15 Jenis Burung Pleci Super Kicau, TERLENGKAP!

15 Jenis Burung Pleci Super Kicau, TERLENGKAP!

Burung jenis pleci merupakan salah satu jenis burung yang biasa hinggap di pepohonan rindang yang jauh dari suasana keramaian seperti di perkotaan, sebab habitat asli burung ini adalah di alam liar yang tenang dan udara yang segar.

Bagi para pecinta burung, jenis pleci ini sering dijadikan sebagai hewan peliharaan karena memiliki suara kicauan yang gacor dan indah apabila dirawat dengan cara yang benar, sehingga tidak heran lagi jika burung ini sering tampil dalam ajang kontes burung.

Meskipun burung pleci sangat terkenal di kalangan pecinta burung, namun masih saja terdapat beberapa orang yang belum mengetahui sama sekali tentang burung yang cantik ini, padahal macam dan jenisnya sangatlah banyak. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca : Download suara masteran pleci juara tarung

15 Jenis Pleci Yang Cantik

Burung jenis pleci banyak tersebar di setiap pulau di Indonesia dengan memiliki ciri yang khas dari setiap  masing-masing asalnya, sehingga dapat dibedakan dengan mudah.

jenis pleci
jenis pleci

Perbedaan tersebut dapat dilihat dari segi warna, kaca mata, iris mata dan lain sebagainya. Apa saja macam-macam dari burung pleci? Berikut ulasan selengapnya.

Pleci Dakun Marmer

pleci mata merah
pleci mata merah

Burung ini berasal dari Pulau Jawa tepatnya di gunung merapi dan merupakan jenis burung yang paling banyak diminati oleh para pleman karena memiliki mental yang bagus dan suara yang kuat, sehingga sangat cocok untuk mengikuti ajang kontes burung.

Ciri-ciri burung pleci dakun marmer yang paling mencolok adalah terdapat warna kuning pada bagian dada (dakun) dan iris mata yang berwarna merah (marmer), sehingga burung ini dikenal memiliki sifat yang tangguh dan kejam.

Bagi Anda yang ingin mengembangbiakkan burung ini, Anda dapat membeli bakalannya dengan harga Rp 150.000 sampai dengan Rp 250.000.

Apabila burung ini sudah mendapatkan sertifikat juara, maka nilai jualnya menjadi bertambah di kisaran Rp 1.000.000 sampai Rp 2.000.000.

Pleci Dakun Bali

Pleci Dakun Bali

Pleci Dakun Bali

Sesuai namanya, burung jenis pleci yang satu ini merupakan jenis burung yang berasal dari Pulau Bali dengan memiliki ciri-ciri dada yang berwarna kuning, punggung yang berwarna hijau kekuningan dan iris mata yang berwarna coklat terang.

Postur tubuh burung pleci dakun bali termasuk dalam golongan yang standard, artinya tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil sehingga ukurannya sangat ideal untuk menjadi hewan piaraan karena memiliki suara yang unik, yaitu keras dan lantang seperti ayam alas.

Meskipun suaranya keras dan lantang, namun burung ini kurang cocok untuk mengikuti kontes burung karena memiliki mental yang kurang bagus, artinya pada saat berkicau, maka suara kicauannya sesekali akan terjeda dan terdengar kurang indah.

Pleci Dakun Jatim

pleci dakun jatim

Burung yang dikenal dengan memiliki ciri-ciri dada kuning (dakun), warna puggung kuning zaitun yang cerah serta tidak memiliki garis hitam pada matanya ini berasal dari daerah Jawa Timur.

Nama latin dari burung pleci dakun jatim adalah Zosterops flavus.

Burung pleci dakun jatim memiliki iris mata berwarna coklat yang indah, tipe suara yang lantang dan ngerol, padahal ukuran tubuhnya tidak terlalu besar, sehingga tidak heran jika burung ini sering menjadi juara kicau pada ajang kontes burung.

Burung jenis pleci yang satu ini tegolong dalam jenis burung yang mudah untuk dipelihara, karena memiliki daya adaptasi yang tinggi dan tahan terhadap berbagai macam penyakit.

Untuk harga bakalan yang dijual di pasarannya adalah sekitar Rp 100.000. Apabila sudah bersertifikat juara, maka harganya bisa mencapai Rp 1.000.000.

Pleci Dakun Garut

pleci dakun garut
pleci dakun garut

Pleci dakun garut berasal dari Jawa Barat, tepatnya di daerah Garut dengan ciri yang khas nya adalah memiliki paruh yang lebar dan panjang, pada bagian dadanya berwarna kuning bersih, serta iris matanya berwarna kuning kegelapan.

Ukuruan tubuh burung ini termasuk dalam kategori yang standard atau sedang, pada bagian matanya seperti memakai kacamata, serta memiliki tipe suara yang keras dan ngerol, sehingga suara kicauannya dapat memikat semua orang yang mendengarnya.  

Akhir-akhir ini para pleman sering mengincar burung dakun Garut karena pada ajang kontes burung sebelumnya, burung jenis ini mendominasi juara perombaan, sehingga harga jual nya menjadi lebih tinggi dari harga sebelumnya, yaitu di kisaran harga Rp 2.000.000.

Pleci Lombok

pleci lombok
pleci lombok

Jenis pleci yang memiliki nama latin Zosterops chloris maxi ini memiliki dua habitat, yaitu Pulau Lombak dan Pulau Bali (Nusa Penida).

Ciri yang mencolok dari burung ini adalah memiliki ukuran tubuh yang kecil dari jenis burung pleci yang lainya.

Selain itu, suara kicauanya juga terdengar seperti nada dering anak ayam dengan durasi kicauan yang cukup lama.

Biasanya burung ini berkicau pada saat pagi dan sore hari, namun intensitas kicauannya lebih sering pada sore hari.

Warna bulu dada dan punggung burung pleci Lombok ini adalah kuning cerah, dengan warna iris mata yang colat terang, sehingga cukup menarik untuk memikat perhatian dari para pleman.

Harga untuk burung pleci Lombok yang sudah bersertifikat menang yaitu sekitar Rp 1.000.000.

Pleci Papua

pleci papua
pleci papua

Papua merupakan daerah yang terkenal memiliki intensitas cahaya matahari yang panas dan terik, namun di dalamnya terdapat berbagai makhluk hidup yang indah dan menawan, salah satunya adalah burung pleci papua yang memiliki karakteristik yang unik.

Nama latin dari burung ini adalah Zeosterps minor yang berarti bahwa burung ini memiliki ukuran yang kecil daripada jenis yang lainnya, yaitu hanya sekitar 11 cm, sehinga suara kicauannya akan terdengar lirih dan sedikit ngebas.  

Ciri yang mencolok dari pleci papua adalah memiliki warna putih cerah pada bagian dada, warna kuning yang cerah pada bagian tenggorokan, bentuk iris mata yang lebar dan berwarna putih, serta dibagian kepalanya terlihat seperti menggunakan mahkota karena dahi nya berwarna hitam.

Pleci Montanus

Burung pleci montanus
Burung pleci montanus

Burung pleci montanus atau yang sering disebut juga dengan nama pleci gunung merupakan jenis pleci asli dari alam liar, yaitu dari daerah dataran tinggi, khususnya di daerah pegunungan Pulau Jawa yang memiliki ketinggian sekitar 3.000 mdpl.

Warna bulu yang dominan pada bagian dada adalah abu-abu, sedangkan pada bagian punggung warna yang dominan adalah hijau kecoklatan. Jika dilihat dengan seksama, pada bagian leher akan terlihat warna kuning yang cerah serta warna iris mata yang coklat.

Tipe ukuran pleci montanus ini cukup kecil, namun jangan salah, burung ini memiliki suara kicauan yang keras dan lantang serta sedikit ngebas, sehingga tidak heran jika banyak para pleman yang mencari burung ini karena memiliki karakteristik yang sangat unik untuk perlombaan.

instagram okdogi

Pleci Sulawesi

pleci sulawesi
pleci sulawesi

Nama latin dari burung pleci Sulawesi adalah Zosterops atrifrons. Sesuai dengan namanya, burung ini merupakan salah satu burung yang berasal dari daerah Sulawesi dan tersebar hingga ke pulau yang berada di sekitarnya, seperti Pulau  seram dan Pulau Sula.

Ciri khas dari pleci Sulawesi adalah memiliki bulu punggung yang berwarna kuning kecoklatan, bulu dada yang berwarna abu-abu, dan warna bulu pada bagian kepala berwarna kuning cerah.

Sedangkan pada bagian iris mata berwarna hitam pekat.

Harga jual burung pleci Sulawesi di pasaran adalah sekitar Rp 100.000, namun apabila sudah memiliki sertifikat juara, nilai jualnya bisa naik 5 kali lipat atau bahkan lebih, yaitu menjadi sekitar Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 1.500.000.

Pleci Arfak

Pleci Arfak

Pleci Arfak

Pleci arfak memiliki nama lain burung kacamata arfak dan memiliki nama latin sebagai Zosterops fuscicappillas.

Wilayah dari burung ini cukup spesifik, karena hanya dapat ditemui di daerah Papua, dan tidak terdapat di daerah lain.

Ciri-ciri yang mencolok dari jenis pleci ini adalah memiliki ukuruan yang mungil, yaitu sekitar 9 cm sampai dengan 11 cm.

Selain itu, burung ini memiliki iris mata yang berwarna coklat pekat dan dihiasi dengan lingkaran mata yang tebal dan berwarna putih.  

Warna bulu pada bagian bawah adalah kuning zaitun, dan pada bagian dahi serta muka tampak berwarna hitam.

Sedangkan warna pada bagian punggungnya adalah kuning kehijauan. Tipe suara pleci arfak cukup lirih seperti kicauan burung gereja.

Pleci Makassar

Pleci Makassar

Pleci Makassar

Burung yang dikenal dengan nama latin Zosterops anomalus merupakan burung yang berasal dari wilayah Sulawesi Selatan, khususnya di daerah Makassar.

Burung ini merupakan salah satu burung yang sulit beradaptasi pada lingungan baru, sehingga tidak dapat dipelihara di luar daerah Makassar.

Ukuran tubuh burung pleci Makassar masuk dalam golongan yang standard, yaitu sekitar 12 sampai 14 cm, sehingga wajar jika burung ini memiliki suara kicauan yang indah dan keras, bahkan dalam beberapa kejuaraan jenis burung ini pernah mendominasi kemenangan pada kontes burung.

Tidak seperti burung pleci yang lainnya, pleci Makassar ini memiliki lingkaran mata dan iris mata yang berwarna hitam, sehingga mata nya terkesan gagah dan galak.

Pada bagian dada dan perut, bulunya berwarna abu-abu, sedangkan pada bagian leher berwarna kuning cerah dan punggungnya berwarna hijau kekuningan.

Pleci Wallacea

Zosterops wallacea

Zosterops wallacea

Pleci wllacea memiliki habitat di daerah Sumba, Rinca, Komododan Besar dan Flores. Dengan nama latin Zosterops wallacea burung ini cukup tenar di kalangannya karena memiliki penampilan yang menarik.

Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk paruhnya yang panjang dan melengkung dengan indah.

Burung ini memiliki warna yang cukup bervariasi dan indah, yaitu warna kuning pada bagian kepala, warna abu-abu pada bagian perut dan dada, warna warna kuning pada bagian pantat, warna hijau kecoklatan pada bagian punggung, serta warna coklat pada bagian ujung ekornya.

Ukuran tubuh jenis pleci yang satu ini adalah sekitar 11,5 cm.

Ukuran ini termasuk ukuran yang ideal untuk memiliki suara yang keras dan merdu serta memiliki mental yang kuat untuk mengikuti perlombaan pada kontes burung.

Pleci Halmahera

pleci Halmahera
pleci Halmahera

Zosterops atriceps merupakan nama latin dari burung yang dikenal dengan nama pleci Halmahera.

Habitat asli pleci Halmahera adalah di daerah Maluku, terutama wilayah Maluku Utara. Namun, burung ini dapat bertahan hidup meski berada di luar wilayah tersebut, sebab memiliki kemampua adaptasi yang baik.

Postur tubuh pleci Halmahera termasuk dalam kategori yang cukup besar, yaitu berkisar antara 12 cm sampai dengan 13 cm, sehingga dapat terbang dengan kecepatan yang relative tinggi dibandingkan dengan jenis pleci yang lainnya.

Warna bulu pada bagian kepala adalah hitam kecoklatan, pada bagian punggung hijau pudar, pada bagian perut berwarna putih keabu-abuan dan pada bagian ekor berwarna kuning pucat.

Tipe suara pleci Halmahera adalah keras dan sedikit ngebas, sehingga akan terdengar lebih indah.

Baca : jenis burung lovebird terlengkap

Pleci Black Capped

Sebutan Pleci black capped diperoleh karena burung ini memiliki warna hitam pada bagian kepalanya, sehingga terlihat seperti mengenakan topi hitam dan terlihat sangat keren.

Pleci yang memiliki nama latin Zosterops atricapilla viridicatus ini memiliki sifat yang sangat agresif dan garang.

Jenis pleci ini memiliki warna tubuh yang tidak berbeda jauh seperti burung pleci yang lainya, yaitu warna kuning pada bagian leher, warna abu-abu kehitaman pada baian perut, warna hijau kecoklatan pada bagian punggung, dan warna coklat kekuningan pada ujung bulu ekor.

Iris matanya terlihat berwarna hitam pekat dan terdapat lingkaran putih pada bagian luar matanya, sehingga tampak seperti mengenakan kacamata.

Burung yang berasal dari Aceh ini memiliki suara yang lantang dan indah untuk didengar, sehingga patut untuk mengikuti ajang kontes burung yang bergengsi.

Pleci Slavadori Enggano

Pleci Slavadori Enggano

Pleci Slavadori Enggano

Burung yang dijual dengan harga Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000 di pasaran ini apabila sudah pernah menjadi juara pada ajang kontes burung yang bergengsi haga jualnya menjadi meningkat hingga 10 kali lipat, yaitu berkisar antara Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 bahakn bisa lebih dari itu.

Nama latin dari burung pleci enggano adalah Zosterops salvadorii. Ciri yang paling mudah untuk dikenali pada burung ini adalah memiliki punggung yang berwarna kekuningan, bagian dada dan perut berwarna abu-abu kehitaman, serta bagian kepala yang hitam. Sedangkan sifat yang menonjol dari burung ini adalah garang.

Dengan sifat yang garang, burung ini dapat menghasilkan suara kicauan yang keras dan juga ngebas, sehingga sudah dipastikan bahawa burung ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dan tampak gagah perkasa.

Selain itu, burung ini memiliki cakar yang cukup kuat sehingga pada saat hinggap di pohon, burung ini tidak akan mudah jatuh.

Pleci Auriventer

Burung ini tersebar cukup luas di wilayah Negara ASEAN seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Myanmar, dan Singapura.

Untuk wilayah Indonesia, burung ini banyak tersebar di pesisir pantai timur seperti di Pulau Sumatera, Pulau Riau, Pulau Kalimantan, Pulau Bangka dan bahkan sampai ke Kepulauan Natuna Selatan.  

Jenis pleci yang memiliki nama latin Zosterops palpebrosus auriventer ini mempunyai suara kicauan yang sangat khas, yaitu suara yang ngebas pada kicauannya ataupun pada suara panggilannya.

Sehingga burung ini banyak diminati oleh para pleman karena memiliki suara kicauan yang menawan.

Selain memiliki suara kicauan yang indah, burung pleci ini juga memiliki warna bulu yang menarik. Sebab, warna bulu burung ini terlihat cerah dan bersih dibandingkan dengan burung pleci yang lainnya.

Pada bagian punggung, bulunya berwarna kuning cerah dan pada bagian perut bulunya berwarna abu-abu terang.

Dengan adanya artikel mengenai berbagai macam jenis pleci yang ada di Indonesia, semoga dapat memberikan manfaat untuk Anda.

Dan semoga Anda bisa memilih dan menentukan burung pleci mana yang akan Anda rawat dan jaga dalam rangka untuk melestarikan kelangsungan hidup dari jenis burung ini.

instagram okdogi

Leave a Comment