Ciri Kucing Terkena Rabies, Bisa FATAL

Ciri Kucing Terkena Rabies, Bisa FATAL

Rabies biasa kita kenal dengan penyakit anjing gila, penyakit ini tergolong cukup serius dan berbahaya, karena dapat menyerang otak dan sistem saraf.

Penyakit ini ternyata tidak di alami pada anjing saja, melainkan kucing juga bisa mengalami demikian.

kucing rabies
kucing rabies

Penyakit rabies pada kucing juga tergolong cukup mematikan, dan memang harus di tangani secara cepat dan tepat, karena faktanya penyakit ini tergolong sangat berbahaya dan bisa menular ke semua mahluk hidup termaksud manusia.

Menurut beberapa ahli kesehatan hewan, rabies di sebabkan dari virus lyssaviruses.

Virus ini bisa di tularkan dari hewan yang terkena penyakit rabies dan siapapun dapat terkena rabies ketika air liur yang di miliki ( penderita ) masuk kedalam tubuh manusia, serta hewan lainnya.

Bahkan lewat cakaran pada kuku hewan tersebut pun bisa, karena alamiah kucing senang menjilati kukunya.

Pada beberapa kasus yang terjadi, seseorang atau hewan yang terkena rabies yang disebabkan oleh air liur hewan yang sudah terinfeksi penyakit rabies ( menular ) dapat mengakibatkan kematian dalam waktu dekat.

Seberapa cepat rabies menyerang saraf

Berapa lama masa pengaruh antara gigitan yang terinfeksi dan munculnya gejala pada kucing? untuk jangka waktu ini bisa berbeda-beda dari sepuluh hari hingga satu tahun atau lebih.

Pengaruh rabies terhadap kucing biasanya lebih lama dari pada anjing dan umumnya tiga sampai delapan minggu.

Kematian biasanya terjadi dalam sepuluh hari sejak timbulnya tanda pertama. Rabies akan berdampak pada kucing ini tergantung dari beberapa hal berikut ini:

  • Area kucing terinfeksi: Jika kucing terkena gigitan di area otak atau didekat area sumsum belakang, semakin cepat virus mencapai jaringan saraf dan menyebabkan gejala rabies.
  • Seberapa parah kucing digigit oleh hewan yang sebelumnya sudah terjangkit rabies.
  • Jumlah virus yang masuk ke dalam tubuh kucing saat terjadi gigitan.

Apakah rabies bisa menular ke manusia?

kucing mengigit

jawabannya adalah bisa, rabies merupakan penyakit zoonotic yang maksudnya ialah penyakit yang ditularkan oleh virus dari hewan kemanusia.

Baca juga  10 Cara Menghentikan Kucing Mencakar dan Menggigit

Pertolongan pertama saat kamu digigit hewan adalah bersihkan area gigitan dengan air panas dan sabun sampai bersih, selalu periksakan ke dokter saat mengalami gigitan dari hewan yang tidak dikenal.

Ciri & tanda kucing terkena rabies

kucing sakit rabies
kucing sakit rabies

Gejala rabies pada pada kucing dan siapapun umumnya terbagi menjadi beberapa bagian.

Fase Prodromal

Ini merupakan tahap awal rabies yang berlangsung selama 1-3 hari.

Beberapa ahli mengatakan bahwa gejala rabies akan sulit diidentifikasi pada awalnya dan membutuhkan waktu kurang dari 21 hari hingga 80 hari untuk memastikan kucing benar-benar terkena rabies, dengan kondisi kucing yang memburuk dengan cepat. 

Tanda kucing berada di fase prodromal

  • Demam tinggi.
  • Perilaku yang aneh.  
  • Temperamen berubah makin aggresif.
  • Keluar air liur berlebihan dari mulutnya.  
  • Pupil mata membesar.
  • Ingin sendiri
  • Nafsu makan kucing menurun.  
  • Mengigit objek secara random.
  • Berlebihan menggaruk objek.

Di fase ini kamu akan sering melihat tempramen kucing yang tidak menentu, jika kucing biasa senang kamu pangku dan senang jika di elus, maka saat mereka terjangkit rabies mereka bisa saja mendesis jika kamu sentuh bahkan menyerang dan lebih ingin sendirian saja.

instagram okdogi

Fase Furious

Pada fase selanjutnya biasanya pada hari ke 3 tingkah laku kucing akan terlihat makin tidak jelas, kucing bisa saja memakan benda yang tidak bisa dimakan seperti plastik atau kayu.

Saraf otak sudah tidak bisa di kontrol oleh kucing sehingga mereka akan semakin terlihat bodoh.

Berikut ini efek fase furious:

  • Lebih banyak berkeliaran.
  • Hipersensitif.
  • Perilaku agresif dan tidak segan menyerang objek apapun.
  • Menggigit dirinya sendiri.    
  • Mendesis marah pada objek yang tidak keliatan tidak jelas.  
  • Kejang.
  • Menggeram.  
  • Gemetaran.

Fase Paralytic

Fase ini tidak bisa ditentukan kapan karena proses berkembangnya virus ini tergantung beberapa hal yang telah di bahas sebelum, ada yang 1 bulan sudah terlihat gejala ini atau ada yang bertahun-tahun baru terlihat gejala ini.

Baca juga  Perawatan Untuk Anak Kucing ( Kitten ), WAJIB BACA!

Berikut ini adalah efek fase paralytic

  • Mulut berbusa.
  • Sesak napas.
  • Tersedak.
  • Koma.
  • Lumpuh total.
  • Mati.

Di indonesia sendiri, rabies itu lebih dikenal dengan beberapa tahap yaitu rabies membabi buta, rabies normal, rabies diam dan rabies susah dikenali, memang istilah ilmiah dan istilah yang lebih familiar di indonesia agak berbeda walaupun efeknya sama.

Rabies membabi buta

Rabies jenis ini bisa juga di sebut hidropobia atau lebih di kenal dengan takut air.

Golongan rabies ini dapat menyebabkan kucing anda kehausan.

Selain itu saat kita berikan air, otot pada kucing yang terkena rabies akan berdampak menjadi kejang kejang sehingga terlihat takut air dan aneh.

Rabies normal

biasanya penderita akan berlarian kesana kemari seperti sedang gelisah dan bingung, mereka mudah sekali terangsang dan juga suka sekali bertingkah tidak wajar dengan menyerang dan menggigit sesuatu yang di lihat sedang bergerak olehnya.

Rabies diam

Rabies tipe ini merupakan kebalikan dengan rabies membabi buta, untuk kucing yang menderita rabies seperti ini cenderung mempunyai karakter pendiam.

Dan gejala lain yang mereka hadapi antara lain kehilangan vitalitas, hobi menyendiri, tidak mudah teransang, mengalami kelumpuhan, tubuh sering gemetar, dan mempunyai sikap yang apatis.

Seperti tidak ada gejala rabies

Rabies tampa bentuk bukan berarti tidak mengala gejala gejala demikian.

Mungkin mirip perkataan shakespere yang berkata apalah arti sebuah nama, dan untuk gejala pada jenis rabies ini antara lain, gatal, kejang otot, kaku dan sembelit.

Diagnosa rabies

Dokter hanya bisa memastikan hewan terkena rabies atau tidak dengan melakukan diagnosa pada otak kucing, ini tidak mungkin dilakukan saat kucing masih dalam kondisi hidup, umumnya dokter akan meminta bangkai binatang yang terkena rabies untuk didiagnosa.

Baca juga  4 Menu Pilihan Makanan Kucing Persia Terbaik

Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini menular melalui cakar dan gigitannya terhadap korban.

Dampak yang paling berbahaya dari gigitan dan cakarnya adalah korban bisa mengalami kematian.

Pastinya Hampir setiap jenis kucing dan hewan lainnya dapat terjangkit virus berbahaya ini.

Oleh sebab itu langkah terbaik yang harus anda lakukan dengan baik adalah memberikan vaksin ke tubuh kucing tersebut sebelum kucing anda terjangkit virus ini, agar kucing anda mempunyai fungsi kekebalan yang aman dari virus berbahaya tersebut.

Rawatlah kucing anda sehari hari dengan baik agar kesehatan kucing tetap baik, perhatikan tingkah laku kucing jika mereka terlihat seperti mengalami gejala rabies segeralah membawa mereka ke klinik hewan atau petshop terdekat untuk menjalani perawatan khusus.

Vaksin rabies

Apakah vaksin rabies akan menyelamatkan kucing dari kematian rabies? sebenernya untuk saat ini tidak ada obat yang mampu mengobati virus rabies ini.

Vaksin rabies hanya bisa membantu jika kamu sudah melakukan vaksinasi sebelum kucing terkena rabies, tetapi jika kamu melakukan hal tersebut saat kucing sudah terjangkit maka ini akan sia-sia.

Vaksin akan membuat antibodi pada kucing yang mencegah virus masuk ke dalam tubuh bukan untuk mengobati penyakit. ( baca : Cara identifikasi penyakit kucing )

Oke semoga bermanfaat ya, salam sukses okdogi.com

Rekomendasi artikel

instagram okdogi

2 thoughts on “Ciri Kucing Terkena Rabies, Bisa FATAL”

Leave a Comment