Gorila, Menghadapi Ancaman Kepunahan

Hewan besar ini merupakan spesies hewan yang berasal dari kelas mamalia. Hewan ini juga berasal dari bangsa hewan yang memiliki taksonomi primata. Gorila adalah nama yang diberika kepada hewan besar ini. Tapi, hewan ini ialah hewan yang sangat terancam kepunahan populasinya.

Gorila termasuk hewan yang sangat mencolok bukan hanya dari ukuran tubuh yang besar, juga dalam hal kekuatan yang dimilikinya. Tapi dikarenakan perilaku hewan ini mirip dengan manusia, dilihat dari kelembutannya. Mereka sangat penting sebagai peranan dalam keberagaman hayati lokal, serta ia berkeliaran pada wilayah luas. Bahkan ia membantu dalam penyebaran benih buah yang menjadi makanannya.

Macam-macam Spesies Gorila

Gorila mempunyai pembagian spesies yang terdiri dari. :

  1. Gorila dataran rendah barat
  2. Gorila dataran rendah timur
  3. Gorila gunung
  4. Cross-River Gorila

Bagian-bagian spesies dari yang disebutkan tersebut diatas memiliki status yang terancam punah. Ancaman yang dihadapi mamalia ini akibat dari kehilangan atas habitatnya, perburuan hewan ini sebagai makanan, dan perdagangan hewan liar.

Lihat Juga : Binatang buas lainnya.

Hewan kekar ini punya tubuh yang perkasa, dada dan bahunya yang lebar, ukuran tangan yang besar.
Tapi lengan bawah jauh lebih pendek dibanding lengan atasnya. Hewan ini berwajah hitam dan tidak berambut, juga mata yang kecil saling berdekatan. Serta ukuran yang besar untuk seukuran lubang hidup dan menonjol.
Primata besar punya suatu DNA yang sangat mirip dengan seorang manusia hingga 98% setelah seekor simpanse. Jika dibandingkan dengan seorang manusia, ciri khas bentuk tubuh hewan ini serba panjang. Mulai dari tangan dan kakinya, tapi tangan hewan ini lebih panjang daripada ukuran panjang kakinya. Bagian tubuhnya yang lain seperti dadanya terdapat bulu serta sebagian besar di tubuh.

Hewan Gorila
Sedangkan yang tidak berbulu ialah bagian jari tangan, muka, ketiak, telapak kaki dant tangan. Pada bagian mulutnya terdapat gigi-gigi sebanyak 32 buah. Ia memiliki 5 panca indera sama seperti manusia. Jenis kelamin jantan primata ini punya hampir 2 kali lebih besar daripada primata jantannya.

KEBUTUHAN PANGAN HEWAN INI

Mamalia primata ini butuh setidaknya sekitar 25 kilogram sebagai makanannya. Biasanya ia sangat menggemari makanan yang berasal dari tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Ia memang adalah termasuk hewan omnivora, terkadang ia makan hewan jenis semut dan rayap. Mereka termasuk makanan yang memberikan cairan cukup bagi mamalia ini. Ia juga memiliki kebiasaan sangat jarang untuk mencari minum.

Kecerdasan hewan telah banyak dilakukan penelitian, karena pernah ada suatu penelitian mengenai primata ini. Bahwa ia dapat berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan sandi-sandi dalam bahasanya. Hewan primata ini ternyata merupakan hewan sosial tapi pemalu. Primata cerdas ini biasanya membentuk suatu kelompok yang mirip dengan konsep keluarga pada manusia. Dan di dalam keluarganya memiliki gorila yang dominan atau pemimpin. Kemudian juga terdiri dari dua sampai lebih si betina dan anak-anak gorila sehingga mencapai 6 hingga 7 anggota.

KEHIDUPAN SANG PRIMATA

Ada studi yang dilakukan dan mendapat hasil bahwa jumlah anggota keluarga primata ini dapat dilihat dari jumlah tempat tidur pada sarangnya. Di dalam sarangnya hewan ini memakai daun-daun, tangkai pohon hingga rumput sebagai alas tempat ditidurnya.
Primata ini juga terdapat di dalam kebun binatang. Jika pada perawatan kebun binatang, primata cerdas ini memiliki umur yang panjang mencapai umur 50 tahun. Sedangkan pada alam liar pada umumnya dapat hingga umur 35 tahun.

Binatang ini dapat melukan reproduksi atau berkembangbiak saat berumur 10 sampai dengan 12 tahun. Ketika indukan betina primata ini dalam musim reproduksinya, maka ia punya masa kehamilan anaknya berkisar 8 hingga pada 9.5 bulan. Kemudian pada saatnya ketika melahirkan, ia mampu melahirkan seekor anak primata cerdas ini. Dan selama hidupnya hewan primata cerdas dalam spesiesnya hanya melahirkan 3 ekor saja. Lalu, perbandingan lain dengan manusia bahwa hewan ini ketika bayi, ia dapat merangkak pada usia berkisar 2 bulan dan berjalan pada usia 9 bulan. Sehingga meninggalkan kemampuan dari bayi manusia.

Secara garis besar, ancaman kepunahan di lingkungan alam liar daratan afrika diperkirakan bahwa hanya tersisa 50 ribu ekor primata cerdas dari berbagai spesiesnya.

Komentar

Okdogi.com Situs Kucing , Anjing , Ikan , Burung , Kelinci , Hamster dan Hewan Liar Terpopuler