Mengenal 51 Jenis Domba Lokal dan Dunia TERLENGKAP

Mengenal 51 Jenis Domba Lokal dan Dunia TERLENGKAP

Domba merupakan salah satu hewan mamalia yang terkenal akan kemiripannya dengan kambing, namun antara kambing dan domba tentu saja mempunyai perbedaan yang sangat terlihat.

Domba sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana Indonesia juga memiliki jenis domba asli. Jenis dari domba ini sangat banyak, di mana setiap jenisnya mempunyai ciri yang berbeda-beda dan juga karakteristik yang berbeda pula.

Bagi sebagian orang, memiliki domba sangatlah menguntungkan di mana memang harga domba sendiri terbilang tidak murah dan mempunyai banyak sekali manfaat.

Daging domba sendiri juga termasuk daging yang sangat lezat untuk dimakan dan mempunyai nilai gizi yang sangat banyak.

Hampir semua bagian dari domba ini dapat dimanfaatkan, sehingga memelihara domba dapat menjadi tabungan yang cukup mahal.

Jenis Domba Yang Ada Di Indonesia Dan Dunia

Jenis domba yang ada di Indonesia sendiri cukup terkenal, di mana Presiden Indonesia sendiri sangat senang untuk memeliharanya di Istana Negara.

Selain itu, ada beberapa domba dari luar Indonesia yang juga terkenal dan mempunyai kualitas yang sama. berikut ini adalah bermacam-macam jenis dari domba yang ada di dunia maupun Indonesia :

Domba Lokal

Jenis dari domba yang ada di Indonesia pertama adalah domba lokal. Domba ini sendiri dapat dikatakan mempunyai kualitas standart dan tidak mempunyai harga yang tidak begitu mahal.

Domba lokal ini mempunyai ciri tubuhnya kecil dan juga lambat dalam pertumbuhannya. Bulu dari domba ini dapat lebat, namun tidak mempunyai kualitas baik untuk digunakan.

Selain itu, domba lokal dapat bertahan dalam segala jenis cuaca, tetapi juga dapat terkena berbagai macam penyakit.

Domba lokal jantan dapat mencapai berat 30 kg hingga 35 kg, sedangkan untuk betina hanya dapat mencapai berat 20 kg hingga 25 kg. Untuk domba betina sendiri dapat melahirkan 3 hingga 4 anak dalam sekali.

Domba Ekor Gemuk

domba ekor gemuk
domba ekor gemuk

Jenis domba ekor gemuk ini sendiri biasanya tersebar di daerah Jawa Timur, Madura, Lombok dan Sulawesi.

Domba ini pertama kali didatangkan oleh pedagang dari Arab pada abad ke-19. Domba ini mempunyai ciri tubuh yang besar dan tidak mempunyai tanduk, di mana warna bulunya dominan putih.

Bobot dari domba ekor gemuk jantan ini sendiri dapat mencapai 50 kg, sedangkan untuk yang betina mencapai berat 40 kg.

Sesuai dengan namanya yaitu domba ekor gemuk, pada bagian ekor dari domba ini mempunyai lemak pada bagian pangkalnya dan pada ujungnya kecil dan tidak mempunyai lemak sama sekali.

Domba ini sendiri dapat mencapai tinggi 65 cm untuk jantan dan betina mencapai 60 cm.

Domba Priangan

domba garut
domba garut

Untuk jenis dari domba selanjutnya adalah Domba Priangan atau yang biasa dikenal sebagai domba garut.

Domba ini dipercaya merupakan hasil perkawinan silang dari domba lokal, domba merino, dan domba ekor gemuk dari Afrika Selatan.

Ciri-ciri dari domba ini mempunyai tubuh yang besar dan kuat, di mana lehernya sangat berotot sehingga sering dijadikan domba aduan.

Domba garut jantan ini mempunyai bobot yang dapat mencapai 60 kg sedangkan betina 35 kg. Untuk domba jantan sendiri mempunyai tanduk yang besar dan melengkung melingkar ke arah belakang.

Di mana bentuk spiral pada tanduk kanan dan kiri ini terlihat menyatu. Sedangkan untuk domba garut betina sendiri tidak memiliki tanduk.

Domba garut ini mempunyai bulu yang lebih panjang dari domba lokal, di mana mereka mempunyai kombinasi warna seperti putih coklat, putih hitam atau ketiganya.

Domba Merino

domba merino
domba merino

Jenis Domba Merino adalah salah satu jenis domba yang berasal dari daerah Asia. Di mana Domba Merino awalnya berkembang dari negara Spanyol lalu menyebar ke Inggris dan Australia.

Domba Merino adalah jenis yang dapat menghasilkan wol paling baik. Domba merino ini mempunyai bulu yang sangat lebat, dengan warna putih keabu-abuan di mana hampir seluruh tubuhnya ditutupi oleh bulu ini.

Domba Merino jantan biasanya mempunyai tanduk sedangkan yang betina tidak mempunyai tanduk. Untuk Domba Merino jantan bisa mempunyai bobot mencapai 70 kg, sedangkan yang betina dapat mencapai 45 kg. Menjadikan domba ini menjadi jenis yang mempunyai tubuh yang besar.

Domba Rambouillet

Domba Rambouillet
Domba Rambouillet

Jenis Domba Rambouillet adalah salah satu jenis yang sudah lama dibudidayakan di negara Inggris. Domba ini sendiri biasa disebut dengan Domba Merini Perancis, di mana domba ini juga disebut sebagai domba dwigona.

Domba ini mempunyai bentuk tubuh yang besar, lebar dan juga kuat. Otot-ototnya sendiri sangatlah kuat dan menjadikan domba ini terlihat garang.

Domba ini juga tubuhnya ditutupi bulu yang tebal dan warna bulunya mendekati abu-abu gelap. Untuk domba rambouillet jantan mempunyai tanduk, sedangkan untuk yang betina tidak mempunyai tanduk.

Domba Southdown

Domba Southdown
Domba Southdown

Jenis domba selanjutnya datang dari Inggris yang mempunyai nama Domba Southdown. Domba ini sendiri merupakan jenis domba pedaging, di mana daging domba yang satu ini memiliki kualitas yang sangat baik dan juga bernutrisi karena memang daging pada domba ini sangat padat.

Domba ini mempunyai bentuk yang lebar dengan kaki pendek, di mana untuk bagian telinga sendiri kecil dan terlihat sedikit bulat.

Domba ini mempunyai warna putih, hitam, coklat ataupun kombinasi. Domba southdown ini tidak mempunyai tanduk baik jantan atau betina.

Domba Suffolk

domba Suffolk
domba Suffolk

Domba Suffolk merupakan jenis dari  domba yang berasal dari Inggris. Domba ini sendiri sudah masuk Indonesia dan diperkirakan datang dari Australia pada tahun 1975.

Domba Suffolk adalah jenis yang diternak untuk diambil dagingnya di mana bulunya juga mempunyai kualitas sedang untuk jadi wol. Domba Suffolk ini mempunyai ukuran yang besar dan dapat mencapai berat 60 kg.

Pada bagian kaki dan wajahnya mempunyai warna yang hitam, di mana kaki domba ini pendek. Domba ini mempunyai warna hitam, putih, coklat atau kombinasi dari ketiga warna tersebut.

Domba Dorset

Domba Dorset
Domba Dorset

Jenis domba selanjutnya yang juga berasal dari Inggris adalah Domba Dorset, di mana domba ini sendiri merupakan tipe pedaging dan juga dapat diambil bulunya untuk dijadikan wol. Domba Dorset ini masuk ke Indonesia melalui Australia.

Domba ini sendiri mempunyai bentuk tubuh yang lebar dan juga besar, di mana jika diamati dari belakang mempunyai bentuk bulat.

Domba Dorset ini dapat mencapai bobot 100 kg untuk jantan dan untuk betina bisa mencapai bobot 80 kg.

Kaki pada Domba Dorset ini pendek, di mana ada beberapa kelompok domba dorset yang mempunyai tanduk untuk jantan dan betinannya dan ada beberapa yang juga tidak mempunyai tanduk.

Domba Argali

Domba Argali
Domba Argali

Jenis dari Domba Argali ini merupkan domba terbesar di dunia, di mana panjangnya dapat mencapai 130 cm hingga 195 cm.

Domba ini biasanya dapat ditemukan di daerah Asia Tengah, di mana domba ini sendiri dapat mencapai bobot dari 70 kg hingga 120 kg.

Domba Argali ini memiliki warna bulu yang bervariasi dari kuning cerah hingga coklat gelap.

Domba ini sendiri mempunyai kepala yang kecil dengan tanduk yang besar, di mana tanduknya sendiri dapat mencapai panjang 190 cm dan berpilin.

Domba Thinhorn

domba Thinhorn
domba Thinhorn

Domba Thinhorn Sheep merupakan jenis domba liar yang hidup di sekitaran pegunungan Alaska subartic.

Di mana daerah persebarannya berada di sekitaran Yukon dan Columbia Britania Utara. Domba ini terkenal mempunyai bulu yang berwarna putih atau coklat, di mana tanduknya tipis melingkar dan mempunyai warna kekuningan.

Untuk domba jantan dan betina dari jenis ini sama-sama mempunyai tanduk.

Domba Texel

domba Texel
domba Texel

Jenis Domba Texel adalah jenis yang berasal dari Pulau Texel, Belanda. Domba Texel juga sudah dapat ditemukan di Indonesia yaitu disekitaran Dataran Tinggi Dieng dan Wonosobo.

Domba Texel ini sangatlah jinak dan tidak takut manusia, sehingga pada saat didekati mereka tidak lati menjauh.

Bulu dari Domba Texel ini memiliki teksture yang sangat lembut dan keriting, di mana pada bagian ekornya sangat kecil. Untuk bobot dari Domba Texel ini dapat mencapai 100 kg bagi domba jantan dan untuk yang betina berkisar 80 kg.

Bighorn Sheep

domba bighorn
domba bighorn

Jenis dari domba Bighorn Sheep ini sendiri merupakan salah satu jenis yang dikembangbiakan di Amerika Utara dan Siberia.

Domba ini merupakan tipe domba yang hanya diambil dagingnya dan mempunyai tanduk yang terbilang besar.

Tanduk pada Bighorn Sheep ini berbentuk melingkar dan dapat mencapai berat 14 kg. Warna bulu dari domba yang hanya ada di Amerika Utara dan Serbia ini biasanya hanya berwarna coklat tua atau keabu-abuan.

Untuk Bighorn Sheep jantan sendiri biasanya dapat mencapai bobot 135 kg dan untuk betina biasanya akan mencapai bobot 90 kg.

Domba Urial

domba Urial
domba Urial

Jenis domba selanjutnya adalah Domba Urial, di mana domba jenis ini tersebar di daerah Asia Tengah. Domba Urial ini biasanya dikenal dengan nama Shapo atau Arkhar.

Domba Urial ini dapat ditemukan di bagian utara Iran dan Kazakstan, Balochstan dan juga Ladakh.

Namun, Domba Urial pada saat ini sendiri dapat ditemukan di Kashmir, Pakistan, Tajikistan, Turkmenistan dan juga Uzbekistan.

Domba ini dapat bertahan hidup di daerah yang kering, namun juga dapat ditemukan di padang rumput dan juga hutan.

Domba ini mempunyai bulu yang terbilang panjang, di mana warna bulunya adalah coklat kemerah-merahan dan akan pudar pada musim dingin.

Selain itu, domba jantan dari jenis ini biasanya akan mempunyai tanduk yang berbentuk melingkar dan dapat mencapai ukuran 100 cm.

Domba Ouessant (Ushant)

domba Ouessant
domba Ouessant

Jenis Domba Ushant adalah yang dapat Anda temukan di pulau Ouessant, bagian dari Britania. Domba ini sendiri hanya jenis dari domba satu-satunya yang mempunyai ekor pendek.

Ada beberapa jenis dari domba yang mirip dengan Ushant ini dan dapat ditemukan di Britania besar, Scandinavia dan juga Jerman.

Domba ini sendiri terbilang mungil karena hanya dapat mencapai ukuran 49 cm. Warna bulu dari domba ini sendiri biasanya hitam atau coklat tapi ada beberapa juga yang berwarna putih.

Domba ini merupakan domba yang hanya dapat menghasilkan wol yang cukup berkualitas.

Domba Kamerun

Jenis domba selanjutnya adalah Domba Kamerun yang hidup dan dibudidayakan di daerah Afrika Barat.

Domba ini sendiri biasanya hanya diambil bulunya. Domba ini biasanya mempunyai warna coklat, sedangkan pada kaki dan kepalanya berwarna hitam.

Bobot domba ini sendiri biasanya dapat mencapai 25 hingga 35 kg.

Artikel lain

Leave a Comment