Ini Alasannya. Mengapa Kucing Suka Berantem dan Cara Memisahkannya.

 

Seringkali kita merasa jengkel dengan hadirnya suara kucing yang berantem, terlebih di saat malam hari. Selain suaranya yang memekakkan telinga, merka juga kerap kali menghebohkan lingkungan sekitar dengan suara gaduh yang dihasilkan dari barang-barang yang ditabrak maupun dijatuhkan oleh kucing yang berantem tersebut. Tidak hanya kucing liar, kucing rumahan pun kerap kali terlibat perkelahian antar sesamanya.

Apakah yang membuat kucing Berantem?

kucing berantem

Bagaimana cara memisahkannya? Simak penjelasan di bawah ini :

1. Egois

Salah satu sifat kucing adalah egois. Kucing kerap kali menganggap barang yang dimilikinya adalah hanya milik mereka sendiri. Mereka cenderung enggan bahkan tidak akan mau berbagi dengan sesama kucing maupun hewan lainnya. Biasanya, kucing yang lebih dahulu dipelihara akan menandai barang miliknya dengan cara mengencinginya. Sehingga kucing atau hewan peliharaan lain yang akan datang tidak bisa memiliki barang itu lagi.

2. Mempertahankan Wilayah Kekuasaan.

Sama seperti manusia, kucing juga memiliki daerah kekuasaannya sendiri. Perlu bagi mereka untuk menjaga dan mempertahankan daerah kekuasaan tersebut agar tidak bisa dikuasai oleh kucing lain. Hal ini juga berlaku bagikucing peliharaan kita, loh. Karena hakikatnya, semua kucing memiliki sifat yang sama.

3. Musim Kawin.

Saat musim kawin tiba, biasanya kucing jantan ingin menarik perhatian kucing betina dengan cara mengeluarkan suara-suara keras. Dengan suara tersebut, lawan jenis dapat mengetahui di mana posisi kucing betina untuk menyalurkan birahinya. Selain itu, pertengkaran yang terjadi juga dengan alasan ingin mengusir kucing jantan lain yang akan mengincar kucing betina incarannya.

4. Lapar

Sama seperti manusia, kucing yang sedang lapar akan cenderung lebih agresif dari pada biasanya. Mereka akan lebih mudah marah demi mendapatkan makanan. Hal ini lah yang kerap kali memicu kucing berantem.

5. Ingin Kenalan

Kucing akan terlihat sedang berkelahi apabila mendapatkan teman baru. Mereka terlihat seperti sedang bergulat, saling kejar mengejar dan mengeong keras. Tapi jangan dulu khawatir, karena itu merupakan suatu bentuk “perkenalan” awal bagi kucing. Perkelahian ini biasanya tidak berlangsung lama, melainkan hanya beberap hari saja, kemudian mereka sedikit semi sedikit menjalin hubungan pertemanan.

6. Bunting

Kucing betina yang sedang bunting terkadang lebih agresif dari biasanya. Terkadanang terlihat lebih galak dan mudah marah. Hal ini disebabkan oleh hormon yang dihasilkan ketika kucing tersebut sedang bunting dan juga rasa sakit akibat perutnya yang semakin membesar. Atau bahkan disebabkan karena kucing merasa ada ancaman sehingga perlu baginya untuk melindungi calon anak-anaknya.

 

Ketika melihat ada kucing liar maupun kucing rumahan yang sedang berantem, ada baiknya jangan langsung memisahkan mereka. Ada cara-cara lain untuk memisahkannya. Lalu,

Bagaimanakah cara memisahkan kucing yang sedang berantem? Berikut penjelasannya :

1. Jangan Langsung Memisahkan Kucing

Sebaiknya yang harus dilakukan untuk memisahkan kucing yang sedang terlibat perkelahian adalah dengan mengalihkan perhatian mereka. Adapun untuk menarik perhatiannya, anda bisa menggunakan makanan atau barang-barang yang disukai oleh kucing. Jika anda tetap memaksa untuk memisahkan, bisa-bisa anda sendiri yang akan terluka. Sedangkan mereka sendiri tidak akan langsung terkuka karena tubuh mereka terlindungi oleh bulu tebal.

2. Menyemprotkan Air

Jika cara yang anda lakukan sebelumnya gagal, maka cobalah untuk menyemprotkan air pada kucing yang berantem tersebut. Tetapi jangan langsung menyiramnya dengan air dalam volume yang besar. Karena akan menyebabkan kucing kedinginan dan jatuh sakit.

3. Lemparkan Kain atau Handuk Tebal

Cobalah untuk melemparkan kain atau handuk tebal pada kucing yang tengah terlibat perkelahian. Ini bertujuan agar kucing merasa kaget dan mengira ada kucing lain yang ikut terlibat, sehingga mendorong mereka agar segera menjauh.

4.Meletakkan Kucing pada Kandang yang Terpisah

Biasanya perkelahian yang terjadi antara dua ekor kucing dapat menarik rasa penasaran kucing lain untuk ikut “nimbrung”. Untuk menyiasatinya dapat dilakukan dengan cara mengandangi kucing pada kandang yang terpisah. Bila kondisi tidak memungkinkan, berikan sekat di antara mereka untuk menghindari perkelahian berikutnya.

5. Bawa ke Dokter Hewan

Jika kucing anda bukanlah tipe kucing yang suka berantem, tetapi tiba-tiba suka berantem. Sebaiknya segara lakukan pemeriksaan ke dokter hewan. Karena bisa jadi, kucing mengalami gangguan atau kondisi medis tertentu yang dialami oleh kucing. Dengan melakukan pemeriksaan, kita jadi lebih mengetahui apa yang terjadi pada kucing dan suka berkelahi.

Demikianlah alasan-alasan dibalik kucing yang suka berantem dan cara memisahkannya. Kucing yang lebih agresif dan suka menyerang bisa jadi merupakan upaya perlindungan diri bagi kucing dan cara untuk mengatsainya.

 

Baca juga :

 

Komentar

Okdogi.com Situs Kucing , Anjing , Ikan , Burung , Kelinci , Hamster dan Hewan Liar Terpopuler