7 Penyakit Berbahaya Bagi Burung Kenari, WASPADA!

7 Penyakit Berbahaya Bagi Burung Kenari, WASPADA!

Burung kenari merupakan burung dengan suara yang sangat merdu. Burung ini sering diikutkan dalam berbagai kompetisi karena suaranya yang merdu.

Burung kenari juga dikenal dengan bulunya yang indah dengan warna yang menarik. Biasanya burung kenari berwarna kuning atau cerah.

Perawatan burung kenari juga mudah dan tidak membutuhkan syarat-syarat khusus. Burung kicau ini memiliki suara dan bulu yang sama-sama menarik.

Tapi bagi Anda yang memiliki burung kenari, sebaiknya berhati-hati terhadap penyakit-penyakit yang bisa menyerangnya.

Burung ini memang lebih rentang terkena penyakit terutama penyakit yang diakibatkan oleh faktor kebersihan.

Merawat burung kenari memang mudah tapi membutuhkan kebersihan yang terjaga. Baik kandang ataupun tempat makan dan minum harus selalu dicuci agar tidak mudah kotor. Jika sudah terserang penyakit, burung kenari harus segera diobati.

Penyakit yang umum dan berbahaya menyerang burung kenari

Penyakit yang ringan sekalipun bisa membuat burung stres dan mudah mati. Maka jika Anda tidak ingin burung kesayangan Anda mati sebaiknya segera cegah beberapa jenis penyakit burung kenari yang bisa menyerangnya.

penyakit kenari
penyakit kenari

Pencegahannya tentu dengan menjaga kebersihan burung itu sendiri. Ini karena sebagian besar penyakit burung kenari disebabkan oleh kotoran yang bisa menimbulkan bakteri dan penyebaran virus.

Infeksi virus merupakan penyakit serius yang dapat menyerang banyak burung sekaligus karena kontak fisik ataupun udara.

Jadi perhatikan berbagai jenis penyakit burung kenari dan kenali gejalanya untuk segera diobati.

Baca : Menu pakan terbaik untuk burung kenari

Penyakit Snot

Penyakit Snot merupakan salah satu jenis penyakit menular yang paling sering dialami oleh burung kenari.

Jika Anda memiliki beberapa burung kenari maka berhati-hatilah karena penyakit ini sangat mudah menular.

Penyakit snot dapat menular melalui berbagai cara, misalnya udara, air, tempat makan, dan akibat keturunan.

Jadi jika ada burung yang terkena penyakit ini sebaiknya segera isolasi agar tidak menulari burung lainnya.

Jenis penyakit burung kenari ini disebabkan oleh virus hemophillus gallinarum yang membuat wajah dan beberapa bagian tubuh burung kenari membengkak.

Pebengkakan disertai juga dengan hidung burung yang mengeluarkan air atau lendir.

Sekilas tampak seperti flu karena burung akan bersin-bersin, tapi sebenarnya lebih parah dari flu.

Nafsu makan burung kenari juga akan berkurang hingga pada titik mereka tidak mau makan lagi.

Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti penularan dan kebersihan. Satu-satunya cara untuk mencegah penyakit Snot menulari lebih banyak burung adalah segera membersihkan kandang dan selalu menjaga kebersihannya.

Baca juga  Cara Ternak Burung Kenari Step By Step Sampai Berhasil, MANTAP!

Terutama tempat makan dan minum burung harus dibersihkan setiap hari. Jangan menggunakan tempat makan dan minum yang sama dengan burung yang terkena penyakit agar burung lainnya tidak tertular.

Penyakit Bulbul Menyerang Kaki Burung

bulbul kenari
bulbul kenari

Salah satu jenis penyakit burung kenari yang menular lainnya adalah penyakit bulbul. Namanya memang terdengar lucu tapi kenyataannya penyakit ini cukup mengerikan.

Penyakit bulbul disebabkan oleh bakteri yang bisa menular melalui udara. Burung yang terinfeksi penyakit bulbul dapat dikenali dengan kakinya yang membengkak.

Penyakit ini sering disebut juga sebagai penyakit kerak kaki burung karena kaki burung kenari menjad tampak berkerak atau bersisik.

Burung akan merasa sangat tersiksa jika mengalami penyakit ini. Jika dibiarkan hingga parah, burung akan menjad cacat bahkan setelah sembuh sekalipun.

Ciri-ciri dari penyakit ini adalah muncul sisik atau kerak yang keras pada kaki burung. Selain itu kuku burung akan berubah menjadi sangat panjang hingga melebihi ukuran normal.

Kaki burung juga akan terlihat sangat bengkak. Pada bagian telapak kakinya ada sebuah kutil atau benjolan yang keras dan biasanya berwarna merah.

Cara untuk menghindari penyakit ini adalah menjaga kebersihan kandang burung, terutama untuk tangkiran.

Penggunaan tangkiran yang kotor dapat menyebabkan penyebaran bakteri semakin parah. Jika burung Anda mengalami penyakit seperti ini maka segera ganti dengan tangkiran yang baru.

Tangkiran untuk burung sebaiknya memiliki permukaan yang halus sehingga tidak menyakiti kulitnya.

Namun, kalau burung Anda sudah terlanjur terinfeksi bakteri ini cukup parah, segera beli obatnya di apotek hewan.

Ada obat khusus yang telah dijual di pasaran khusus untuk mengobati penyakit ini. Selain obat yang dijual, Anda juga bisa mengobatinya dengan ramuan herbal seperti lidah buaya dan kemangi.

Setelah burung sembuh, Anda tetap harus rutin membersihkan telapak kaki burung agar tidak terkena penyakit ini lagi.

Letakkan juga burung kenari di ruangan yang kering dan bebas dari udara lembab agar tidak mudah terserang penyakit bulbul.

Burung Kenari juga Bisa Terkena Diare

kenari diare
kenari diare

Tidak hanya manusia saja yang diare, burung kenari pun rentan terkena penyakit ini. Penyakit diare pada burung kenari sebenarnya merupakan tanda dari berbagai hal.

instagram okdogi

Bisa merupakan pertanda bahwa burung tidak cocok dengan makanan yang diberikan dan bisa juga menjadi tanda dari penyakit lain yang lebih serius atau infeksi pada bagian pencernaan. Jadi Anda tidak bisa membiarkan masalah diare pada burung ini.

Ada ciri-ciri khusus yang terjadi pada burung kenari diare akibat salah makan.

Ciri tersebut adalah kotorannya berupa cair tapi memiliki bau yang wajar atau malah tidak berbau.

Kemudian burung masih tetap terlihat aktif, sehingga diare tidak memiliki masalah dengan aktivitasnya.

Jika burung Anda diare karena alasan ini maka Anda bisa lega karena tidak berakibat serius. Cara mengatasinya tinggal ganti makanan yang diberikan kepada burung.

Baca juga  Harga Burung Kenari Terbaru 2019, UPDATE TERUS!

Tetapi, jika jenis penyakit burung kenari ini disebabkan oleh bakteri atau virus Anda harus berhati-hati. Ciri-ciri burung kenari yang diare karena virus cukup berbeda meskipun sama-sama mengeluarkan kotoran cair.

Burung kenari yang diare akibat virus biasanya terlihat lesu dan tidak mau makan. Burung ini tidak aktif sama sekali berbeda dengan burung yang diare akibat makanan.

Jika sudah telihat lesu maka segera cari antibiotik di apotek dan berikan ke burung kenari sesuai dengan dosis yang tertera.

Setelah itu, selalu jaga kebersihan kandang dan tempat makan minum buung untuk membunuh virus yang menjangkit.

Cuci kandang dengan sabun serta kerudung kandang dan tangkirannya. Seluruh isi kandang burung harus disterilkan kembali sebelum burung ditempatkan.

Setelah itu jemu buung setiap pagi sebelum pukul 10 pagi aga tetap terjaga kesehatannya.

Burung Kenari yang kehilangan Banyak Bulu

Burung kenari memang terkenal memiliki bulu yang indah dan menawan, tapi pada kasus tertentu bulu indah kenari bisa ontok hingga botak.

Kebotakan ini merupakan jenis penyakit burung kenari yang dapat terjadi karena masalah kesehatan.

Burung kenari harus mendapatkan vitamin dan nutrisi yang seimbang. Ketika burung kenari tidak mendapatkan nutrisi dan vitamin yang cukup maka akan bedampak kepada bulu-bulu di badannya.

Biasanya akan rontok satu per satu hingga terjadi kebotakan terutama di bagian kepala dan leher burung.

Agar bisa mengembalikan keindahan bulunya, berikan vitamin burung secara rutin dan perhatikan asupan nutrisi yang didapatkan oleh burung.

Anda bisa membeli tambahan vitamin yang dijual di pasaran atau menambahkan buah dalam menu makanannya. Pelahan-lahan bulu akan tumbuh kembali di badan burung seperti sedia kala.

Sesak Nafas pada Burung Akibat Virus dan Bakteri

Burung dapat mengalami sesak nafas yang disebabkan oleh serangan virus atau bakteri. Jenis penyakit burung kenari ini sebenarnya jarang terjadi tetapi haus diwaspadai karena bisa menyebabkan kematian.

Burung mengalami kesulitan bernafas karena adanya lendi yang menghambat lubang hidungnya.

Anda bisa memperhatikan adanya lendii yang keluar dari lubang hidung burung kenari. Penyakit ini bisa menular ke burung lain jadi Anda harus segera memisahkan burung yang sakit dengan burung lainnya.

Jangan gunakan peralatan dan kandang yang sama, sebaiknya cuci dulu sebelum menggunakannya untuk burung lain agar steril.

Ciri-ciri burung yang mengalama gangguan pernafasan adalah membuka mulutnya karena burung bernafas melalui mulut.

Burung kenari juga tidak akan aktif lagi seperti biasa apalagi berkicau. Burung cenderung lebih suka diam dan lesu di tangkiran.

Segera berikan tambahan nutrisi untuk burung yang terlihat mulai lesu dan sulit bernafas. Nutrisi dan vitamin dapat membantu daya tahan tubuh burung dalam melawan virus tersebut.

Baca juga  Download Suara Kenari Mp3 Gacor Ngerol Juara + Betina

Waspadai Cacing Pada Burung Kenari

burung kenari bisa cacingan
burung kenari bisa cacingan

Cacingan adalah jenis penyakit burung kenari yang harus sangat diwaspadai. Keberadaan cacing sering kali tidak disadari, ketika jumlahnya semakin banyak barulah diketahui keberadaannya.

Cacing yang sering mengganggu burung kenari adalah cacing pita dan cacing hati. Keduanya sangat berbahaya dan dapat menyerang pencernaan burung.

Cacing pita bahkan bisa menmbus dalam usus burung dan berpindah ke organ lain. Jika bagian hati burung sudah terinfeksi maka burung bisa mati.

Jadi karena itulah cacing sangat berbahaya untuk kesehatan burung. Tanda-tanda awalnya memang sulit dikenali karena burung tampak beraktifitas seperti biasa.

Namun, ketika sudah cukup parah burung menjadi lesu dan nafsu makan berkurang. Pada kasus yang lebih parah lagi, bisa ditemukan cacing di kotorannya.

Burung yang terserang cacing kotorannya akan cair dan tandanya tampak seperti diare biasa.

Segera belikan obat cacing dan berikan kepada burung jika Anda merasa burung terlihat lemas dan kotoran berbentuk cair.

Cacing yang dibiarkan berkembangbiak di dalam tubuh burung akan semakin banyak dan menggerogoti tubuhnya. Burung bisa mati jika cacing tersebut dibiarkan begitu saja.

Baca : download suara burung kenari paling mantul

Kutu Burung Kenari Sangat Berbahaya

Kutu burung mungkin terdengar biasa saja, apalagi kutu memang sering menyerang berbagai jenis makhluk hidup termasuk unggas.

Namun, kutu pada burung kenari bisa menyebabkan masalah yang serius bahkan kematian. Kutu burung kenari sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian.

Kutu burung membuat burung kenari merasa gatal hingga stres. Kutu sangat rawan menyerang burung kenari jantan ataupun betina.

Pada burung kenari betina biasanya kutu dapat menyerang ketika burung sedang mengerami telurnya.

Sedangkan pada burung jantan, biasanya kutu bisa membuat burung tidak mau berkicau. Jenis penyakit burung kenari memang merepotkan dan sulit dibasmi.

Beberapa gejala yang terjadi adalah burung selalu menggaruk tubuhnya, hingga mencabut bulunya sendiri.

Burung juga terlihat stres dan tidak tenang. Anda bisa mengatasinya dengan membeli obat anti kutu.

Selain itu mandikan burung kenari Anda setiap hari secara rutin agar kutu bisa hilang.

Jagalah juga kebersihan kandang karena kutu bisa datang di lingkungan yang kotor, bersihkan dan ganti kandang setiap seminggu sekali.

Baca :

instagram okdogi

Leave a Comment