25 Jenis Hewan Reptil Yang Bisa dipelihara

25 Jenis Hewan Reptil Yang Bisa dipelihara

Geli Melihat Reptil? Jangan Geli Dulu, Iniloh Beberapa Jenis Reptil yang Dapat Dipelihara

Memiliki hewan peliharan dapat membuat seorang menjadi lebih bahagia. Hal ini bisa saja terjadi, karena pada saat kita memiliki hewan peliharan, ternyata dapat mengurangi depresi, stres, dan hal – hal negatif lainnya.

Banyak pilihan hewan yang dapat dijadikan peliharaan, mulai itu hewan dari jenis mamalia, unggas, hingga reptil.

Banyaknya pilihan untuk mulai memelihara hewan ini terkadang membuat kita merasa bingung untuk memelihara jenis hewan apa yang cocok dengan kita.

Reptil dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mulai menggeluti hobi ini. Reptil atau hewan melatah ini termasuk kedalam hewan vertebrata berdarah dingin. Hewan ini ditutupi oleh sisik.

Tidak selalu buas, hewan jenis reptil juga ada yang jinak, walaupun didapatkan dari alam liar sekalipun.

Reptil yang didapatkan dari alam liar dapat dijinakkan, yaitu dengan merawatnya sebaik mungkin. Tetapi hasilnya tidak bisa instan. Memerlukan waktu dan tentunya kesabaran.

Reptil juga terbagi ke beberapa ordo diantarnya adalah ordo Crocodilia, ordo Sphenodontia, ordo Squamala, dan ordo Testudinata.

Ordo Crocodilia merupakan ordo yang memiliki ciri fisik seperti buaya. Hewan yang termasuk dalam ordo ini seperti buaya dan alligator. Tidak hanya kedua hewan itu saja, karena spesies yang ada pada ordo ini kurang lebih ada 23 spesies.

Ordo Sphenodontia hanya memiliki 2 spesies dan jarang ditemui di berbagai negara. Ordo Squamala memiliki banyak spesies.

Setidaknya terdapat sekitar 7.900 spesies dalam ordo ini. Contoh dari ordo ini adalah ular, kadal, dan beberapa hewan amfibi.

Ordo Testudinata memiliki banyak spesies, tetapi tidak melebihi dari ordo sebelumnya. Di dalam ordo ini terdapat sekitar 300 spesies dengan contohnya hewan, seperti kura – kura dan penyu.

Jenis Reptil Yang Dapat Dipelihara

Ball Phyton

Tidak seperti jenis ular phyton lainnya, phyton jenis ini tidaklah berbahaya. Ular phyton ini hanya berukuran 90 cm sampai 120 cm saja.

Beda dengan phyton lainnya yang panjangnya dapat mecapai belasan meter bahkan hingga lebih dari 20 meter.

Jika merasa terancam, ular ini akan menggulung tubuhnya, sehingga tubuhnya berbentuk seperti bola.

Untuk dapat memeliharanya, dibutuhkan tempat yang bersih dan hangat, sedangkan untuk makanannya, ular ini bisa memakan 1 ekor tikus dalam sekali seminggu.

Corn Snake

Corn Snake

Corn Snake

Ular jagung menjadi salah satu jenis reptil yang sangat mudah untuk dipelihara. Memiliki corak kulit yang indah, serta menarik, membuat ular ini banyak dipelihara oleh orang-orang.

Sifatnya yang kalem alias tidak agresif juga menjadi alasan mengapa ular ini memiliki banyak peminat dan termasuk ular yang mudah dipelihara.

Selain itu, ular jenis ini juga tidak memiliki bisa. Ia dapat tumbuh hingga 1,8 meter. Untuk makanannya, ular ini sangat menyukai tikus sawah.

California King Snake

ular California King

ular California King

Ular ini menyukai tempat yang cukup luas, pola menarik dari sisiknya menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang suka dengan hewan reptil satu ini.

Jenis dari ular ini cukup beragam yaitu florida king snake, banded king snake, grey banded king snake, dana masi ada beberapa spesies lainnya.

Karena ukuran tubuhnya yang tergolong kecil maka makanan yang dapat di makan oleh ular jenis ini juga memiliki ukuran tubuh yang kecil seperti amfibi, serangga, burung kecil, dan mamalia kecil.

Common Garter Snake

ular Common Garter

ular Common Garter

Ular jenis ini juga dapat menjadi hewan peliharaan. Ukuran tubuhnya relatif kecil, yaitu hanya memiliki panjang kurang lebih 137 cm.

Bagi para pemula yang ingin mulai memelihara ular, maka ular ini dapat menjadi pilihan yang bagus.

Air liur dari ular ini dapat melemahkan mangsanya. Makanan dari ular ini adalah ikan kecil, cacing, amfibi, dan burung kecil.

Honduran Milk Snake

ular Honduran Milk

ular Honduran Milk

Motif ular yang nampak indah ini memiliki daya tarik yang cukup kuat untuk mereka, para penyuka hewan reptil, terutama ular. Ukuran dari ular ini dapat mencapai 1,5 meter.

Ular dengan nama ilmiah Lampropeltis triangulum hondurensis ini memiliki rentan umur yang lebih lama.

Makanan yang disukainya adalah tikus, kadal, atau ular lainnya yang berukuran jauh lebih kecil daripada tubuhnya. Selain itu, ular jenis ini juga memiliki warna albino yang tentunya semakin menarik untuk dipelihara.

Brown House Snake

Ular Brown House

Ular Brown House

Ular jenis ini sering dijadikan pilihan bagi para pencinta reptil, khususnya ular. Ia sering ditemui di daerah semak belukar, hutan, pegunungan, dan padang rumput.

Meski hanya mempunyai satu corak warna, yaitu warna coklat dengan garis kekuningan disepanjang tubuhnya, ia tetap memiliki popularitas yang cukup baik dalam kegiatan jual beli hewan.

Makanan ular ini adalah tikus. Ular ini jarang menggigit atau menyerang secara tiba-tiba, tetapi tetap perlu kewaspadaan ketika memeliharanya.

African Sulcata Tortoise

African Sulcata Tortoise
African Sulcata Tortoise

Kura-kura jenis ini termasuk golongan kura-kura dengan ukuran yang besar. Meski memiliki ukuran tubuh yang besar, dalam perawatannya, kura-kura ini tergolong hewan yang mudah di pelihara.

Rata-rata dari jenis ini memiliki berat hingga 80 kg. Dengan ukuran dan berat yang besar, ia cocok dipelihara di bagian luar rumah.

Ia juga tergolong herbivora, oleh karena itu, makanannya bisa berupa buah-buahan.

African Spurred Tortoise

African Spurred Tortoise

African Spurred Tortoise

Kura-kura dari benua Afrika ini memiliki banyak peminat. Biasanya ia dijual dari ukuran kecil.

Merawatnya dari kecil akan membuat pemeliharanya memiliki pengalaman yang banyak dan tentunya rasa kasih sayang juga akan muncul. Ukuran dewasa dari kura-kura ini mencapai 60 cm sampai 90 cm.

Russian Tortoise

Russian Tortoise

Russian Tortoise

Jenis kura – kura ini hanya memiliki ukuran tubuh sekitar 6 inchi sampai 10 inchi. Dengan ukuran tubuh yang relatif kecil jika dibandingkan kura-kura jenis lain, maka ia tidak terlihat menakutkan.

Sifat pemalu dari kura-kura ini juga membuatnya terlihat semakin lucu, sehingga sangat cocok jika dijadikan hewan peliharaan pertama untuk jenis reptil.

Makanan dari Russian Tortoise ini adalah gulma dan rumput.

Asian Forest Tortoise

Asian Forest Tortoise

Asian Forest Tortoise

Kura-kura jenis ini banyak ditemukan di wilayah Indonesia. Ciri khusus yang dimiliki oleh kura-kura ini dapat dilihat dari warna tempurungnya.

Kura-kura ini memiliki warna tempurung hijau gelap. Habitat aslinya berada di semak belukar. Ia juga termasuk jenis kura-kura yang mudah dipelihara.

Alligator Snapping

Alligator Snapping

Alligator Snapping

Bentuk dari kura-kura ini cukup mengerikan dengan tempurung runcingnya serta bentuk wajahnya yang berbeda dari jenis lainnya.

Kura – kura jenis ini juga suka menggigit. Jadi jenis ini tidak sarankan bagi kamu yang belum terbiasa merawat kura-kura alligator snipping ini ataupun pemula dalam urusan memelihara reptil.

Spiderman Lizard

Spiderman Lizard

Spiderman Lizard

Dominasi warna merah dan biru dari kadal ini membuatnya mendapatkan julukan spiderman.

Dengan kombinasi warnanya yang indah, membuat tak sedikit orang yang ingin memelihara kadal ini. Kadal asli Afrika ini hidup secara berkelompok.

Akan tetapi, kadal ini masih sulit ditemukan.

Tegu

Tegu

Tegu

Kadal Argentina ini dapat mencapai ukuran hingga 1,2 meter. Dengan sifanya yang kalem, maka untuk merawat kadal ini menjadi lebih mudah.

Meskipun begitu, hewan ini tetap butuh pengawasan yang baik, agar ia tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Kadal Panama

kadal lidah biru
kadal lidah biru

Kadal ini dapat dirawat dengan mudah. Hanya saja harus memiliki kedisiplinan yang baik dalam merawat hewan satu ini.

Pasalnya, hewan ini membutuhkan waktu untuk berjemur selama 5 sampai 10 menit diantara pukul 8 hingga 9 pagi. Julukan lainnya yang melekat pada hewan satu ini adalah blue tongue skink.

Biawak

Nama latin dari reptil ini Varanus salvator. Reptil yang memiliki ukuran cukup besar ini juga dapat dijadikan sebagai peliharaan.

Hewan yang sering dijumpai di area sekitar sungai ini gemar memangsa ikan, bahkan ayam juga dapat di makan olehnya.

Chameleon

Salah satu jenis kadal yang termasuk dalam famili Chamaeleonidae. Perawatan hewan ini pun terbilang cukup mudah. Sering kali orang beranggapan bahwa  chameleon adalah bunglo. Padahal kedua hal tersebut adalah jenis hewan yang berbeda.

Dari cara jalan kedua jenis tersebut memiliki perbedaan yang menonjol. Chameloen berjalan lebih lamban, sedangakn bunglon dapat berjalan lebih cepat. Perbedaan lainnya terletak pada saat melakukan perubahan warna tubuh.

Pada Chameleon akan merubah warna tubuhnya sesuai dengan warna objek yang dipijakinya, sedangkan bunglon akan merubah warnya sesuai dengan emosinya.

Iguana

Kadal yang hidup di daerah tropis Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Karibia ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar. Panjang tubuh dari hewan ini dapat mencapai hingga 1,8 meter.

Selain panjang tubuhnya, iguana ini memiliki ciri khusus, yaitu jambul di rahang bawahnya. Warna tubuh dari iguana juga bervariasi dari hujau terang, hijau gelap, keabu-abuan, dan warna lainnya.

Apakah ada Manfaat Memelihara Hewan?

Sebenarnya masih banyak sekali jenis reptil yang dapat kamu jadikan hewan peliharaan.

Namun, ketujuh belas hewan yang telah disebutkan itu sudah sangat cukup sebagai referensi kamu dalam memulai hobi ini. Tetapi, apakah kamu tahu manfaat memelihara hewan?

Ternyata memelihara hewan dapat menurunkan stres atau depresi. Selain itu, jantung juga lebih terjaga, khususnya detak jantung.

Tidak sampai situ saja, memelihara hewan juga dapat melatih rasa tanggung jawab, bahkan bisa meningkatkan kekebalan tubuh, karena rasa stres atau depresi sudah tidak ada.

Terdapat banyak manfaat yang bisa diambil ketika memelihara hewan peliharaan dan reptil merupakan salah satu hewan yang cukup mudah untuk dipelihara, karena tidak membutuhkan perwatan khusus, seperti anjing dan kucing, cukup dengan perawatan yang sederhana.

Tetapi, memelihara hewan reptil termasuk hobi yang baru, bukan benar-benar baru, lebih tepatnya adalah baru populer belakangan ini.

Hal ini dikarenakan semua hewan reptil sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat secara umum bahwa hewan ini menggelikan.

Namun, akhirnya stigma tersebut mulai memudar, karena banyaknya pemelihara reptil saat ini.

Apalagi komunitas-komunitas pencinta reptil juga banyak bermunculan, sehingga stigma tersebut perlahan tapi pasti mulai memudar.

Jadi, jika kamu baru pertama kali ingin memelihara hewan di rumahmu sebagai teman bermain ataupun teman penglipur laramu, maka kamu bisa memilih reptil sebagai hewan peliharaanmu. Sangat disarankan untuk memilih reptil yang jinak terlebih dahulu, seperti kura-kura dan iguana.

Jangan langsung memelihara ular, karena jika belum mengetahui teknik merawatnya, maka bukan stres yang hilang, bisa-bisa nyawa yang melayang.

Leave a Comment