Terkenal Barbar, Apa yang Membedakan Kucing Oren dengan Kucing Lainnya?

 

Baru-baru ini, media sosial tengah ramai dengan kehadiran sosok Kucing Oren atau yang lebih sering dijuluki dengan julukan “Kocheng Oren.” Bahkan, tidak jarang wujudnya kerap dijadikan meme lucu di media sosial, khususnya Instagram.

Bukan tanpa sebab julukan ini disematkan pada hewan ini, melainkan dikarenakan oleh tingkahnya yang disebut-sebut lebih agresif bila dibandingkan dengan kucing-kucing warna lainnya.

 

Lantas, apakah yang membuat kucing ini lebih bar-bar dari kucing-kucing lainnya?

 

Yuk, simak beberapa fakta dan penjelasan mengenai si Kocheng Oren ini :

kucing oren

 

1. Warna bulu mempengaruhi perilaku kucing.

Selain memiliki jenis serta ras yang berbeda-beda, juga memiliki postur tubuh, perilaku, serta kemampuan yang berbeda. Begitu pula dengan warna bulunya. Pernah nonton film yang berjudul Garfield? Film ini menceritakan tentang seekor kucing oren pemalas, suka nonton televisi, suka makan, menggoda pemiliknya, hingga benci dengan hari Senin. Belum diketahi secara pasti apakah sosok Garfield menjadi inspirasi para “hooman” untuk menjuluki dengan sebutan “kocheng oren”. Lalu, benarkah warna bulu dapat mempengaruhi perilaku kucing?

Berdasarkan penilitian, belum ada parameter yang membuktikan mengapa seekor kucing berwarna tertentu dapat lebih agresif dan nakal dibandingkan dengan kucing lain. Selain, itu sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Applied Animal Science menjelaskan bahwa dengan warna hitam atau coklat, dengan shade merah, cokelat atau orange (tortoiseshell) dan kucing belang tiga (calico) lebih banyak dilaporkan bertingkah laku agresif dibandingkan dengan kucing warna lain.

Lantas, bagaimana dengan kucing oren? Menurut penelitian, menunjukkan bahwa kucing oren lebih cenderung menunjukkan sikap lebih ramah dan penyayang serta malas dan manja.

 

2. Pola pada bulu kocheng oren.

Jika di Indonesia kocheng oren dikenal dengan sebutan “kocheng oren”, namun lain halnya di luar negeri. Biasanya kucing oren dikenal sebagai tabby cat. Akan tetapi, bukan itu arti yang sesungguhnya. Tabby merupakan pola pada bulunya. Jadi, bukan hanya kucing oren yang memiliki tabby, melainkan kucing-kucing warna lain juga memiliki tabby ini. Hanya saja, kebiasaan orang luar negeri yang kerap menyebut kucing oren dengan nama tabby cat.

Berikut beberapa pola yang dimiliki oleh kocheng oren :

  • Tabby Oren Klasik

Merupakan jenis kocheng oren yang paling umum dijumpai. Kucing in memiliki pola yang memutari punggungnya sehingga menyerupai marmer cake.

  • Kucing Tabby Mackerel

Dinamakan Mackerel karena memiliki pola berupa garis-garis sempit yang memanjang secara paralel disisinya. Garis-garis tersebut bercabang dan membentang di sepanjang bagian atas tulang belakang sehingga menyerupai kerangka ikan.

  • Kucing Tabby Spotted Dua Warna & Bintik – bintik (Bertutul)

Kucing in memiliki pola tabby tutul, tetapi warna pada bulunya lebih sedikit berjarak antara satu warna dengan warna yang lainnya sedangkan satunya memiliki pola bintik-bintik di seluruh sisinya baik berupa bintik besar maupun bintik kecil.

3. Sifat Kocheng Oren

Beberapa sumber menjelaskan bahwa pada dasarnya memiliki sifat tegas, agresif dan mudah marah. Bisa jadi, berdasarkan sifatnya yang mudah marah itulah yang membuat kucing oren “membully” yang lainnya. Ternyata sifat asli dari jenis ini bertentangan dengan yang selama ini kita duga, lho. sebenarnya memiliki kepribadian yang ramah dan mampu menyesuaikan diri dalam situasi apapun. Walaupun beberapa ada yang agak nakal, tetapi sebenarnya jenis ini merupakan kucing yang pandai bergaul dengan hewan lain di lingkungan sekitarnya.

 

4. Fakta Lain Mengenai Kocheng Oren

Berikut fakta-fakta menarik lain mengenai kucing oren :

  1. Dijuluki ginger cat dan marmalade cat di luar negeri yang merupakan julukan yang telah disematkan selama bertahun-tahun dengan tujuan untuk membedakan kucing tabby dengan kucing hitam.
  2. Kebanyakan bahkan hampir semua kucing oren berjenis kelamin jantan.
  3. Warna oren yang dimiliki cenderung disebabkan oleh adanya pigmen yang disebut pheomelanin yang bertugas menampilkan warna antara krem dan merah.
  4. Semua kucing oren merupakan tabby.
  5. Selain warna bulu, lingkungan serta jenis kelamin kucing dapat pula menunjukkan berbagai kepribadian dari si kucing tersebut. Ada yang ramah, namun adapula beberapa yang nakal.
  6. Suka makan dan cenderung malas menyebabkan kucing oren sering bermasalah dengan obesitas.

 

Nah, demikianlah beberapa fakta serta penjelasan mengenai kucing oren dan yang membedakannya dengan kucing-kucing berwarna lain. Bagaimana? Tertarik untuk memelihara kucing oren di rumah?

 

Baca juga :

 

 

Komentar

Okdogi.com Situs Kucing , Anjing , Ikan , Burung , Kelinci , Hamster dan Hewan Liar Terpopuler