Cara Praktis Mengusir Rayap Dengan Bahan Alami

Cara Praktis Mengusir Rayap Dengan Bahan Alami

Sebenarnya ada banyak cara mengusir rayap, tapi tidak semuanya efektif dan bahkan sebagian mungkin malah bisa mengancam kesehatan manusia karena menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya.

Jika Anda mendapati furniture, kusen kayu jendela atau pintu rumah terkena serangan hama rayap, jangan risau, cara di bawah ini bisa sangat membantu mengusir koloni rakyat tanpa harus membahayakan penghuni rumah.

Gunakan Bahan Alami Penangkal Rayap

Pengusiran rayap bisa dimulai dengan menggunakan bahan-bahan alami disekitar kita, sehingga dampaknya juga baik untuk lingkungan.

Jenis bahan alami ini cukup beragam, meskipun sebagian besar belum terbukti secara ilmiah namun sudah cukup banyak orang yang membuktikan khasiatnya untuk menangkal pergerakan rayap.

Lidah buaya (Aloe vera)

Tanaman Aloe vera mengandung zat bioaktif alami yang berfungsi sebagai antibiotik dan juga dibenci rayap.

lidah buaya
lidah buaya

Cara penggunaannya cukup mudah, blender lidah buaya dan masukkan ke dalam botol (campur dengan air secukupnya), kemudian semprotkan pada area atau bagian rumah yang terkena serangan rayap.

Cuka dan garam

Cuka memiliki kandugan asam yang tinggi dan pekat, hal ini bisa juga menjadi musuh alami bagi koloni rayap.

Begitu juga dengan garam, tingkat asin yang tinggi bisa membuat berbagai hama serangga di rumah tidak betah.

cuka dan garam
cuka dan garam

Campurkan cuka dan garam ke dalam air (makin pekat larutannya semakin bagus), kemudian tinggal kita semprotkan ke area bagian rumah yang terkena hama rayap. Lakukan berulang-ulang untuk hasil yang maksimal.

Bisa juga dengan merendam kapas pada larutan campuran tersebut (biarkan kurang lebih 3-4 jam), kemudian angkat dan letakkan kapas pada area yang menjadi target.

Gunakan air bekas cucian beras!

Sering kali air cucian beras kita buang percuma, padahal juga berkhasiat untuk membasmi hama serangga di rumah.

air cucian beras
air cucian beras

Air beras mengandung asam amino dan antioksidan, yang di mana selain bagus untuk kesehatan juga cukup cukup efektif untuk membasmi hama rayap.

Jangan buang air bekas cucian beras, kumpulkan secukupnya dan semprotkan pada area target setiap hari selama 1-2 minggu.

Cara mengusir rayap dengan bahan alami lainnya

  1. Minyak jeruk, tingkat keasaman yang tinggi dan kandungan zat aktif aktif d-limonene pada jenis minyak ini bisa dapat membunuh rayap dengan angka kematian 68 s.d 96 persen.
  2. Ekstraksi minyak cengkeh. Minyak murni cengkeh dengan konsentrasi tinggi ini kaya akan kandungan anti-jamur dan anti-bakteri.
  3. Kapur barus. Tidak hanya wangi baunya, kapur barus juga mengandung zat bernama naftalena yang tidak disukai kebanyakan hama serangga. Bisa jadi salah satu cara efektif untuk melindung lemari kayu pakaian kalian dari rayap dan hewan kecil perusak lainnya.
  4. Daun kemangi, mempunyai bau khas yang dibenci kebanyakan hama serangga di rumah kita.
  5. Daun salam, meskipun baunya tidak sekuat daun kemangi, juga bisa berguna untuk mengusir rayap. Bisa juga dicampurkan daun salam dan daun kemangi untuk menghasilkan bau yang lebih tajam.

Jaga Kelembapan Rumah Tetap Ideal

Tingkat kelembapan ruangan yang tidak ideal (baik terlalu rendah “di bawah 20 persen” maupun terlalu tinggi “di atas 70 persen”) bisa berdampak buruk bagi kesehatan kita, dan hal ini juga mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan koloni rayap.

Hama rayap biasanya lebih menyukai area ruangan yang terlalu lembap, sehingga memudahkan mereka untuk menghancurkan kayu.

Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga tingkat kelembapan ruangan di rumah seideal mungkin, dan berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan:

instagram okdogi

Pastikan ventilasi ruangan berjalan dengan baik!

Ventilasi yang tidak memadai pada suatu ruangan akan berdampak buruk pada tingkat kelembapan di dalamnya.

Minimnya ventilasi membuat ruangan cenderung lembap setiap hari, dan keadaan ini akan menjadi lebih buruk saat musim hujan tiba.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan ruangan kalian memiliki ventilasi sirkulasi udara yang memadai!

Sayangnye fungsi ventilasi udara sering diabaikan, terutama jika suatu ruangan telah dipasang air conditioner (AC).

Jika Anda memasang AC di rumah, sebaiknya juga menggunakan humidifier (alat khusus yang dapat menjaga kelembapan udara tetap sehat).

Pencahayaan alami yang cukup di dalam ruangan

Selain kelembapan yang terlalu tinggi, koloni rayap sangat menyukai tempat yang gelap (tidak terkena sinar matahari).

Ruangan yang tertutup juga bisa memperburuk tingginya tingkat kelembapan udara di dalam ruangan, jadi hindari membuat ruangan terlalu tertutup dari sinar matahari!

Rumah yang sehat ditandai dengan tidak perlunya menyalakan lampu pada siang hari untuk penerangan.

Pencahayaan alami yang cukup juga dapat membantu memperkecil kemungkinan berkembangnya bakteri jahat dan penting untuk meningkatkan kualitas udara di rumah.

Cek Struktur Lantai dan Bagian Rumah Lainnya

Koloni rayap menggunakan media tanah untuk menyebar dari dari satu area ke area lainnya. Jika lantai rumah strukturnya sudah tidak bagus (tidak rapat), bisa mudah ditembus oleh rayap.

Biasanya usia bangunan penyebabnya, semakin tua usia bangunan semakin rapuh strukturnya (termasuk lantainya).

Area yang rawan rentak seringkali terjadi pada pinggir (dibawah tembok) atau pojok ruangan, memungkinkan koloni rayap untuk mudah naik ke permukaan.

Cek juga keramik rumah, pastikan tidak ada yang retak. Keramik yang sudah tidak layak pakai sebaiknya diganti!

Apabila dana memungkinkan, bisa dipertimbangkan untuk merenovasi lantai jikalau memang sudah waktunya untuk direnovasi.

Bisa juga hanya memperbaiki area tertentu yang retak, dengan menambalnya dengan semen putih (relatif lebih kuat daya rekatnya). Untuk informasi teknis lebih lanjut, bisa langsung menyewa jasa tukang bangunan di dekat rumah kalian!

Selain lantai bangunan, bagian rumah lainnya yang harus dicek berkala adalah pipa air.

Pipa air yang bocor bisa mengakibatkan peningkatan kelembapan di dalam rumah.

Bagaimana dengan Kayu yang Sudah Terkena Serangan Rayap?

Jawabannya tergantung dengan tingkat kerusakannya, jika dirasa masih bisa diselamatkan lakukan perawatan yang memadai agar penyebaran rayap tidak meluas.

kayu yang terkena rayap
kayu yang terkena rayap

Pertama bersihkan bagian kayu yang terkena rayap tersebut, bersihkan sampai tuntas hingga tidak ada rayap yang tersisa. Bisa menggunakan kuas cat atau sikat kawat (jika memang diperlukan).

Penggunaan sikat kawat harus hati-hati, karena bisa merusak tekstur kayu jika terlalu kuat menekannya.

Jika furniture yang terkena, bersihkan dan kemudian jemur di bawah sinar matahari secara langsung agar kering (tidak lembap).

Untuk obyek kayu yang sifatnya telah dipasang permanen (misal kusen pintu atau jendela yang terkena serangan rayap), pastikan area sekitar tidak lembap dan biarkan mengering sendiri secara alami.

Masalah yang sering dijumpai biasanya adalah terdapat lubang (seperti kopong) di dalam kayu. Solusinya, tutup dengan dempul kayu agar terlihat lebih kokoh dan berisi seperti semula.

Setelah itu, kita bisa mengecat ulang dengan cat kayu atau pernis sehingga kayu lebih kebal terhadap kelembapan udara (tidak mudah kemasukan uap air).

Hal Penting Lainnya

  1. Pastikan semua benda terbuat dari kayu tidak menyentuh tanah secara langsung sehingga rayap tidak bisa naik.
  2. Untuk jenis furniture kayu (kursi, meja, dan lemari), jangan meletakkannya menempel pada dinding ruangan. Beri jarak minimal 5 s.d 10 cm dari dinding, agar tidak lembab!
  3. Bersihkan ranting atau dahan pohon yang sudah jatuh di perkarangan rumah setiap harinya. Jangan biarkan ranting tersebut lapuk di tanah karena akan mengundang koloni rayap.

Tidak kalah pentingnya, usahakan membuat perkarangan rumah memiliki desain drainase yang baik sehingga ketika hujan reda akan kering dengan cepat (tidak ada air yang menggenang).

Demikian beberapa cara mengusir rayap secara alami, segera praktekan agar rumah kalian senantiasa bebas dari serangan hama penganggu ini!

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment