25 Jenis Kambing Pedaging Lengkap Beserta Dengan Foto Gambar

25 Jenis Kambing Pedaging Lengkap Beserta Dengan Foto Gambar

Sama halnya seperti sapi, kambing adalah salah satu hewan ternak yang dipelihara untuk dimakan dagingnya.

Oleh karena itu pengembangbiakan kambing memang diperuntukan untuk itu, walaupun ada beberapa kambing yang dipelihara untuk diolah susunya.

Lalu apa saja jenis kambing potong yang banyak di pelihara di indonesia? mari kita bahas bersama.

jenis kambing
jenis kambing

Jenis kambing potong yang banyak diternak untuk kebutuhan industri daging di indonesia

Kambing Kacang

Kambing kacang merupakan kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. ini Ras unggul yang memiliki badannya kecil.

Tinggi gumba pada yang jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter, sedangkan yang betina 56 sentimeter, Bobot pada yang jantan bisa mencapai 25 kilogram, sedang yang betina seberat 20 kilogram. Telinganya tegak, berrambut lurus dan pendek.

Di Jawa, kambing ini di sebut kambing Jawa. Kambing kacang tidak memiliki garis keturunan yang khusus karena sebagian besar sistem perkawinannya terjadi di lingkungan yang  lapang.

CIRI – CIRI KAMBING KACANG :

  • Tubuh kambing kacang relatif kecil. Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek. Umumnya warna bulu kambing kacang tunggal yaitu : putih, hitam, coklat, atau kombinasi ketiganya.
  • memiliki dua tanduk pendek.
  • Berat tubuh jantan dewasa bisa mencapai 30 kg dan betina dewasa mencapai 25 kg.
  • Tinggi yang jantan 60 – 65 cm, sedangkan yang betina 56 cm.

Kambing Etawa (Kambing Jamnapari )

kambing etawa
kambing etawa

Kambing Ettawa atau dikenal juga dengan nama Kambing Jamnapari, jenis kambing yang memiliki dua tipe fungsi yaitu sebagai kambing penghasil susu maupun kambing untuk penghasil daging.

CIRI – CIRI KAMBING ETAWA :

  • Hidung melengkung dan rahang bawah lebih menonjol
  • Daun telinga panjang, lebar terkulai ke bawah.
  • Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina mencapai 92 sentimeter. Bobot jantan kira –kira bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram.
  • Dahi dan hidungnya cembung. mempunyai tanduk pendek mengarah ke belakang dan ke samping

Kambing Jawarandu (Jawa Randu)

kambing jawardu
kambing jawardu

memiliki nama lain Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan

Kambing Jawarandu merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang.

Kambing ini memliki ciri separuh mirip kambing Etawa dan sebagian serupa dengan kambing Kacang. Kambing kacang dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.

Nama lain kambing jawarandu adalah  Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan. Jenis kambing ini hasil silangan dari kambing peranakan ettawa dengan kambing kacang, sifat fisik kacang lebih dominan.

CIRI – CIRI KAMBING JAWARANDU :

  • Tubuhnya lebih kecil dari kambing ettawa, bobot kambing jantan dewasa dapat lebih dari 40 Kg, sedangkan betina dapat mencapai bobot 40 Kg.
  • mempunyai tanduk
  • Memiliki telinga lebar terbuka, panjang dan terkulai

Kambing Boer 

kambing boer
kambing boer

Asalnya dari Afrika Selatan dan telah menjadi hewan ternak yang ter-registrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata “Boer” memiliki arti petani. Kambing boer merupakan kambing pedaging karena pertumbuhannya sangat cepat.

Kambing ini mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan sehingga tidak mudah terserang penyakit dan dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput.

Hewan ini lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

CIRI – CIRI KAMBING BOER :

  • Kambing Boer Jantan

Memiliki postur tubuh yang kokoh dan kuat. Juga memiliki Pundak yang luas dan ke belakang dipenuhi dengan pantat yang berotot.

  • Kambing Boer Betina

pertumbuhannya seperti jantan, tetapi kalau di amati betina ini sangat feminine karena kepala dan leher ramping juga mempunyai sifat yang  sangat jinak, tidak banyak berulah. masa kehamilan kambing boer betina selama 5 bulan dan mampu melahirkan tiga kali dalam dua tahun.

Kambing Saanen

kambing saanen
kambing saanen

kambing ini dari lembah Saanen, Swiss bagian barat. Ini salah satu jenis kambing penghasil susu kambing yang terkenal.

Baca juga  15 Penyakit umum kambing, analisa dan sembuhkan segera!

Kambing ini sulit berkembang di wilayah tropis karena peka terhadap matahari. Akhirnya jenis kambing ini di Indonesia disilangkan dengan jenis kambing yang lebih resisten dalam lingkungan yang  bercuaca tropis dan tetap diberi nama kambing saanen, antara lain dengan kambing peranakan etawa.

Ciri-ciri kambing saanen adalah :

  • bulunya pendek, warnanya putih atau krim dan ada titik hitam di hidung, telinga dan di kelenjar susu.
  • Hidungnya lurus dan muka berupa segitiga.
  • Telinganya sederhana dan tegak ke sebelah dan ke depan.
  • Ekornya tipis dan pendek.
  • Jantan dan betinanya bertanduk.
  • Berat dewasa 68-91 kg (Jantan) dan 36kg – 63kg (Betina), tinggi ideal kambing ini 81 cm dengan berat 61 kg, di saat tingginya 94 cm beratnya 81 kg.
  • Produksi susu 740 kg/ms laktasi.

Kambing Marica

kambing marica
kambing marica

Jenis kambing kacang salah satunya juga kambing merica.
Kambing Marica ini terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan ini salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endargement).

Populasi kambing Marica di daerah : Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan.

Ciri – ciri kambing marica :

  • Kambing Marica dapat beradaptasi baik di daerah agro-ekosistem lahan kering, dimana curah hujan sepanjang tahun sangat rendah.
  • Kambing Marica dapat bertahan hidup pada musim kemarau walau hanya memakan rumput-rumput kering di daerah tanah berbatu-batu.
  • telinganya tegak dan relatif kecil pendek dibanding telinga kambing kacang. Tanduknya pun berukuran pendek dan kecil tapi jenis kambing ini lincah dan agresif.

KAMBING SAMOSIR / Kambing Putih, Kambing Batak

kambing samosir
kambing samosir

keunikan kambing samosir adalah kambing samosir ini  dipelihara secara turun temurun di daerah Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

Untuk penduduk setempat yang menganut agama aninisme ( Parmalim ) pada awalnya Kambing Samosir udi gunakan untuk bahan upacara persembahan pada acara keagamaan

Ciri – ciri kambing samosir :

  • jenis kambing lokal Samosir ini hampir serupa dengan kambing Kacang yang ada di Sumatera Utara, yang membedakannya dengan kambing Kacang adalah penotipe warna tubuh yang dominan putih dengan hasil observasi 39,18% warna tubuh putih dan 60,82% warna tubuh belang putih hitam.

KAMBING MUARA

kambing muara
kambing muara

dapat di temukan  di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Propinsi Sumatera Utara. Kambing Muara ini terkadang beranak dua sampai empat, tetapi.

Walaupun anaknya empat semua dapat hidup sampai besar meski tanpa pakai susu tambahan dan pakan tambahan.

Ciri – ciri kambing muara :

  • warna bulu bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam

KAMBING KOSTA

kambing kosta
kambing kosta

Kambing ini diduga terbentuk berasal dari persilangan kambing Kacang dan kambing Khasmir (kambing impor). Kambing Kosta ada  di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan disekitarnya serta ditemukan juga dalam populasi kecil di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta.

Selama ini masyarakat mungkin hanya mengenal Kambing Kacang sebagai kambing asli asal Indonesia, namun terkadang karena bentuk dan performa Kambing Kosta menyerupai Kambing Kacang, seringkali sulit dibedakan antara Kambing Kosta dengan Kambing Kacang, padahal kalau diamati secara seksama ada perbedaan yang cukup signifikan.

Ciri – Ciri  Kambing Kosta :

  • terdapatnya motif garis yang sejajar pada bagian kiri dan kanan muka,
  • bulu rewos di bagian kaki belakang mirip bulu rewos pada Kambing Peranakan Ettawa (PE),
  • Tubuh Kambing Kosta berbentuk besar ke bagian belakang sehingga cocok dan potensial untuk dijadikan tipe pedaging.

KAMBING GEMBRONG

kambing gembrong
kambing gembrong

kambing Gembrong berasal dari daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama di Kabupaten Karangasem.

Asal usul kambing gembrong ini belum bisa dipastikan. Tapi yang mengira kambing ini merupakan persilangan antara kambing Kashmir dengan kambing Turki.

Perkiraan  ini didasarkan pada ciri-ciri fisik kambing yang hampir mirip dengan kambing gembrong.

Ciri – ciri kambing gembrong :

  • berbulu panjang dan panjang bulu bisa berkisar 15-25 cm, bahkan bulu/rambut pada bagian kepala kambing gembrong bisa sampai menutupi muka dan telinga.
  • Rambut panjang juga dimiliki kambing jantan, sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar 2-3 cm.

Kambing Boerawa

kambing boerawa
kambing boerawa

jenis kambing ini adalah hasil persilangan jantan boer dengan betina peranakan kambing etawah, yang akhirnya di beri nama boerawa.

nama kambing boerawa ini sebenarnya singkatan dari peranakan etawah dengan boer. hasil persilagan ini mulai berkembang dan jumlahnya semakin banyak di daerah lampung, meski upaya ketika melakukan persilangan kambing boer dengan kambing etawa yang di lakukan  di beberapa daerah provinsi misalnya seperti daerah sumetra utara dan Sulawesi selatan.

instagram okdogi

Kambing Barbari

kambing barbari
kambing barbari

kambing barbari adalah kambing yang di temukan di daerah india di wilayah bagian utara serta wilayah Pakistan barat, kambing ini postur tubuhnya lebih kecil jika di bandingkan dengan postur tubuh kambing ettawa dan kambing beetal, kambing ini cukup di kenal di daerah india karena kambing ini penghasil susu.

Baca juga  12 Manfaat sempurna dari susu kambing etawa

Ciri – Ciri jenis kambing barbari :

memiliki bulu yang pendek yang biasanya wrna bulu pendek tersebut putih desertai bercak coklat.

– untuk tinggi gumba kambing jantan kisaran 66cm – 76 cm.

– untuk tinggi gumba kambing betina kisaran 60 cm – 71 cm.

– bobot atau berat untuk kambing yang telah dewasa biasanya sekitar 27-36 Kg

– jenis kambing ini di sangat di mamfaatkan dengan baik sebab kambing ini  memprosuksi susu yang cukup baik dan cukup banyak, pernah ada catatan bahwa kambing ini bisa memperoleh susu 254 hari selama periode berkembangnya laktasi bisa menghasilkan susu 144 Kg.

Kambing Beetal

kambing beetal
kambing beetal

kambing beetal adalah jenis kambing yang di temukan di daerah punyab distrik india, Lahore ( Pakistan barat ), Rawalpindi.

Kambing ini juga salah satu jenis kambing yang di anggap penting di Negara india, walau kalau kita lihat sepintas kambing ini serupa dengan jenis kambing jamnapari dan memang sering kali kita tahu bahwa jenis kambin gini bersaudaraan dengan kambing jamnapari, karena mukanya ‘ roman nose’ dengan telinga yang panjang tapi lebih kecil dari kambing ettawa tapi ini sebenarnya membuat jenis kambing ini tampak seperti ada darah ettawa.

Ciri – Ciri kambing Beetal :

  • tubuh kambing biasanya di temui bewarna merah coklat dan memiliki bercak belang – belang putih.
  • untuk tinggi gumba kambing jantan kisaran 89 cm
  • untuk tinggi gumba kambing betina kisaran 84 cm
  • bobot atau berat tubuh kambing betina kira- kira bisa mencapai 45Kg
  • selama 224 hari saat periode laktasi kambing ini mampu menghasilkan susu kira – kira sebanyak  195 Kg.
  • dalam setahun kambing beetal hanya 2 kali melahirkan, dan dengan jumlah anak 1 atau kembar ( 2 kambing ) untuk satu kali periode melahirkan.

Kambing Damaskus

15
kambing damaskus

Didaerah timur tengah di antara kambing penghasil susu kambing damaskus ini adalah salah satu kambing yang justru terpenting di sana. banyak yang memelihara kambing ini di daerah wilayah libanon,Cyprus dan Syria.

Kambing gini memiliki keunikan tersendiri, mengapa ? sebab kambing ini tidak memiliki tanduk baik itu kambing damaskus jantan ataukambing damaskus betina.

Ciri – ciri jenis kambing damaskus :

  • kambin gini memiliki bulu yang biasanya di temui bewarna merah atau putih & merah.
  • memiliki wajah/muka yang konveks
  • memiliki telinga yang menggantung & panjang
  • untuk gumba kambing jantan kisaran 75 cm
  • untuk gumba kambing betina kisaran 70 cm
  • bobot atau berat kambing betina dan kambing jantan sekitar 40 – 60 Kg.
  • dalam jangka waktu sehari kambing damaskus dapat menghasilkan susu sebanyak 3 – 4 liter, yang kalau kita rata – rata kan dalam jangka waktu 8 bulan kambing damaskus ini berarti dapat menghasilkan susu sebanyak 300 – 600 Liter.
  • kambin gdamaskus juga memiliki kesuburan yang cukup baik jika di bandingkan dengan jenis kambing sannen, mengapa ? karena kambing damaskus ini bisa menghasilkan 1,76 cempe di tiap kelahirannya.

Kambing Aoudad

kambing aoudad
kambing aoudad

di amerika jenis kambing aoudad ini sering di sebut barbari yang berarti “ domba “, padahal sebenarnya ini bukanlan domba. jenis kambing ini sebenarnya untuk kedatangannya sendiri berasar dari afrika utara di wilayah Barbary coast dan karena menemukan disitu pada akhirnya di namai Barbary.

jenis kambing ini memiliki keunikan tersendiri, mengapa ? sebab aoudad ini memberikan jembatan antara kambing dengan domba, tapi bukan berarti aoudad bukan spesies sejati, mereka teteap spesies  sejati bukan terkategori hibrida.

Ciri – ciri Aoudad :

  • mempunyai ciri – ciri yang di ambil dari kambing dan domba, seperti : kadar protein dalam darah aoudad inimengandung 50% darah kambing dan 50% domba.
  • untuk berat pada aoudad berkelamin jantan sekitar 110 – 350 pounds
  • untuk berat pada aoudad berkelamin betina sekitar 90 – 125 pounds
  • tinggi aoudad jantan 36 – 39 inch
  • tinggi aoudad betina lebih pendek 5 inc dari jantan.
  • tidak soal betina atau jantan kambing ini memiliki tanduk

Kambing Bagot

kambing bagot
kambing bagot

kambing bagot adalah kambing yang tertua di inggris yang di ternakan awalnya pada tahun 1957, sejarah kambing ini bisa masuk ke Negara inggris sebenarnya bermula dari adanya perang salib di wilayah lembah rhone.

Walau kadang kambing ini sulit di bedakan dengan domba, tapi kita bisa coba bedakan dari ciri – ciri kambing bagot berikut.

Ciri – ciri kambing bagot :

  • kambing ini memiliki ekor menghadap ke atas
  • tanduk kambing ini lebih besar dari domba dan mengarahke atas
  • untuk jenis kambing berkelamin jantan memiliki janggut, dan memiliki dahi yang cembung
Baca juga  Masa perawatan Kambing Hamil menjelang Melahirkan

Kambing Appenzell

kambing appenzell
kambing appenzell

Jenis kambing ini pada mulanya berkembang di Negara swiss di wilayah daerah sekitaran canton Appenzell, yang di kembangbiakan dengan mengawinsilangkan antara Appenzell dengan jenis kambing saanen.

Ciri – ciri kambing Appenzell :

  • Mmeiliki bulu yang bewarna putih dan panjang ( sedang )
  • postur tubuhnya cukup menarik lebih lebar tetapi lebih kecil dari kambing sannen
  • untuk jantan tingginya sekitar 75 – 85 cm
  • bobot atau berat tubuh jantan sekitar 65 Kg
  • untuk betina tingginya sekitar 70-80 cm
  • bobot atau berat tubuh betina sekitar 45 Kg
  • dalam 270 hari dapat menghasilkan susu sebanyak 700-800 Kg

Kambing PE (Peranakan Etawa)

kambing pe
kambing pe

Kambing jenis ini banyak dimanfaatkan oleh sebagian umat beragama.

Kambing unggul ini juga merupakan kambing jenis dwifungsi yang dapat menghasilkan susu serta daging dengan kualitas yang cukup baik. Kambing ini sering menjadi hewan ternak di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Kambing ini memiliki ciri tubuh yang tidak jauh dari kambing etawa, seperti bentuk tubuhnya yang besar, daun telinga yang panjang sekitar 20 cm sampai 25 cm, serta bulu yang lebat di bagian kakinya. Betinanya memiliki ukuran yang lebih besar dari pejantan.

Ukuran dewasa rata-rata dari kambing ini memiliki tinggi 60 sampai 120 cm dengan berat badan sekitar 25 kg sampai 100 kg.

Selain dagingnya, kambing ini juga dapat menghasilkan susu. Susu yang dihasilkan dari satu kambing per harinya sebanyak 1 liter.

Kambing Anglo Nubian

kambing Anglo Nubian
kambing Anglo Nubian

Kambing ini merupakan kambing hasil kawin silang antara kambing yang berasal dari Afrika dan India. Kambing ini dikembangkan di Inggris oleh British.

Kambing ini adalah kambing dwifungsi, yang berarti dapat menghasilkan susu dan daging dengan kualitas yang baik.

Masa kawin dari kambing ini cukup lama, sehingga potensi dalam menghasilkan susu dapat terjadi tiap tahunnya.

Kandungan dari susu yang dihasilkan memiliki rata-rata yang tinggi pada lemak dan menteganya.

Jenis kambing ini memiliki penampilan yang dianggap aristokrat, karena dengan bentuk telinganya yang panjang terjumbai kebawa serta memiliki rambut yang pendek. Warna yang paling umum melekat pada jenis ini adalah warna hitam, merah, dan coklat.

Kambing Kiko

kambing kiko
kambing kiko

Kambing pedaging yang satu ini memiliki kecerdasan yang lebih tinggi dibandingakan jenis kambing lainnya. Kambing ini berasal dari Selandia Baru dan mulai dibudidayakan pada tahun 1980 oleh seorang bernama Garrick dan Anne Batten.

Meskipun memiliki bentuk tubuh yang cukup besar, kambing kiko ini pandai dalam hal memanjat dan dapat tetap menyeimbangkan badanya saat mulai memanjat sesuatu.

Dengan kecerdasan yang dimilikinya, kambing jenis ini sering kali membuat para peternak kualahan, karena sering keluar dari kandang dengan cara melompati pagar.

Kambing Gibas

Kambing ini hampir mirip dengan kambing kacangan. Kambing ini juga sengaja diternak untuk dimanfaatkan dagingnya.

Hewan satu ini sering digunakan sebagai hewan kurban, karena harganya yang relatif murah , sehingga tak heran kambing ini sangat laku dipasaran.

Kambing ini memiliki 2 jenis, yaitu kambing gibas ekor tipis dan kambing gibas ekor gemuk. Populasi terbanyak dari gibas ekor tipis berada di Jawa Tengah.

Perkembangan dari kambing jenis ini terbilang lamban. Ia dapat memiliki bobot sekitar 30 kg sampai 40 kg untuk jantan dan betinanya memiliki bobot 20 kg sampai 25 kg

Gibas ekor gemuk memilik ruas tulang ekor berjumlah 14. Kambing jenis ini mampu menghadapi cuaca ekstrim.

Populasi paling banyak dari kambing ini terdapat di daerah Madura, Jawa Timur, dan Lombok. Bobot pejantan dari jenis ini adalah 50 kg hingga 70 kg dan betinanya 30 kg hingga 40 kg.

Kambing Murciano

kambing murcia
kambing murcia

Murciano granadina merupakan kambing yang berasal dari daerah kering Spanyol, lebih tepatnya di Murciana.

Tidak hanya itu, perluasan dari perkembangbiakkan kambing ini sampai ke daerah Amerika Latin dan Afrika Utara. Hewan ini tumbuh secara bebas di habitat aslinya.

Kambing ini dibudidayakan untuk dapat diambil susu dan dagingnya. Susu dari kambing ini memiliki kualitas yang bagus dan dapat dikatakan sebagai produsen susu yang berkualitas baik.

Kambing ini memiliki berat sekitar 30 kg sampai 50 kg untuk betina, sedangkan penjantan dari kambing jenis ini memiliki berat sekitar 50 kg sampai 60 kg. Rata-rata kambing murciano ini memiliki warna kulit hitam atau coklat.

instagram okdogi

Leave a Comment