Penyebab & Cara Mengatasi Kucing Muntah Kuning, LENGKAP!

Penyebab & Cara Mengatasi Kucing Muntah Kuning, LENGKAP!

Ada banyak sekali masalah kesehatan yang dialami oleh seekor kucing, di mana dalam hal ini sendiri sebagai seorang owner harus dapat mengerti tentang perawatan apa saja yang diperlukan.

Ada salah satu hal yang perlu diketahui pada saat memelihara kucing adalah penyebab kucing muntah kuning. Ya, ada beberapa kasus yang sering terjadi pada kucing yang menyebabkan kucing memuntahkan cairan berwarna kuning.

Tentu saja ini adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan, karena bisa saja menjadi salah satu sebab kucing terkena penyakit. Di bawah ini akan dijelaskan penyebab kucing muntah cairan kuning dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Dari Kucing Muntah Kuning

Memperhatikan kesehatan kucing sendiri memang sangat perlu untuk Anda lakukan, terlebih lagi kucing biasanya hanya akan diam jika memang merasa badannya tidak beres.

Banyak sekali macam penyakit yang membuat kucing muntah dan juga lemas. Di mana hal ini sendiri harus diwaspadai agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan bagi kucing kesayangan Anda.  Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah jika kucing muntah kuning.

Penyebab ini sendiri bisa jadi kucing mengalami sakit yang cukup berbahaya atau hanya faktor dari perubahan hormon. Di bawah ini adalah beberapa penyebab dari kucing yang muntah kuning dan harus diperhatikan dengan seksama, berikut adalah penyebabnya :

Empedu normal

Masalah paling sering terjadi kenapa muntah kucing berwarna kuning ialah karena masalah di perut, sebenarnya makanan yang masuk ke dalam tubuh kucing sangat normal jika di olah oleh perut, empedu dan usus sehingga berwarna kuning.

Empedu akan mengeluarkan cairan berwarna hijau atau kuning ke dalam makanan untuk menghancurkan lemak yang tidak diperlukan tubuh. Hal itu alasan kenapa kotoran kucing normal berwarna kuning.

Tetapi jika kucing memuntahkan makanan yang berwarna kuning, ini bisa jadi ada yang mendorong makanan yang ada di tubuh kucing sehingga keluar dari mulutnya.

Ini bisa jadi karena bulu, racun atau benda yang tidak bisa diterima oleh kucing.

Keracunan

Nah, penyebab kucing muntah kuning yang selanjutnya dan paling sering terjadi adalah karena keracunan. Keracunan ini sendiri dapat disebabkan melalui makanan, udara, atau faktor lingkungan lainnya.

Keracunan makanan pada kucing sendiri dapat terjadi jika memang kucing makan dengan sembarangan karena merasa tidak ada makanan yang disediakan untuk mereka.

Gejala keracunan sendiri dimulai dari kucing mendadak lemas dan terus memuntahkan cairan yang berwarna kuning, terkadang jika memang keracunan sebuah zat berbahaya akan membuat kucing menjadi kejang dan tidak dapat bernafas. Maka dari itu, sebaiknya sebagai pemilik dapat berhati-hati.

Baca juga  Cara PATEN Menghilangkan Kutu Kucing!

Kemasukan Benda Asing

Penyebab selanjutnya mengapa kucing dapat muntah warna kuning adalah kemasukan benda asing. Kucing dikenal sebagai salah satu hewan yang memang mempunyai rasa penasaran yang tinggi dan makan sesuatu benda yang bukan seharusnya.

Pada saat kucing makan benda asing maka secara otomotasi kucing akan memuntahkannya. Apabila kucing dapat mengeluarkan langsung benda tersebut melalui muntahan maka kucing berarti baik-baik saja, akan tetapi jika kucing muntah terus dan sama sekali tidak mengeluarkan benda yang masuk ke dalam perut mereka, maka sangat disarankan untuk segera membawa kucing ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Muntah Bulu

Muntah bulu atau hairball pada kucing merupakan salah satu hal yang wajar. Hal ini sendiri dikarenakan kucing selalu menjilati tubuh mereka dan secara otomatis bulu yang rontok atau terlepas akan masuk ke dalam sistem pencernaan mereka.

Pada saat ruang makan pada perut mereka berkurang karena bulu yang tertelan ini, makan secara otomatis makanan tersebut akan dikeluarkan melalui muntah bersamaan dengan bulu yang masuk ke pencernaan kucing.

Biasanya kucing akan memakan rumput atau tanaman hijau lainnya untuk dapat membantu tubuh mereka memuntahkan hairballs ini. Muntah bulu pada kucing ini sendiri akan terjadi dalam beberapa waktu sekali di mana Anda dapat mengatasinya dengan selalu melihat tingkah kucing.

Apabila kucing selalu mendekati rumput untuk dimakan, lebih baik biarkan. Karena hal ini adalah insting mereka agar dapat mengeluarkan bulu yang masuk ke dalam tubuh mereka.

Virus Panleukopenia

Virus Panleukopenia sendiri merupakan salah satu virus yang disebabkan oleh infeksi feline parvovirus yang dapat menyebabkan peradangan pada organ pencernaan, di mana tanda utamanya adalah kucing muntah kuning. Virus ini sendiri sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal apabila kucing tidak ditangani dengan cepat.

Virus Penleu ini sendiri biasanya menyerang kucing pada saat kekebalan tubuh kucing menurun atau tertular dari kucing lain yang terinfeksi virus ini sendiri.

Ya, virus penlue sendiri dapat menular dengan cepat ke kucing yang masih sehat, maka Anda perlu berhati-hati jika kucing memuntahkan cairan berwarna kuning dan diselingi kehilangan nafsu makan hingga lemas. Cepat membawa ke dokter adalah salah satu solusi yang sangat tepat agar dapat menyelamatkan kucing dari virus ganas ini.

Makanan

Penyebab dari kucing memuntahkan cairan warna kuning ini sendiri adalah karena makanan. Walaupun makan adalah hal yang wajib untuk diberikan, namun Anda juga harus memperhatikan takaran dan juga kandungan dari makanan kucing tersebut.

Melihat kucing yang banyak atau lahap memakan pakan mereka memang menjadi salah satu kepuasaan tersendiri, akan tetapi jika kebanyakan memberi makan akan membuat kucing dapat memuntahkan cairan kuning yang tentu saja ini bukan merupakan hal yang baik.

Baca juga  Kucing Sphynx : Ciri Fisik, Harga dan Tips Perawatan

Jadi, sebagai pemilik Anda harus dapat memperhatikan takaran untuk pemberian pakan kucing agar kucing dapat memiliki tubuh dan penceranaan yang sehat.

Selalu memperhatikan kualiatas makanan yang diberikan dapat menjad salah satu cara mencegah kucing muntah. Jangan pernah memberikan kucing makanan yang sudah masuk tanggal kadaluarsa karena dapat menyebabkan kucing akan keracunan. ( baca : pilihan makanan terbaik untuk kucing )

Kucing Sedang Hamil

kucing sedang hamil

Pada kucing hamil sendiri dapat memungkinkan kucing muntah kuning. Hal ini sendiri sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Mengapa demikian? Hal ini sendiri karena pada saat kucing hamil maka hormmon esterogen dalam tubuh meningkat dan membuat asam lambung pada kucing juga ikut meningkat dan menyebabkan kucing akan muntah.

Anda hanya perlua mengawasi kucing yang sedang hamil, jika muntah tida diselingi dengan lemas dan masih lahap untuk makan maka Anda dapat bernafas lega. Akan tetapi jika kucing mendadak lemas maka Anda perlu memeriksakan langsung ke dokter hewan untuk segera mendapat penanganan. ( Baca juga : Ciri dan tanda kucing sedang hamil )

Penyakit

Muntah pada kucing sendiri dapat dikatakan selalu berhubungan dengan kondisi kucing yang memang sedang sakit. Jika kucing memuntahkan lendir dan kuning biasanya kucing sedang mengalami masalah pada bagian pencernaan yaitu radang usus.

Apabila kucing muntah darah yang berwarna kecoklatan biasanya kucing mengalami masalah pada usus, akan tetapi jika kucing memuntahkan darah segar dapat dipastikan kucing mengalami pendarahan karena ada luka pada bagian pencernaan atau usus.

Muntah cairan kuning pada kucing sendiri juga dapat menandakan kucing sedang mengalami masalah pada organ hati. Selain itu kucing juga dapat muntah cairan empedu yang disebabkan oleh radang pada pankreas. Pada saat kucing mengalami peradangan pankreas maka kucing akan memuntahkan cairan berwarna hijau tua.

Turunan

Ternyata turunan juga menjadi salah satu sebab kucing dapat muntah-muntah. Hal ini sendiri dapat terjadi jika seekor induk kucing pada saat hamil terkena suatu penyakit, maka anak yang lahir kemungkinan besar akan tertular dan mengakibatkan anak kucing muntah warna kuning.

Mual Pasca Operasi

Kucing yang mendapatkan tindakan operasi pasti selalu akan dibius secara total atau sebagian.

Pada saat kucing sudah setengah sadar sendiri tentu saja akan membuat kucing merasakan mual dan juga muntah. Hal ini sendiri merupakan kejadian yang biasa jika memang kucing habis menjalankan sebuah tindakan operasi.

Cara Mengatasi Kucing Muntah Kuning

Setelah mengenali penyebab kucing muntah kuning,  tentu saja hal selanjutnya yang harus dipahami adalah bagaimana cara untuk mengatasi kucing yang memuntahkan cairan kuning ini. Di bawah ini adalah beberapa cara yang harus dapat Anda perhatikan, berikut adalah caranya :

Hal pertama yang harus dilakukan jika kucing muntah kuning adalah dengan mencari tahu apa penyebabnya.

Baca juga  Daftar Harga Kucing Termahal di Dunia, AMAZING!

Anda dapat mengecek dari makanan yang diberikan hingga benda yang ada didekat kucing atau mainan kucing. Jika ternyata memang kucing muntah karena hal tersebut, maka lebih baik benda atau makanan itu dijauhkan agar tidak masuk lagi ke dalam tubuh kucing.

Memberikan Oralit

Jika kucing sudah terlanjur muntah kuning, Anda dapat menggunakan oralit untuk mencegah dehidrasi. Mengapa harus memberikan oralit? Kucing yang muntah dengan otomatis akan meminum air dalam jumlah yang banyak sebagai salah satu respon tubuh mereka.

Jika Anda melihat hal ini sendiri Anda dapat langsung memberikan oralit agar kucing terhindar dari kekurangan cairan tubuh. Anda dapat memperoleh oralit di petshop atau apotik terdekat, akan tetapi jika tidak menemukannya Anda dapat membuat sendiri.

Caranya adalah dengan mencampurkan gula dan garam ke dalam air hangat. Untuk takaran gula dan garam adalah menggunakan perbandingan 2:1 dan baru dicampur dengan air hangat. Anda dapat memberikan langsung oralit ini atau dengan cara disuapkan ke kucing.

Jangan Beri Makan Atau Minum

Bukan berarti cara ini untuk menyiksa kucing, Anda dapat menggunakan cara ini untuk dapat melihat respon dari kucing.

Biarkan kucing tidak makan dan minum selama kurang lebih 12 jam. Pada periode itu Anda dapat melihat respon kucing, apabila kucing memang sakit maka kucing akan diam dan lemas.

Namun, jika kucing mengeong dan terus mengekori Anda untuk minta makan dapat dipastikan kucing dalam keadaan sehat dan hanya mengalami sedikit masalah pencernaan.

Membawa Ke Dokter Hewan

Cara terakhir untuk menangani kucing muntah kuning adalah dengan membawa kucing Anda ke dokter hewan.

Hal ini sendiri harus segera Anda lakukan, terlebih jika kucing terlihat semakin lemas dan tidak berhenti muntah. Bisa jadi kucing terkena virus penleu yang sangat berbahaya bagi mereka.

Dokter hewan sendiri akan membantu Anda untuk dapat memberikan diagnosa pada kucing Anda dan memberikan kucing perawatan yang tepat. Kucing yang memuntahkan caiarn kuning sendiri juga kemungkinan mengalami infeksi lain pada bagian pencernaan dan harus segera mendapatkan penanganan khusus.

Kunjungi

2 thoughts on “Penyebab & Cara Mengatasi Kucing Muntah Kuning, LENGKAP!”

  1. Kucing saya bab berdarah terus saya kasi obat cacing dan skrg sembuh, skrg malah kk nya ikut sakit juga, mulutnya berlendir berbau, di Bojong saya lihat berkerak warna merah gelap kmungkinan bekas bab berdarah jg, trs saya kasi juga obat cacing seperti adik nya yg sekebum nya sudah smbuh ? Saya mau nnya apakah bener itu tertular cacingan dari adik nya atau penyakit kain ? Makasih

  2. Kucing saya di bokong nya kyak bekas sisa kerak bab berdarah, saya kasi obat cacing, sblm nya adiknya jg kena bab berdarah skrg udh smbuh, kayaknya nular ke kk nya udh sya kasi obat cacing jg, tp sbkm saya kasi obat dia nya muntah kuning brcmpur lendir mulut nya berbau. Prtnyaan cara ngatasinya gmn ?

Leave a Comment