10 Jenis Lebah Madu Terpopuler Kualitas Produksi Madunya

10 Jenis Lebah Madu Terpopuler Kualitas Produksi Madunya

Dalam kehidupan, semua yang tercipta pasti memiliki peranan yang penting dalam membangun ekosistem kehidupan yang baik Terdapat berbagai macam spesies tumbuhan dan hewan yang ada di muka bumi ini.

Tak luput manusia juga memiliki tugas untuk mejaga kehidupan di bumi ini tetap lestari.

Salah satu hewan yang memiliki manfaat sangat baik adalah lebah madu.

Hewan ini tidak hanya menguntungkan bunga dalam membantu penyerbukan, tetapi juga memberikan manfaat kepada manusia dari madu yang hasilkan oleh kawanan lebah ini.

Madu ini memiliki banyak kasiat baik bagi kesehatan manusia.

Terdapat kurang lebih 7 spesies lebah madu dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada. Lebah-lebah ini meghasilkan madu yang di dapat dari nektar bunga.

Mereka Membentuk Koloni dan Sangat Disiplin

Tidak hidup sendiri, lebah madu merupakan spesies yang hidup berkoloni dalam satu sarang. Jumlah rata-rata dari koloni lebah tersebut sebanyak 60 sampai 70 ribu lebah dalam satu sarang yang sama.

Dengan jumlah sebanyak itu, para lebah ini tetap dapat bekerja sesuai tugasnya masing dengan baik dan rapi.

Pembuatan sarang lebah yang dilakukan oleh koloni lebah ini sangat menakjubkan. Dengan desain hexagonal dari sarang lebah, maka tidak ada ruang kosong yang terbuang begitu saja.

Ada yang Berperan Sebagai Ratu, Pejantan, dan Pekerja

Dalam sarang tersebut terdapat tiga jenis lebih yang memiliki perannya masing. Ratu lebah merupakan pemimpin dari semua lebah yang ada dalam koloninya. Ukuran ratu lebah ini pun lebih besar 40% dari lebah pekerja.

Selain memimpin koloninya, ratu lebah juga dapat bertelur dengan jumlah ribuan setiap harinya.

Umur dari ratu lebah juga lebih panjang dari lebah pekerja. Ini dapat terjadi karena royal jelly   yang di konsumsinya selama hidup.

jenis lebah madu
jenis lebah madu

Lebah jantan memiliki ukuran tidak lebah besar dari ratu lebah dan lebih besar dari lebah pekerja.

Lebah jantan ini tidak memiliki pipa penghisap madu dan kantung pollen di kakinya. Jadi tidak mungkin untuk lebah jantan melakukan kegiatan yang dilakukan oleh lebah pekerja.

Ciri lain dari lebah jantan ini adalah memiliki mata yang berukuran lebih besar dari ratu lebah dan lebah pekerja, sehingga faset mata yang dimiliki oleh lebah jantan lebih banyak dari lebah lainnya. Tugas dari lebah jantan ini menjaga sarang dan membuahi ratu lebah.

Lebah Pekerja Dibagi Menjadi 3

Terdapat 3 golongan dalam lebah pekerja ini, yaitu lebah perawat, lebah pencari, dan lebah pengumpul.

Ketiga jenis lebah tersebut merupakan lebah pekerja yang mana memiliki umur lebih singkat dari sang ratu lebah, karena para lebah pekerja ini hanya mengkonsumsi royal jelly selama 3 hari saat masih dalam fase larva.

Lebah perawat bertugas untuk merawat ratu lebah dan larva – larva lebah.

Lebah ini juga bertugas untuk menghasilakn royal jelly  , bee pollen, dan madu, yang nantinya diberikan kepada ratu lebah dan larva sebagai makanannya.

Lebah pencari bertugas untuk mencari sumber nektar, pollen, dan propolis yang baik bagi lebah – lebah lainnya.

Setelah mendapatkan sumber terbaik dari ketiga bahan dasar produk tersebut, lebah pencari kembali ke sarang dan memberikan informasi terkait lokasi sumber tersebut pada para lebah pengumpul.

Baca : Jenis laba laba terpopuler di indonesia

Setelah mendapatkan informasi dari lebah pencari, para lebah pengumpul segera mendatangi sumber tersebut untuk diambil pollen-pollen bunganya.

Disaat yang bersamaan, para lebah pengumpul ini juga memberikan sedikit madu dari mulutnya untuk membentuk gumpalan pollen yang nantinya disimpan di kantung pollen pada kaki-kaki lebah pengumpul tersebut.

Jenis Varietas Lebah Madu

Sekarang kita sudah mengetahui hal-hal terkait lebah madu. Namun kita belum mengetahui apa saja jenis lebah madu yang umum dijumpai.

Berikut adalah informasi terkait jenis lebah madu yang berhasil kami kumpulkan.

Apis Mellifera

Apis Mellifera

Apis Mellifera

Lebah jenis ini merupakan lebah madu yang paling diminati oleh para peternak lebah.

Lebah ini berasal dari Eropa dan banyak di temui di negara – negara seperti prancis, yunani, dan italia. Lebah ini mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1841

Bukan tanpa alasan lebah ini diidolakan dalam peternakan lebah. Jenis ini dapat dengan mudah beradaptasi dari berbagai iklim.

Selain itu, madu yang dapat dihasilkan dalam satu sarang dapat mencapai 30 sampai 40 kilogram per tahunnya. Sejak saat itu, banyak pengembangan dari lebah ini dan saat ini terdapat berbagai jenis Apis mellifera yang diternakkan.

Apis mellifera mellifera

Lebah ini berasal dari belanda dan merupakan lebah yang sering berpindah sarang, ciri dari lebah ini adalah warna tubuh gelap dan madu yang dihasilkan sedang

Apis mellifera lingustica

Jenis ini memiliki hasil madu yang terbaik, baik secara kualitas maupun kuantitas. Lebah jenis ini berasal dari Italia.

Apis mellifera lehzeni

Lebah jenis ini banyak dikembangbiakkan di daerah Eropa Utara dan memiliki ciri tubuh berwaran hitam kecoklatan.

Apis mellifera caucasia

Lebah ini berasal dari Rusia lebih tepatnya dari daerah Kaukasia. Lebah ini memiliki ciri tubuh gelap kuning dan jingga.

Apis mellifera carnica

Lebah ini memiliki kualitas yang cukup baik dalam menghasilkan madu, sedangkan hasil atau jumlah madu yang dihasilkan masuk dalam kategori sedang.

Lebah yang berasal dari Amerika Serikat ini sering berpindah-pindah sarang.

Apis cerena

Apis cerena

Apis cerena

Lebah yang dapat diternakan lainnya adalah lebah madu Apis cerena. Lebah madu jenis ini banyak ditemukan di wilayah Asia, seperti di China, Pakistan, India, Korea, Jepang, dan wilayah Asia lainnya, terutama di bagian Tenggara dan Selatan. Lebah ini akan menyengat jika merasa terdesak.

instagram okdogi

Dalam kegiatan peternakan, peternak lebah dapat dengan mudah menenarkanya, baik secara tradisional, maupun modern.

Untuk panen madu per tahunnya hanya menghasilkan jumlah madu sebanyak 2 sampai 5 kilogram saja.

Apis forsata

Apis forsata

Apis forsata

Berbeda dari jenis Apis mellifera dan Apis cerena, lebah jenis ini tergolong lebah yang sampai saat ini belum bisa untuk diternakkan.

Lebah ini hanya berada di kawasan hutan dengan iklim subtropis dan tropis saja.

Jadi untuk mendapatkan madu dari jenis lebah ini, maka harus terlebih dahulu mencarinya ke dalam hutan. Dengan begitu madu ini juga biasa disebut dengan madu hutan.

Bentuk tubuh yang lebih besar dari lebah madu pada umummya dan memiliki sengatan yang menyakitkan, membuat lebah ini dapat mengancam nyawa manusia.

Sifat lebah yang galak ini menjadi alasan betapa sulitnya untuk membudidayakan Apis dorsata ini. Banyaknya pemburu dari madu ini membuat keberadaan dari jenis lebah ini terancam.

Untuk dapat mengatasi masalah tersebut, maka dibentuklah hutan lestari, yang mana pada setiap sarang yang akan di ambil madunya tidak akan diambil seluruhnya, sehingga dengan cara ini diharapkan dapat membuat lebah jenis ini bertahan dengan baik.

Jika satu sarang penuh madu ini di panen maka dapat menghasilkan madu yang sangat banyak,  yaitu sekitar 15 sampai 25 kilogram per tahunnya.

Madu yang dihasilkan oleh lebah ini lebih encer dari madu lainnya dan juga madu lebah ini dianggap yang terbaik.

Apis nigrocincta

Apis nigrocincta

Apis nigrocincta

Uniknya lebah ini hanya terdapat di Filipina dan Indonesia. Di Indonesia, lebah ini disebut juga dengan lebah lokal Sulawesi.

Lebah penghasil madu ini jarang berpindah tempat. Jumlah larva yang dapat dihasil oleh sang ratu lebah lebih dari 2.000 per tahunnya.

Ini dapat terjadi dikarenakan jenis lebah ini memiliki frekuensi kawin yang cukup tinggi dalam satu koloninya.

Apis florea


Apis florea

Lebah ini banyak ditemukan di Indonesia, India, dan Oman. Di indonesia sendiri, lebah ini lebih dikenal dengan nama tawon atau lebah lonceng.

Lebah ini juga bisa hidup berdampingan dengan lebah madu lainnya.

Sama halnya dengan Apis dorsata, Apis florea ini juga belum bisa untuk di budidayakan.

Selain itu, produksi madu yang dapat dihasilkan dari lebah jenis ini terbilang sangat sedikit, yaitu sekitar 1 sampai 3 kilogram pertahunnya.

Apis Andreniformis

Apis Andreniformis

Apis Andreniformis

Wilayah penyebaran lebah jenis ini meliputi India, Burma, Filipina, Indonesia, dan di bagian Asia dengan iklim subtropis dan tropis.

Namun, saat ini Apis Andreniformis tergolong lebah yang cukup sulit untuk ditemui. Di indonesia sendiri, lebah ini jenis ini berada di daerah Jawa dan Kalimantan.

Apis koschevnikovi

Dengan tubuh yang berwarna merah, lebah ini juga biasa disebut dengan lebah merah.

Spesies ini berasal dari Kalimantan dan memiliki persebaran ke wilayah Malaysia, Sumatra, dan Jawa. Di Jawa, populasi dari lebah ini dari tahun ke tahun semakin berkurang.

Manfaat Produk dari Lebah Sangat Banyak

Madu dihasilkan dari lebah dan serangga yang menghisap nektar bunga. Rasa manis dari madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa, glukosa, dan unsur – unsur lainnya yang dapat membuat madu berkhasiat untuk manusia.

Madu memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh manusia, diantaranya adalah dapat menyembuhkan diabetes, karena senyawa gula sederhana pada madu dapat diubah menjadi energi tanpa bantuan insulin.

Tidak hanya itu saja, mampu juga dapat mencegah kanker dan penyakit jantung.

Bahan makanan ini juga dapat berperan sebagai anti bakteri, mengurangi iritasi batuk dan tenggorokan, mengatur gula darah, dan beberapa manfaat baik lainnya.

Tidah hanya dalam bidang kesehatan, madu juga dapat memberikan efek positif dalam bidang kecantikan.

Pada bidang kecantikan, madu dapat mengatasi masalah jerawat, mengatasi penuaan dini, melembabkan kulit, mencerahkan kulit, digunakan untuk masker, dan masih banyak lainnya.

Baca : Jenis kalejengking yang paling berbahaya

Madu Bukan Satu-Satunya Produk dari Lebah

Selain madu, lebah juga aktif menghasilkan royal jelly. Produk dari lebah ini juga memiliki berbagai khasiat dalam kesehatan.

Banyak peternak lebah yang juga menjual produk ini. Produk dari lebah ini sering dijadikan sebagai bahan tambahan dalam suplemen kesehatan yang di produksi secara besar.

Manfaat dari royal jelly ini, yaitu dapat meningkatkan imun tubuh (karena mengandung banyak nutrisi), meningkatkan kadar kolagen, membantu menurunkan gula darah, dan dapat dijadikan sebagai masker untuk perawatan rambut.

Sebelum menggunakan produk ini, lebih baik dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu, karena produk ini dapat menyebabkan masalah pada para penderita alergi.

Adapun dampak alergi yang timbul adalah asma, tenggorokan bengkak, dan luka di usus besar.

Dengan mengetahui berbagi manfaat dari madu dan royal jelly yang hasilkan dari berbagai jenis lebah madu ini, maka kamu jadi tahu bahwa lebah merupakan hewan yang sangat banyak memiliki manfaat untuk manusia.

Selain itu, dengan kamu mengetahui beberapa jenis lebah madu, kamu jadi tahu mengenai jenis-jenis yang sangat cocok untuk diternakkan.

instagram okdogi

Leave a Comment