Harga Pasaran Ikan Hias Terbaru 2019, LENGKAP!

Harga Pasaran Ikan Hias Terbaru 2019, LENGKAP!

Banyak orang yang menggemari ikan hias, mulai dari anak-anak hingga orang tua sangat senang dengan hewan yang satu ini. Warnanya yang beraneka ragam dan gerakan ekor serta badannya ketika berenang memiliki daya pikat sendiri.

Beberapa penelitian terkait ikan hias juga dilakukan dan ternyata dengan melihat ikan hias berenang memiliki dampak positif secara psikologis, yaitu dapat mengurangi bahkan menghilangkan stres.

Tentu ini adalah hal yang baik, mengingat tingkat stres saat ini jauh lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya dan terus meningkat seiring dengan perkembangan zaman.

Banyak sekali jenis ikan hias yang dijual di pasaran, mulai dari ikan hias air tawar hingga ikan hias air laut.

Harganya pun beragam, semakin cantik dan semakin langka, maka ikan itu akan memiliki harga yang sangat mahal.

Contohnya adalah ikan arwana super red.

ikan arwana super red
ikan arwana super red

Semua orang tentu sangat paham bahwa harga ikan yang satu ini tidaklah murah.

Lalu sudah taukah Anda berapa harga rata-rata ikan hias terbaru? ayo kita lihat list harga dibawah ini:

Harga ikan hias terbaru

  • Ikan arwana super red biasa : Rp 2.500.000 – Rp 16.000.000 tergantung ukuran.
  • Ikan arwana super red kontes : Rp 38.000.000 – Rp 45.000.000.
  • Ikan guppy : Rp 10.000 – Rp 30.000
  • Mas koki : Rp 13.000 – Rp 70.000
  • Neon tetra : Rp 4.000 – Rp 15.000
  • Ikan pedang : Rp 3.500 – Rp 20.000
  • Botia badut : Rp 10.000 – Rp 100.000
  • Ikan koi : Rp 900.000 – Rp 10.000.000
  • Ikan louhan : Rp 250.000 – Rp 500.000
  • Discus : Rp 100.000 – Rp 3.000.000
  • Ikan cupang : Rp 20.000 – Rp 150.000
  • Ikan cupang juara : Rp 400.000 – Rp 3.000.000
  • Ikan buntal : Rp 10.000 – Rp 130.000
  • Ikan Arapaima : Rp 3.000.000 – Rp 8.000.000
  • Ikan Barbir : Rp 3.000 – Rp 12.000
  • Ikan Belida : Rp 30.000 – Rp 75.000
  • Ikan Blackghost : Rp 2.000 – Rp 25.000
  • Ikan Catfish : 35.000 – Rp 100.000

Pilih Ikan Hias yang Perawatannya Mudah Dahulu

Lalu bagaimana jika ingin memelihara ikan hias? Jika ingin memelihara ikan hias, maka hal yang pertama harus diketahui adalah karakteristik dari ikan hias secara umum, misalnya dari segi perawatan.

Bagi para pemula, memilih ikan hias dengan perawatan yang mudah jauh lebih direkomendasikan daripada langsung merawat ikan yang membutuhkan perawatan ekstra.

Namun jangan salah mengartikan, jika perawatannya mudah, termasuk jenis ikan hias yang tidak cantik atau biasa saja.

Baca juga  Cara BENAR Memelihara Ikan Mas

Ikan cupang dengan nama latin Betta splendens merupakan salah satu ikan hias populer yang banyak digemari oleh orang-orang dari beragam kalangan dan usia.

Perawatan ikan ini sangat mudah, tetapi keindahannya tidak perlu diragukan.

Harganya juga bervariasi, tergantung kualitas dari warna, bentuk tubuh, dan tentunya bentuk ekor.

ikan cupang
ikan cupang

Contoh ikan hias dengan perawatan yang susah dan membutuhkan biaya tidak sedikit adalah ikan koi.

Ikan ini juga sangat populer, tetapi perawatannya jauh lebih rumit daripada ikan cupang.

ikan koi
ikan koi

Ikan dengan nama latin Cyprinus carpio ini membutuhkan air dengan kualitas yang baik, terutama oksigen terlarut.

Selain itu, kecerahan air juga harus tinggi, yaitu mencapai 100% atau dasar kolam dapat terlihat dengan mata telanjang alias airnya harus jernih.

Untuk mendapatkan kualitas air terbaik ini, maka dibutuhkan filter.

Fungsi alat tersebut adalah digunakan untuk menyaring kotoran-kotoran, sehingga air dalam kolam koi menjadi selalu jernih.

Suplai oksigen yang tinggi dapat dipenuhi dengan menggunakan sistem aerasi, baik menggunakan batu aerasi, microbubble, ataupun nanobubble.

Ketahui Informasi Terkait Filter Air, karena Ini Sangat Penting

Perawatan pada ikan hias juga sangat erat kaitannya dengan filter.

Memang tidak semua ikan hias membutuhkan filter, contohnya ikan cupang, tetapi sebagian besarnya membutuhkan alat ini.

Filter terbagi menjadi tiga jenis, yaitu filter fisika, kimia, dan biologi.

Filter fisika memiliki fungsi untuk menyaring kotoran-kotoran dengan ukuran tertentu, sehingga membuat air menjadi jernih.

Filter kimia memiliki fungsi untuk menyetabilkan pH atau derajat keasaman pada perairan serta menyerap H2S.

Filter biologi memiliki fungsi untuk merubah senyawa turunan nitrogen yang berbahaya, yaitu amonia dan nitrit menjadi nitrat dan nitrogen melalui proses yang dikenal dengan nitrifikasi.

Ketiga jenis filter ini dapat dikombinasikan ataupun digunakan hanya salah satunya saja tergantung dari kebutuhan.

Jika ikan hias yang kamu pelihara membutuhkan kualitas air yang sangat baik, contoh untuk ikan hias air laut, maka kombinasi dari ketiga filter ini merupakan pilihan terbaik.

instagram okdogi

Gunakan Protein Skimmer untuk Menjernihkan Air

Pada akuarium laut juga membutuhkan protein skimmer.

Alat ini berfungsi untuk menghilangkan kotoran yang tersuspensi dengan air.

Tetapi apa yang dimaksud dengan kotoran yang tersuspensi?

Ada dua jenis kotoran dalam air, yaitu tersuspensi dan terlarut.

Jika tersuspensi, apabila sudah disaring dengan filter tetapi airnya masih berwarna kuning, maka ini menandakan masih terdapat kotoran yang tersuspensi atau menyatu dengan partikel air.

Sedangkan kotoran yang terlarut dapat dilihat dengan mata telanjang, yaitu terlihat seperti butiran-butiran atau air terlihat keruh.

Baca juga  Jenis Ikan Arwana Hias Lengkap

Iniloh Beberapa Sistem Aerasi yang Bisa Digunakan

Sistem aerasi juga harus diketahui dengan baik, apalagi jika ingin memelihara ikan yang membutuhkan oksigen terlarut yang tinggi, seperti ikan koi dan ikan hias air laut.

Sebelumnya telah disebutkan jika terdapat tiga jenis sistem aerasi yang dapat digunakan untuk merawat ikan hias, yaitu batu aerasi, microbubble, dan nanobubble.

Sistem aerasi yang baik adalah yang menghasilkan gelembung udara terkecil.

Sistem aerasi dengan menggunakan batu aerasi umumnya menghasilkan gelembung udara yang besar, tetapi ukuran gelembung udara ini juga dipengaruhi oleh batu aerasi yang digunakan.

Microbubble merupakan gelembung udara berukuran mikro dengan ukuran minimal kurang dari 100 mikron.

Gelembung udara ini terlihat seperti kabut yang berada di dalam air.

Ukuran gelembung udara yang sangat kecil ini membuat oksigen terlarut lebih cepat meningkat, karena luas permukaannya yang luas.

Selain itu, microbubble juga tidak pecah di atas permukaan air, melainkan menghilang dalam air, jadi tidak sama dengan gelembung udara dari batu aerasi yang pecah di atas permukaan air.

Nanobubble merupakan gelembung udara yang berukuran jauh lebih kecil daripada microbubble dan tidak terlihat dengan mata telanjang.

Gelembung udara ini dapat diketahui keberadaannya dengan menyorot sinar dari laser ke arah air yang telah dimasukkan ke gelas bening dan mengandung nanobubble.

Apabila sinar laser terlihat menyambung, maka ini menandakan jika terdapat nanobubble dalam air yang berada dalam gelas tersebut.

Akan tetapi, jika ternyata sinar laser tidak menyambung dan langsung tembus ke bagian sisi lain dari gelas, maka air tidak mengandung nanobubble.

Oksigen terlarut yang dihasilkan oleh nanobubble sangat tinggi, sehingga sangat cocok jika diterapkan untuk memelihara ikan hias yang membutuhkan kadar oksigen yang tinggi, terutama ikan-ikan laut dan terumbu karang.

Pilih Akuarium sesuai Ukuran Ikan

Setelah mengetahui jenis perawatan ikan, filter, dan sistem aerasi, maka saatnya membahas terkait akuarium.

Akuarium berfungsi sebagai wadah ikan hias.

akuarium
akuarium

Benda ini umumnya terbuat dari kaca dan akrilik.

Harganya bervariasi, tergantung dari merk dan jenis bahan yang digunakan.

Memilih akuarium juga tidak boleh sembarangan.

Pemilihan akuarium harus disesuaikan dengan ikan yang akan dipelihara.

Apabila ikan berukuran besar, maka akuarium juga harus berukuran besar, contohnya jika memelihara ikan arwana dengan panjang total 60 cm, maka akuarium yang digunakan minimal 100 – 120 cm dengan tebal kaca 8 mm untuk samping dan 2 cm untuk bagian alas.

Bagaimana Cara Membedakan Ikan Hias yang Sehat dan Tidak?

Ikan hias yang dijual di pasar ikan hias maupun di toko-toko umumnya dijual dalam satu akuarium besar.

Oleh karena itu, sering kali pembeli diberi kewenangan untuk memilih ikannya sendiri.

Baca juga  Cara BENAR Ternak dan Budidaya Ikan Mas

Inilah masalahnya, karena bagi para pemula yang akan memelihara ikan hias, maka bisa jadi mereka mengambil ikan yang sedang sakit alias tidak sehat.

Lantas bagaimana ciri ikan yang sehat dan sedang sakit?

Sama halnya dengan manusia, ikan hias yang sehat memiliki pergerakan yang lincah dan gesit.

Akan tetapi, tergantung ikannya juga, karena beberapa ikan hias justru tidak terlalu lincah dan gesit, dan ini bukan menandakan ia sedang sakit, tetapi karakternya memang demikian.

Jika ternyata ikan hias yang ingin dipelihara memiliki karakter pendiam, maka kamu bisa membedakan ikan yang sehat dan sakit dari permukaan tubuhnya atau kulitnya.

Jika terdapat luka, maka ini sudah cukup menandakan jika ikan tersebut sakit.

Selain itu, kamu juga bisa mengamati warna tubuhnya, jika berwarna pucat, sedangkan ikan yang lain berwarna terang, maka dapat dipastikan ikan itu juga sakit atau bisa jadi mengalami stres.

Inilah Ciri Ikan Hias yang Memiliki Kualitas Terbaik

Sama halnya dengan kualitas pada makanan, ikan hias pun demikian.

Ikan hias yang berkualitas memiliki bentuk tubuh dan warna yang terbaik dibanding lainnya.

Jika kamu pertama kali memelihara ikan cupang, pasti kamu sering menemukan ikan cupang berharga kurang dari 15 ribu rupiah.

Tetapi apakah kamu tahu jika cupang yang kamu beli itu ternyata memiliki kualitas yang jelek atau dikategorikan barang reject.

Tahukah kamu, jika ikan cupang yang berkualitas dapat memiliki harga hingga ratusan ribu rupiah, bahkan ada yang berharga hingga jutaan rupiah.

Hal ini karena ikan tersebut memiliki bentuk ekor dan tubuh yang sempurna ataupun telah memenangkan suatu kompetisi dan akan lebih mahal lagi jika warna tubuhnya merupakan warna yang langka alias jarang dijumpai.

Dengan demikian, untuk mendapatkan ikan hias dengan kualitas terbaik, maka ciri yang paling mencolok adalah dari harga yang ditawarkannya.

Akan tetapi, jangan hanya melihat harga, kamu juga harus tahu bahwa ikan hias tersebut benar-benar berkualitas, yaitu dengan mengamati semua aspeknya, seperti bentuk tubuh, ekor, gerakan, warna, sirip, sisik, dan insang.

Baca juga

instagram okdogi

Leave a Comment