Jenis Makanan Pokok Ikan Gurame Ternak

Makanan ikan gurame merupakan makanan pokok bagi pertumbuhan Ikan gurame, Ikan Gurame merupakan ikan air tawar yang tersebar di kawasan Asia Tenggara dan menjadi ikan konsumsi terfavorit, karena rasa dagingnya yang lezat.

Makanan Ikan Gurame Ini Ternyata Dapat Mempercepat Pertumbuhannya

Ikan gurame merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki masa pertumbuhan lambat, sehingga perlu diberikan makanan yang tepat agar dapat mempercepat masa pertumbuhannya.

Faktor pemberian makanan ataupun asupan protein nabati dan hewani yang seimbang sangat penting dalam proses pertumbuhan ikan gurame.

Ikan gurame juga merupakan salah satu komoditas budidaya ikan yang menguntungkan, karena memiliki harga jual yang tinggi.

Budidaya ikan gurame dapat dilakukan di dalam kolam terpal, semen, beton, maupun kolam tanah.

Pellet Makanan Ikan

makanan ikan pellet

 

Terdiri dari dua jenis pellet, yaitu pellet apung dan pellet tenggelam.

Pellet apung umum diberikan untuk ikan-ikan yang sering memakan di permukaan air, seperti ikan gurame, sedangkan pellet tenggelam diberikan untuk ikan-ikan yang hidup di dasar perairan dan badan air, seperti ikan kakap dan ikan kerapu.

Kandungan nutrisi dalam pellet harus benar-benar diperhatikan, karena sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan gurame.

Selain itu, ukuran pellet juga tidak boleh dipilih secara sembarangan. Ukuran pellet harus sesuai dengan ukuran bukaan mulut ikan gurame yang dibudidayakan.

Pemberian pellet untuk makanan ikan gurame dapat dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari sebanyak 8% dari bobot benih ikan gurame dan persentase jumlah pakan akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya berat ikan gurame.

Persentase jumlah pakan yang diberikan ini akan berkurang hingga hanya 2% dari bobot ikan gurame.

Jangan Terlalu Banyak Memberikan Pellet

Pemberian pakan secara berlebihan sangat tidak direkomendasikan, karena pakan yang tidak termakan dapat mengurangi kualitas air, sehingga dapat mempengaruhi kenyamanan hidup ikan gurame serta dapat memunculkan penyakit.

Bahkan jika ternyata banyak sekali makanan yang tidak dimakan, maka amonia akan meningkat drastis dan dapat menyebabkan kematian bagi ikan gurame.

Respon ikan gurame terhadap pakan yang diberikan sangat mudah untuk diketahui. Jika ikan sudah tidak antusias memakan dan cenderung menghindar, maka itu menandakan bahwa mereka sudah tidak ingin makan lagi.

Oleh karena itu, pemberian makan pada ikan gurame harus dilakukan sedikit demi sedikit dan pada satu titik saja.

Ikan gurame adalah makhluk vegetarian dan menyukai hampir segala jenis daun yang memiliki struktur lembut.

Biasanya dedaunan dan sayuran dijadikan sebagai makanan tambahan untuk ikan gurame.

Dedaunan yang akan diberikan kepada ikan gurame sebaiknya dicacah terlebih dahulu dan ditambahkan dengan bahan-bahan lainnya untuk mencukupi nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan gurame.

Makanan Ikan Gurame dari Tumbuhan

Jagung Rebus

makanan ikan jagung rebus

 

Cara pemberian jagung rebus untuk ikan gurame sangat mudah, kamu cukup meletakkan jagung tersebut di atas anyaman bambu dengan ukuran 50×50 cm.

Setelah itu, tenggelamkan anyaman tersebut sekitar 15 cm dengan jarak 50 cm dari pinggir kolam.

Peletakkan ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan, kamu harus mengetahui titik di mana banyak ikan gurame yang mengumpul.

Daun-daunan                                                                                 

Untuk mengurangi biaya dalam pemeliharaan ikan gurame, kamu juga dapat memberikan makan ikan gurame dengan daun-daunan sebagai makanan tambahan, karena ikan gurame termasuk ke dalam hewan omnivora.

Kamu dapat memberikan daun-daunan yang tumbuh disekitar kolam ikan gurame, seperti daun santhe.

daun-daunan

Daun santhe memiliki bentuk yang mirip dengan daun talas dengan ciri daunnya yang tegak ke atas lurus dengan tangkainya.

Selain itu, daun talas juga dapat dijadikan pilihan, karena daun tersebut cukup digemari oleh ikan gurame.

Beberapa daun lainnya yang juga dapat  diberikan kepada ikan gurame adalah daun kangkung, daun lamtoro, daun pisang, selada air, dan genjer.

Ampas Tahu

ampas tahu

 

Ampas tahu mengandung protein 33-42% dan kadar lemak 18-22% yang dapat membantu pertumbuhan ikan gurame.

Jumlah protein pada ampas tahu bervariasi, bergantung pada proses pembuatannya. Pada proses pembuatan tahu secara tradisional, ampas tahu yang dihasilkan mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengolahan secara mekanis.

Daun Pepaya

Pepaya adalah tanaman asli tropis dan sub tropis Amerika yang menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Bagian dari pepaya yang dimanfaatkan untuk makanan ikan gurame adalah daunnya.

pepaya

Daun pepaya mengandung zat antibakteri, seperti senyawa tocophenol, alkaloid carpain, dan flavonoid.

Daun pepaya sudah dapat dipetik pada umur 3,5 bulan yang sejalan dengan pertumbuhan ikan gurame yang sudah berukuran 3,5 cm.

Selembar daun pepaya dapat dikonsumsi oleh 50 ikan gurame. Kamu dapat menanam pohon pepaya di sekitar kolam untuk mencukupi pemberian makanan gurame dengan daun pepaya.

Perlu juga diingat, daun yang mengandung getah harus dilayukkan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada ikan gurame. Daun-daun ini termasuk daun singkong dan talas, karena ditakutkan akan menganggu kesehatan ikan.

Makanan Ikan Gurame dari Hewan

Selain dari tumbuhan dan pelet, makanan ikan gurame juga dapat berasal dari hewan seperti ikan teri, ikan rucah, limbah ikan, dan limbah udang.

Ikan gurame juga memakan keong, siput, bekicot, cacing tanah, belalang dan hewan kecil lainnya.

Akan tetapi dari itu semua, maggot atau larva lalat Black Fly Soldier yang saat ini tengah digandrungi sebagai pakan alternatif ikan gurame. Berikut informasi mengenai larva lalat tersebut.

Maggot

Maggot adalah larva lalat yang dikembangbiakkan dari perpaduan ampas tahu dengan ikan kering.

maggot

Protein yang didapatkan dari maggot mencapai 44%. Maggot dikembangbiakkan dari ampas tahu yang ditambahkan ikan kering untuk menarik datangnya lalat Black Fly Soldier.

Sebelum dapat menghasilkan larva lalat Black Fly Soldier, media ini perlu difermentasikan terlebih dahulu, lalu ditunggu hingga lalat datang dan bertelur disitu. Maggot baru dapat dipanen setelah sepekan kemudian.

Dari 1 kg media, akan dihasilkan 180 gr maggot. Jadi, untuk mendapatkan 1 kg maggot dibutuhkan media sebanyak 5,56 kg.

Untuk pembuatan maggot hanya diperlukan biaya Rp. 3.336 dan ini berarti kamu bisa menekan biaya hingga 48% dari biaya penggunaan pelet.

Pemberian Makanan Berdasarkan Umur

Untuk ikan gurame yang baru berumur 10 hari, kamu dapat memberikan dedak halus dan kuning telur.

Lalu, untuk ikan gurame yang berumur lebih dari 10 hari sampai 1,5 bulan, kamu bisa memberikan kroto atau telur semut merah besar atau cacing sutra.

Sementara untuk ikan gurame yang berumur 1,5 bulan hingga 3,5 bulan, kamu sudah dapat memberikan makanan dari hewan dan daun-daunan.

Untuk ikan gurame yang berumur 3,5 bulan hingga 8 bulan kamu dapat memberikan makanan dari tumbuhan air, sedangkan untuk ikan gurame yang sudah berumur 8 bulan hingga 12 bulan, kamu sudah dapat memberikan daun-daunan dan pelet.

Jika umur ikan gurame sudah lebih dari 12 bulan, kamu tetap dapat memberikan daun-daunan dan pelet.

Jika kamu ingin ikan gurame cepat tumbuh besar, kamu juga dapat memberikan enzim papain sebanyak 2% dari jumlah pakan pabrik (pellet) yang diberikan.

Itulah jenis-jenis makanan ikan gurame yang berhasil kami kumpulkan, semoga dengan informasi ini, ikan gurame yang kamu pelihara dapat cepat besar dan tumbuh dengan sehat.

Jangan lupa untuk memberikan makanan secukupnya agar kualitas air pada kolam pemeliharaan ikan gurame milikmu selalu terjaga dan selalu dalam kondisi yang baik, sehingga ikan gurame dapat tumbuh dengan maksimal.

Baca juga

1 Comment
  1. 6 months ago
    akbar hardita

    mantap. ngeblog terus bang

    Reply

Komentar

Okdogi.com Situs Kucing , Anjing , Ikan , Burung , Kelinci , Hamster dan Hewan Liar Terpopuler