrat yang jauh lebih baik daripada nasi putih. Namun, sebelum diberikan ke anjing, kamu harus melembutkannya terlebih dahulu dan kulitnya harus dikupas.

Merk makanan anjing khusus diare

Beberapa merk makanan anjing membuat makanan khusus untuk anjing yang mengalami masalah pada sistem pencernaannya. Namun untuk mendapatkan makanan ini, kamu harus mengunjungi dokter hewan.

Baca juga  Cara merawat anjing yang baik itu butuh ketelatenan

Ini karena, biasanya pada makanan anjing tersebut tidak dituliskan bahwa makanan ini khusus untuk anjing yang sedang diare, tetapi dokter hewan bisa mengetahuinya dengan melihat komposisi dalam makanan tersebut yang dapat mengatasi dan mencegah diare.

Makanan-makanan di atas tidak menjamin cocok antara anjing satu dengan anjing lainnya. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan eksperimen terlebih dahulu. (Baca: Makanan terbaik anjing)

Namun bukan berarti ketika salah satu makanan di atas tidak cocok akan memberikan dampak negatif kepada anjingmu, tetapi lebih mengarah, apakah ia mau memakannya atau tidak.

Jika kamu sudah menemukan makanan yang tepat, maka kamu bisa membuat formula sendiri. Berikan makanan itu secara perlahan dengan meningkatkan porsinya tiap hari.

Bagaimana Ciri Tinja Anjing yang Sehat?

Mengetahui karakteristik tinja anjingmu sangat penting, karena dari sinilah kamu bisa menentukan kondisi kesehatan anjingmu. Karakteristik ini meliputi warna, konsistensi, isi dan lapisannya. Namun, secara warna sudah dapat diketahui kondisi kesehatan anjingmu.

Coklat

Warna coklat menandakan jika anjingmu dalam kondisi kesehatan yang prima.

Hijau

Warna hijau menandakan jika anjingmu terlalu banyak memakan dedaunan ataupun rerumputan.

Biasanya hal ini terjadi ketika kamu melepaskan anjingmu di taman atau karena ia sedang stres.

Hitam

Warna hitam menandakan jika anjingmu mengalami pendarahan pada lambung atau usus kecilnya.

Garis-Garis Merah

Jika tinja anjingmu memiliki garis berwarna merah cerah dan mencolok, maka bisa jadi menandakan jika terdapat pendarahan di sekitar daerah lambung dan ususnya.

Kuning

Warna kuning menandakan jika ada masalah pada hati, pankreas atau kantong empedu.

Bintik putih

Jika terdapat bintik putih, maka ini menandakan jika anjingmu sedang terinfeksi oleh cacing dan biasanya adalah cacing pita.

Ada karakteristik jika tinja anjingmu menandakan kondisi kesehatan anjingmu yang terbaik, yaitu mulai dari warnanya yang coklat, bentuknya seperti balok kayu, konsistensinya pas (mudah diambil, tidak mudah hancur, tidak terlalu keras), ukuranya sesuai dengan makanan yang diberikan dan isinya.

Jika isinya banyak mengandung lendir, maka ini menandakan ada radang pada usunya. Jika terlalu banyak rumput, maka ini menandakan jika anjingmu sedang stres atau marah.

Jika terdapat banyak bulu, maka ini menandakan ia mengalami masalah pada kulitnya. Jika terdapat bintik putih, maka ini menandakan anjingmu memiliki cacing.

Kunjungi

Leave a Comment