8 Jenis Ayam Petarung Aduan Paling Gaco, LENGKAP!

8 Jenis Ayam Petarung Aduan Paling Gaco, LENGKAP!

Saat mendengar ayam petarung kita pasti langsung ingat sabung ayam, walaupun begitu ayam petarung bisa juga hanya untuk di jadikan koleksi atau di ternakkan.

Budaya untuk metarungkan ayam merupakan budaya leluhur di indonesia, banyak nenek moyang kita sudah melakukan tradisi tersebut dari dahulu kala.

Memiliki ayam petarung yang gaco bisa menjadi kepuasan tersendiri terlebih jika Anda memelihara ayam tersebut dari bahan dan Anda latih hingga menjadi ayam yang luar biasa kuat.

Sayangnya masih banyak pemain yang menggunakan ayam aduan ini sebagai sarana berjudi, di indonesia sendiri sabung ayam atau judi ayam termasuk dalam pidana.

Ancaman hukumannya tak main-main, bagi mereka yang menggunakan ayam sebagai sarana judi maka terdakwa akan dipidana 10 tahun penjara dan denda 25 juta rupiah.

Saat ini ayam petarung yang paling populer adalah Ayam Bangkok, tapi faktanya banyak jenis lain dari ayam petarung yang tidak kalah populer.

Keunikan serta kemampuan mereka pun tidak kalah dari Ayam Bangkok. Sebagian besar berasal dari negeri Asia seperti Thailand, Birma, Brazil, Vietnam juga Jepang.

Artikel ini akan membahas beberapa jenis di antaranya yang populer dikalangan banyak pemain ayam petarung ini.

Jenis ayam aduan dan ayam petarung

Ayam Bangkok

Menempati posisi pertama dari jenis-jenis ayam petarung lain adalah ayam Bangkok yang berasal dari Thailand. Pertama kali diperkenalkan oleh banyak pemain sabung ayam di tuban, jawa timur.

Yap, ayam ini paling familiar di telinga masyarakat Indonesia khususnya di kalangan penggemar ayam petarung.

Ayam bangkok tidak seperti ayam lain, penyebaran ayam ini sangat cepat, di Indonesia sangat mudah menemukan ayam bangkok.

Selain itu harga ayam bangkok tidak terlalu tinggi seperti jenis ayam petarung lainnya kecuali untuk ayam bangkok jawara atau sudah memiliki prestasi, harga ayam bangkok jawara lebih tinggi dari biasanya.

Ayam Bangkok di kenal sebagai petarung sejati, tidak hanya cepat dan kuat di atas arena tarung, ayam bangkok juga di anggap ayam yang paling jalan otaknya atau paling cerdas saat di arena pertarungan dalam hal mencari cara ampuh untuk merobohkan lawan.

Sehingga banyak yang memilih untuk memelihara ayam jenis ini.

ayam bangkok
ayam bangkok

Hal ini didapatkan tergantung dari garis keturunan, cara merawat ayam, dan cara melatih ayam yang dilakukan peternak / pemilik.

Karena itu, jenis ayam ini bisa memiliki gaya bertarung yang khas, cepat, keras, dan mematikan.

Ayam Bangkok banyak dikawin silangkan dengan betina ayam lokal. Sehingga kebanyakan ayam Bangkok yang beredar di masyarakat adalah keturunan ayam Bangkok yang penampilannya tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok asli.

Berdasarkan corak dan warna bulunya ada 7 macam, yaitu: Wiring, Wangkas, Klawu, Blorok, Jragem, Jali, Putih.

Ciri Umum Ayam Bangkok Adalah: Ukuran tubuh besar dan terlihat tegap berdiri hampir sekitar 90 derajat dan bagian dada terlihat gagah.

Warna bulu beragam seperti yang sudah dijelaskan di atas. Mata terlihat cerah, Leher panjang, Jengger berbentuk ros dan Pial pendek dan berwarna merah.

Paruh panjang dan tebal berwarna kuning. Kaki terlihat bulat, kering, dan sisik rapih berwarna kuning. Bobot dewasa pejantan 2,5 hingga 4 Kg.

Ayam Brazilian

Sesuai namanya, ayam ini berasal dari negara Brazil, popularitasnya lumayan tinggi. Ayam ini sebenarnya merupakan keturunan dari ayam shamo yang asalnya dari jepang, kemudian dengan seiringnya waktu ayam ini lalu dikembangbiakkan didaerah kepulauan amerika selatan.

Baca juga  Cara Paten Mengobati Ayam Ngorok, WAJIB BACA!

Ayam ini memiliki warna bulu yang khas yaitu cokelat kekuning-kuningan. Dari segi postur ciri ayam ini hampir sama dengan ayam pelung yang mempunyai tubuh tinggi besar.

Jenis ayam Brazilian terkenal dengan gaya bertarung yang lincah dan cerdas. Pecinta ayam petarung di Indonesia rela merogoh kocek mahal-mahal demi memiliki Ayam Brazil.

Tak hanya piawai menari di atas arena tarung, namun juga jago menghempaskan lawan dengan kecepatan pukulannya yang tak terduga.

Kurang lengkap rasanya jika tak memiliki ayam pejantan dari Brazil ini sebagai salah satu koleksi berharga.

Ayam Burma

Ayam Burma atau ayam Birma adalah jenis ayam petarung yang berasal dari Myanmar. Di kenal juga sebagai ayam petarung sejati yang tak kenal rasa takut.

Saat bertarung, Ayam Burma meiliki semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertarungan.

Gaya bertarung begitu ofensif dan Full Attack, menyerang dan menyerang langsung ke arah lawan.

Style tarung Full Attack yang di milikinya diringi dengan akurasi pukulan tinggi yang membuat ayam ini menjadi ayam yang Full Speed.

Namun, bentuk dan ukuran ayam Burma kecil 2 -2,5 kg, tulangnya juga kecil dan tipis.

ayam birma
ayam birma

Mata bulat melotot, paruh lebih kecil, muka dan badan kurang kekar. Warna bulu umumnya warna tanggung kurang matang.

Badan lebih banyak bulu, bulu sayap tebal dan panjang. Ayam Burma 100 persen asli masih ada tanda putih di kuping, sebagai bukti ayam tersebut jenis ayam liar.

Karakter ayam Burma yang kuat, seringkali memberi ide kepada para penggemar ayam petarung untuk mengawinkan ayam Burma dengan ayam Bangkok. Tujuannya supaya dihasilkan keturunan ayam yang lebih tangguh.

Ayam Shamo

Ayam Shamo berasal dari negara Jepang, di kenal juga dengan julukan “Ninja Mini dari Jepang“. Disebut demikian karena ayam shamo dikenal dengan ayam yang bergerak cepat serta mempunyai pukulan yang luar biasa akurat mengenai lawannya dan mematikan.

Meskipun di juluki Ninja Mini tapi jangan terkecoh, di bandingkan ayam petarung lainnya, bentuk fisik ayam Shamo paling atletis, postur tubuh tinggi tegap mampu menegakkan badan hingga 95 derajat saat berdiri.

Tak jarang ayam ini mampu memiliki bobot 4 -7 kg, menjadikannya ayam petarung dengan postur terberat dan hanya mampu di tandingi dengan ayam yang berukuran sama.

ayam shamo
ayam shamo

Ciri fisik: memiliki jengger belah tiga (walnutcomb), mata cerah, paruh besar dan kuat. Ujung sayap agak sedikit keluar dari tubuh, sendi sayap jelas mengarah ke atas, paha kuat berotot dan terlihat jelas.

Bahu yang menonjol dengan sayap yang kuat pendek mengarah ke bawah. Kulit merah pada dada yang tidak memiliki banyak bulu serta memiliki dada bidang.

Garis ekor horizontal, searah punggung atau di antara garis punggung.

Warna bulu betis kuning atau kuning dengan bercak hitam untuk ayam dengan dominasi warna hitam. Berat ayam jantan berkisar 5,6 kg dan betina berkisar 4,8 kg.

Ayam Saigon

Ayam saigon berasal dari Negara Vietnam. Kekuatan pukulannya melebihi beberapa ayam petarung lainnya.

Ayam ini terkuat dan tertangguh di banding dengan ayam petarung lainya karena paling tahan pukulan di karenakan ototnya yang berserat.

Akan tetapi pola tarung ayam ini terkesan lamban dan kurang bagus, tidak pandai mencari peluang dalam pertandingan. Sehingga tidak terlalu populer dan peminatnya tidak terlalu banyak.

Baca juga  5 Jenis Ayam Hutan TERLENGKAP!
instagram okdogi
ayam saigon
ayam saigon

Ciri fisik yang bisa dikenali dari ayam Saigon adalah botaknya. Ya, di bagian leher dan kepala ayam Saigon memang tidak ditumbuhi bulu seperti kebanyakan ayam lainnya.

Ayam saigon ada juga yang tidak botak hampir mirip ayam bangkok yang berukuran besar. Memiliki kulit yang lebih tebal dan bobot lebih berat dari Bangkok.

Struktur tubuh dan tulang yang lebih besar dari ayam Bangkok. Bulu-bulunya gampang pecah, tidak berkilau dan tidak cantik.

Karena itu bulunya gampang patah jika terkena pukulan lawan.

Ayam Bali

Ayam Bali dikenal juga dengan sebutan ayam Olagan. Ayam ini berasal dari pulau Bali. Pejantannya dapat dipelihara guna dijadikan sebagai ayam petarung.

Sedangkan ayam betina berpotensi dijadikan sebagai penghasil telur dengan produksi telur yang tinggi.

Menurut informasi, pejantan ayam Bali ini kurang tangguh dalam aduan, seringnya jika telah terpukul oleh lawan sering sekali menghindar seperti akan kabur.

Namun pukulannya tidak kalah dengan ayam aduan seperti ayam Bangkok dan ayam Birma.

Keunggulan dari ayam Bali / Olagan adalah lebih tahan terhadap penyakit dari pada ayam kampung.

Saat ini populasi ayam Bali dikabarkan terus mengalami penurunan hal ini disebabkan warga Bali tidak menggunakannya untuk dipakai dalam upacara persembahan, sehingga jarang di pelihara.

ayam bali
ayam bali

Diharapkan dinas terkait di Bali dapat memperhatikan keberadaan ayam Bali dan melakukan upaya pelestarian, jangan sampai ayam ini yang merupakan ayam aduan asli Indonesia mengalami kepunahan seperti halnya ayam ciparage yang telah punah.

Ciri Umum Ayam Bali / Olagan adalah: Tubuh terlihat lebih kecil dari ayam Bangkok dan cenderung sama dengan ayam kampong.

Warna bulu terdiri dari coklat, hitam yang menyatu dengan warna putih, merah dan kuning. Jengger kecil berwarna merah.

Leher terlihat pendek dan bulu tidak tumbuh sempurna. Paruh pendek dan berwarna kuning dan kuning.

Kaki terasa halus dan berwarna kuning terkadang berwarna putih. Menghasilkan telur sekitar 18 – 20 butir per periode. Bobot dewasa jantan 2- 2.5 Kg, sedangkan betina dewasa 1.8 – 2 Kg.

Ayam Ciparage

Ayam Ciparage adalah ayam petarung asli indonesia yang tepatnya berasal dari desa cimalaya, ciparage karawang, konon ayam ini keturunan ayam dari Adipati Singaperbangsa yang biasa di buat ayam petarung pada jaman kerajaan abad ke-17.

Namun ayam ini sudah sangat sulit untuk di temukan atau hampir punah, akibatnya ayam petarung yang berkembang di Indonesia digantikan dengan ayam Bangkok asal Thailand.

Warna asli jenis ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok terdiri dari kuning (keemasan), hitam, coklat, putih.

Dahulu jenis ini terkenal sebagai ayam yang tangguh di arena aduan. Postur tubuh yang tinggi, ramping dengan kaki kuat dan taji mencuat runcing, sanggung merobohkan lawan dalam waktu relatif singkat.

ayam ciparage
ayam ciparage

Ciriayam Ciparage: Ukuran tubuh lebih kecil dari ayam Bangkok bobot berkisar 2,5 kg. Jengger tunggal, bilah, berukuran kecil, bergerigi kecil-kecil berwarna merah pucat.

Pial sepasang dan cuping teling berukuran kecil dengan warna merah pucat juga. Kepala berbentuk bulat. Mata sedikit menjorok ke dalam, tajam berapi-api.

Paruh pendek, kokoh, warnanya kuning pucat. Dada bidang dengan bulu badan pendek-pendek dan keras.

Tulang sayap kuat, menempel ketat pada badan. Bulu ekor pokok panjang melengkung. Kaki sedikit lengkung, berwarna putih kekuning-kuningan.

Telapak kaki berwarna kuning pucat. Taji besar panjang, melengkung, tajam berwarna putih kekuning-kuningan. Sifatnya sangat agresif. Menghasilkan telur 10-14 butir per periode.

Baca juga  Cara Merawat Ayam Bangkok Siap Adu Paling JOSS!

Ayam Asil / Aseel

Asil berasal dari bahasa Arab yang berarti murni atau ras dan juga dieja Aseel. Ini adalah jenis ayam petarung yang sangat tua dari daerah INDIA / PAKISTAN dan telah dibesarkan di sana sebagai ayam petarung selama berabad-abad, khususnya dikarnakan oleh sifatnya yg sangat agresif terhadap ayam lain.

ayam Aseel
ayam Aseel

Jenis aseel telah berkembang dan di budidayakan kurang lebih selama 3.500 tahun. Aseel di akui sebagai ayam aduan tertua yang di ternakan oleh manusia, juga ditemukan di salah satu naskah tertua India yang bernama ” Dharmastrastra Manu “.  

Kitab klasik yang menjelaskan tentang hokum, ketertiban dan etika yang tercatat berusia 1.500 Sebelum Masehi.

Pernyataan pertama tentang mereka yang tercatat adalah Berkembang biak dan dipopulerkan oleh penguasa India ( kaisar Mughal & beberapa Nawabs negara di India ) .

Mereka juga dikenal untuk bertarung defensif dan taktis cerdas mereka untuk pertarungan jangka panjang di India dan Pakistan. Jenis aseel sendiri mempunya banyak variasi dan type.

a. Madras aseel

Madras terbagi dalam dua varietas, satu tinggi sedang, tetapi lebih berat dan yang lain sangat besar dan berotot.

Mereka bisa tumbuh hingga 80 cm dan warna utama hitam, merah, abu-abu, biru dan hijau. Bagian yang menarik dari jenis ini adalah ekor panjang (kattu Seval), ekor bisa mencapai hingga 60cm.

b. Jawa Aseel

Jawa aseel adalah salah satu jenis ayam petarung yang paling banyak digunakan dan terbaik di Pakistan / India. Hal ini terutama ditemukan di wilayah Punjab, berasal dari distrik Mianwali, Jawa aseel dikenal dengan warna hitam dan putih

c. Sindhi Aseel

Ini adalah salah satu jenis asil yang tertinggi dan terbesar yang dikembangkan. Warna utama merah dan biru. Mereka sebagian besar di tarungkan di wilayah Sindh Pakistan. Aseel ini memiliki ketahanan tubuh yang baik.

d. Amroha Aseel

Ini adalah jenis Aseel paling langka di Pakistan dan India. Sangat sedikit dari ayam jantan ini ada dalam bentuk murni. Jenis amroha di akui sebagai jenis terbaik untuk petarungan jalu, jenis ini merupakan jenis idaman bagi para peternak di Pakistan dan india.

e. Mianwali Aseel

Jenis ini terutama ditemukan di distrik Mianwali Pakistan. Ciri: paruh kecil melengkung, sendi yang kuat, mata berwarna mutiara / putih / kuning, mata gagak, jengger kecil dan tidak memiliki struktur tubuh yang berat.

Terlihat lebih kecil daripada keturunan lainnya tetapi jalunya sangat baik.

Yap, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan jadi referensi buat kamu yang mau ikutan pelihara ayam petarung juga.

Kalau selama ini kamu cuma pelihara ayam kampung biasa dengan ukuran normal dan sekarang mau coba yang unik, kamu bisa pilih salah satu dari jenis ayam kampung di atas yang bodynya jauh lebih gede.

Bisa di mulai dari yang harganya yang murah dan mudah di pelihara ya kawan.

Baca juga:

instagram okdogi

Leave a Comment