Cara Sederhana Merawat Kaktus Hias di Dalam Ruangan

Cara Sederhana Merawat Kaktus Hias di Dalam Ruangan

Saat ini, tanaman kaktus sudah menjadi primadona diantara tanaman hias lainnya. Banyak pecinta tanaman hias menjadikan kaktus sebagai salah satu koleksinya. Perawatan tanaman ini gampang-gampang susah, akan tetapi bagaimana detail cara perawatannya?

Kaktus sebenarnya hanya membutuhkan perawatan yang sederhana dan rutin. Walaupun demikian, perawatannya akan menjadi hal yang menyusahkan apabila kurang memahami sifat dan karakteristik kaktus dengan baik.

Kurangnya pemahaman terhadap kaktus terkadang membuat seseorang melakukan kekeliruan dalam merawat kaktus, sehingga banyak yang gagal dalam merawat tanaman yang tumbuh di area kering ini.

Cara Merawat Tanaman Kaktus dengan Baik

Kaktus dapat dibedakan berdasarkan warna batang, bunga, dan ukuran durinya.

Berdasarkan warna batangnya, ada tanaman kaktus yang berwarna putih, ungu, merah, kuning, merah muda, dan juga merah tua. Sementara duri kaktus, ada yang lembut, panjang, dan pendek.

kaktus
kaktus

Jenisnya yang beraneka ragam inilah yang menjadikan kaktus saat ini banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias.

Namun seperti yang telah dikatakan sebelumnya, perawatan kaktus tidak boleh asal.

Oleh karena itu, langsung saja kita membahas mengenai cara merawat tanaman kaktus agar dapat tumbuh dengan baik ala budidaya kaktus.

Perhatikan Suhu Awal

Penting untuk mengamati suhu udara yang menaungi kaktus saat kamu pertama kali membelinya.

Misalnya, kamu membeli kaktus di pasar swalayan atau di agrowisata dataran tinggi, maka kamu tidak boleh langsung mengubah suhunya dengan menempatkannya di area panas, karena ini membuat si kaktus akan kaget dan stres, sehingga sulit beradaptasi dan bisa jadi akan mati.

Proses adaptasi ini sangat mudah untuk dilakukan. Kamu cukup meletakkan kaktus tersebut di dalam ruangan, sehingga tanaman ini akan beradaptasi dengan suhu ruangan tersebut. Lama adaptasi dalam ruangan ini minimal 1 bulan dengan penyiraman sebanyak seminggu sekali.

Media Tanam

Agar berhasil menanam kaktus, kamu perlu menyesuaikan media tanamnya. Media tanam yang tepat untuk kaktus adalah pasir, karena di habitat alaminya, tanaman ini tinggal di area berpasir.

kaktus media tanam pasir
kaktus media tanam pasir

Sebelum menanam bibit kaktus, kamu juga perlu memastikan tekstur media tanam yang terdiri dari campuran tanah liat dan humus tersebut terasa remah, tidak padat, dan tidak basah. Baru kemudian, tambahkan pasir ke dalam komposisi media tanam sebanyak 1/3 bagian.

Jika dirasa perlu, kamu juga dapat menambahkan bubuk kapur, batu bata, dan bubuk tulang untuk meningkatkan pH pada tanah, karena tanah yang terlalu asam dapat mengakibatkan tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik.

Akan tetapi, campuran tersebut tidak harus kamu gunakan, karena ada juga tanaman yang tidak dapat tumbuh dengan komposisi media ini.

Jadi kamu harus mengetahui karakteristik kaktus yang akan kamu tanam terlebih dahulu, sebelum memutuskan campuran media tanam yang tepat, yaitu dengan penambahan media peningkat pH.

Penyiraman

Tanaman kaktus lebih suka hidup pada kondisi tanah yang cenderung kering dan tidak terlalu lembap.

Berbeda dengan tanaman lainnya yang membutuhkan banyak air, kaktus hanya memerlukan air secukupnya, karena di dalam tubuhnya sudah menyimpan cadangan air.

penyiraman kaktus
penyiraman kaktus

Dengan demikian, kamu perlu menyesuaikan penyiraman kaktus dengan kondisi cuaca.

Jika cuaca panas atau kering, kamu dapat menyiram kaktus setiap 3 hari sekali. Sementara untuk cuaca lembap atau musim penghujan, kamu dapat melakukan penyiraman sekali dalam seminggu.

Menyiram kaktus tidak bisa dilakukan secara sembarangan, kamu harus menggunakan botol spray khusus dan melakukan penyiraman secukupnya agar tanaman kaktus tidak lembap.

Kaktus mempunyai akar yang sederhana, berjumlah sedikit, dan pendek sehingga tidak bisa menyerap kelembapan berlebih.

instagram okdogi

Jika tanaman kaktus lembap, maka bagian ujungnya akan terasa lembek. Kondisi ini kemudian mengakibatkan tanaman kaktus membusuk hingga akhirnya mati.

Tempat

Sinar matahari adalah salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan kaktus, karena sinar matahari membantu tanaman kaktus untuk mengolah nutrisi yang diserap menjadi makanan.

Akan tetapi, tidak disarankan untuk meletakkan kaktus pada area yang terkena sinar matahari secara langsung.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan bagian ujung tanaman ini akan berubah menjadi coklat kehitaman. Perubahan warna tersebut menandakan jika kaktus telah terbakar, karena paparan sinar matahari langsung.

Namun bukan berarti juga kamu tidak boleh menempatkan kaktus di luar rumah, asalkan bagian atasnya diberi paranet untuk mengurangi intensitas cahaya matahari.

Memelihara kaktus di dalam rumah juga boleh dilakukan, namun kamu harus tetap menjaga kelembaban udara dan media di sekitar tanaman tersebut.

Letakkan kaktus pada tempat dengan sirkulasi udara yang baik dan anti lembap, seperti di dekat jendela.

Untuk tanaman kaktus yang diletakkan di dalam rumah, bawalah kaktus keluar untuk mendapatkan sinar matahari yang tidak langsung, seperti di teras rumah.

Jika dirasa cukup, maka kamu dapat memasukkannya ke dalam rumah.

Kamu juga dapat meletakkannnya di dekat jendela yang diatasnya terdapat kanopi. Cara ini dapat kamu lakukan selama minimal 4 jam sehari.

Kamu juga perlu memastikan agar tanaman kaktus mendapatkan cahaya tambahan dari lampu rumah, jika jendela rumahmu tidak banyak.

Agar kaktus dapat tumbuh dengan baik, lakukan cara ini dengan rutin serta mengatur jarak penempatan tanaman kaktus dengan tanaman serupa atau tanaman lainnya untuk menghindari adanya hama tanaman.

Pemberian Pupuk

Pupuk adalah sumber nutrisi bagi tanaman kaktus untuk bertahan hidup. Jenis pupuk yang dapat kamu berikan, seperti pupuk kompos, pupuk kandang, dan pupuk NPK.

pupuk pada kaktus
pupuk pada kaktus

Jenis-jenis pupuk ini dapat membantu meningkatkan pertumbuhan kaktus menjadi lebih besar dalam waktu yang cepat.

Pemberian pupuk pada kaktus juga bertujuan untuk menjaga agar kaktus tetap subur dan berumur panjang serta tetap kuat dan sehat.

Kamu juga perlu memperhatikan cara pemberian pupuk, karena kerap kali orang awam memberikan pupuk secara berlebihan dengan asumsi kaktus akan tumbuh jauh lebih cepat, sehat, dan kuat, padahal bisa menjadi kebalikannya.

Cara pemberian pupuk pada kaktus adalah dengan mengambil bagian atas media tanam kaktus namun jangan dibuang, sisakan hingga setengah pot media tanam.

Kemudian, masukkan atau taburkan pupuk. Lalu masukkan kembali media tanam yang sudah ambil tadi untuk menimbun pupuk yang baru saja dimasukkan.

Hal ini dilakukan agar pupuk tidak menguap, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.

Pupuk dapat diberikan selama setahun sekali saat musim hujan datang, karena tanaman kaktus bukanlah tanaman yang serakah akan pupuk.

Pemberikan pupuk juga harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak fisik kaktus.

Pergantian Pot

Tanaman kaktus sering dijual dalam bentuk mini dan ditaruh di dalam pot yang berukuran kecil.

Ini adalah hal yang wajar, karena banyak diantara peminatnya menjadikan kaktus sebagai tanaman hias, sehingga tidak membutuhkan area pananaman yang luas.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, tanaman kaktus yang sehat akan tumbuh tinggi dan besar.

Jika tanaman kaktus milikmu berada di dalam pot, maka kamu perlu mengganti pot tersebut secara berkala.

Hal ini dilakukan untuk menjaga agar media tanam yang tertampung di dalam pot dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman kaktus milikmu.

Jika kamu tetap membiarkan tanaman kaktusmu dalam pot yang kecil sementara ukurannya sudah bertambah besar, maka akan dapat membuat tanaman kaktus mati, karena kekurangan nutrisi.

Penggantian pot dapat dilakukan pada sore hari dan harus dengan hati-hati agar tidak mencabut akar kaktus dan kaktus tidak mengalami kerusakan yang fatal.

Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk merawat tanaman kaktus agar dapat tumbuh dengan baik.

Cara tersebut dapat berguna bagi yang ingin mulai atau sedang memelihara tanaman kaktus.

Bahkan saat ini, tanaman kaktus tidak hanya ditanam untuk rumah sendiri, tetapi juga banyak yang dibubidayakan alias menjadi lahan bisnis baru.

Baca juga

instagram okdogi

1 thought on “Cara Sederhana Merawat Kaktus Hias di Dalam Ruangan”

Leave a Comment